Friday, April 10, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan

Editor: Al Ahmadi

Sunardi by Sunardi
January 8, 2026
in Pendidikan
Reading Time: 2min read
0
Ilustrasi siswa SD di Pacitan tampak antusias mengerjakan soal US. (Foto : Doc. Info Pacitan)

Ilustrasi siswa SD di Pacitan tampak antusias mengerjakan soal US. (Foto : Doc. Info Pacitan)

8
SHARES
20
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN – Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Pacitan belum dapat memastikan angka terbaru Anak Tidak Sekolah (ATS) di wilayahnya.

Hingga kini, proses pendataan ulang masih terus dilakukan untuk memperoleh data riil sekaligus memetakan penyebab utama persoalan tersebut.

Related posts

Suasana kelas di salah satu sekolah di Pacitan yang tengah mengalami kekosongan posisi Kepala Sekolah. Harapan besar tertuju pada pemerintah daerah untuk segera melakukan pengisian jabatan. (Foto: Istimewa / Berita Pacitan)

98 Sekolah di Pacitan Kosong Kepala Sekolah, Dindik Targetkan Pengisian Rampung Februari 2026

January 14, 2026
96
Kasi Pendma Kemenag Pacitan Wisnu Bowo memaparkan kondisi madrasah dan tantangan kesejahteraan ribuan guru swasta di Pacitan. (Foto: Sunardi Beritapacitan.com)

2.174 Guru Madrasah Swasta di Pacitan Belum Sejahtera, Ini Biangnya

January 5, 2026
415

Kepala Dindik Pacitan, Khemal Pandu Pratikna, mengatakan pihaknya masih melakukan penyisiran menyeluruh karena data yang ada belum sepenuhnya mencerminkan kondisi di lapangan.

“Untuk angka ATS terbaru, kami masih berupaya menyisir data riilnya. Akan kami data ulang agar jelas berapa jumlahnya dan apa penyebab dominannya,” ujar Khemal, Kamis, 8 Juni 2026.

Ia menjelaskan, persoalan ATS di Pacitan tidak bisa dipandang semata-mata akibat keterbatasan biaya pendidikan.

Berdasarkan pengamatan sementara, faktor sosial justru menjadi penyebab yang lebih dominan dan membutuhkan upaya bersama lintas sektor.

“Yang jelas, penyebab ATS itu karena permasalahan sosial. Ini yang perlu effort besar dan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat,” katanya.

Khemal juga menyinggung keberadaan program sekolah rakyat gratis yang selama ini sering dianggap sebagai solusi utama persoalan ATS.

Namun, menurutnya, program tersebut belum sepenuhnya menjawab persoalan di lapangan.

“Sekolah rakyat yang gratis ternyata belum bisa memenuhi kuota. Kalau ATS itu disebut karena faktor biaya, itu juga bisa jadi kurang tepat,” ucapnya.

Ia menilai, persoalan ATS lebih banyak berkaitan dengan pola pikir, kesadaran akan pentingnya pendidikan, serta kondisi sosial keluarga dan lingkungan sekitar anak.

Sebagai langkah ke depan, Dinas Pendidikan Pacitan berencana melibatkan unsur pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat, yakni camat dan kepala desa.

Peran mereka dinilai strategis dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya pendidikan.

“Kami akan menggandeng pak camat dan pak kades sebagai pemangku kepentingan sosial kemasyarakatan. Mereka harus ikut memberikan pemahaman pentingnya pendidikan dan mengubah cara berpikir masyarakat,” jelas Khemal.

Ia menyebut, penanganan ATS tidak bisa hanya dibebankan kepada sektor pendidikan, melainkan memerlukan kolaborasi lintas sektor serta keterlibatan aktif masyarakat.

“Ini bukan hanya urusan sekolah, tapi urusan bersama,” pungkasnya.(*)

Tags: Anak Tidak SekolahATS PacitanDinas Pendidikan PacitanPendidikan PacitanSekolah Rakyat Gratis
SendShare3Tweet2
Previous Post

Petani Muda Pacitan Diminta Gabung Poktan, DKPP Papar Keuntungannya

Next Post

Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos

Sunardi

Sunardi

Jurnalis Berita Pacitan yang bekerja di Wilayah Pacitan

Next Post
Warga menunjukkan tempat proses pengolahan pupuk kompos berbahan kotoran sapi di bekas bangunan TPS 3R Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Kamis, 9 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos

Petugas metrologi Disdagnaker Pacitan saat melakukan tera ulang dispenser BBM di salah satu SPBU, Senin, 12 Januari 2026. (Foto: Dok. Disdagnaker Pacitan for Berita Pacitan)

Cara Tekan Tuas Nozzle Diklaim Tak Pengaruhi Isi BBM di SPBU Pacitan

Membawa pengeras suara dan sejumlah dokumen kajian, kader PMII Pacitan mendatangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan audiensi langsung dengan jajaran pejabat terkait. (Foto : Dokumen PMII for Berufa Pacitan).

PMII Desak DLH Pacitan Benahi TPS 3R, Kepala Dinas Diingatkan Risiko Pidana Lingkungan

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Drs. Eko Setyoranu saat memberikan keterangan terkait fokus kedepan usai resmi menjadi DPRD Pacitan, Rabu, 8 April 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)
Pemerintahan

Usai Disumpah Sebagai PAW, Ini Fokus Eko Setyoranu di DPRD Pacitan

by Admin Berita Pacitan
April 8, 2026
0
37

Beritapacitan.com, PACITAN - Usai mengucapkan sumpah janji sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Pacitan sisa masa jabatan 2024-2029,...

Read more
Perumda Air Minum Pacitan memastikan pasokan air masih aman, sembari menyiapkan strategi distribusi jika kemarau panjang terjadi. (Foto: Sunardi/BeritaPacitan.com)

Hadapi Potensi Kemarau Panjang, Perumdam Pacitan Klaim Debit Air Aman

April 8, 2026
10
Suasana halalbihalal dan puncak HPN di Pacitan, Selasa, 7 April 2026. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com)

Sekda Pacitan Sampaikan Ini di Puncak Resepsi HPN 2026 dan Halalbihalal FPPA

April 7, 2026
6
Kekerasan terhadap anak dan perempuan yang masih menjadi ancaman serius, dengan pelaku kerap berasal dari lingkungan terdekat korban. (Foto: Ilustrasi Canva)

Kekerasan Anak dan Perempuan di Pacitan: Guru dan Pacar Jadi Pelaku

March 31, 2026
155
Komandan Yonif TP 934 Satria Buana Yudha (SBY), Mayor Inf Dr. Dian Nurhuda, memberikan keterangan kepada awak media terkait kegiatan Jumat Bersih bersama Forkopimda di Pacitan, Jumat (27/3/2026). (Foto: Sunardi / Beritapacitan.com)

Hadir di Pacitan, Yonif TP 934 SBY Perkuat Peran Strategis TNI Jaga Stabilitas Wilayah

March 27, 2026
92

Berita Terbaru

Drs. Eko Setyoranu saat memberikan keterangan terkait fokus kedepan usai resmi menjadi DPRD Pacitan, Rabu, 8 April 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Usai Disumpah Sebagai PAW, Ini Fokus Eko Setyoranu di DPRD Pacitan

April 8, 2026
Perumda Air Minum Pacitan memastikan pasokan air masih aman, sembari menyiapkan strategi distribusi jika kemarau panjang terjadi. (Foto: Sunardi/BeritaPacitan.com)

Hadapi Potensi Kemarau Panjang, Perumdam Pacitan Klaim Debit Air Aman

April 8, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Usai Disumpah Sebagai PAW, Ini Fokus Eko Setyoranu di DPRD Pacitan
  • Hadapi Potensi Kemarau Panjang, Perumdam Pacitan Klaim Debit Air Aman
  • Sekda Pacitan Sampaikan Ini di Puncak Resepsi HPN 2026 dan Halalbihalal FPPA
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In