Wednesday, April 22, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Daerah

Cara Tekan Tuas Nozzle Diklaim Tak Pengaruhi Isi BBM di SPBU Pacitan

Editor : Al Ahmadi

Sunardi by Sunardi
January 12, 2026
in Daerah
Reading Time: 2min read
0
Petugas metrologi Disdagnaker Pacitan saat melakukan tera ulang dispenser BBM di salah satu SPBU, Senin, 12 Januari 2026. (Foto: Dok. Disdagnaker Pacitan for Berita Pacitan)

Petugas metrologi Disdagnaker Pacitan saat melakukan tera ulang dispenser BBM di salah satu SPBU, Senin, 12 Januari 2026. (Foto: Dok. Disdagnaker Pacitan for Berita Pacitan)

16
SHARES
38
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN – Cara menekan tuas nozzle saat pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU diklaim tidak memengaruhi volume BBM yang diterima konsumen.

Kepala Bidang Perdagangan dan Kemetrologian Disdagnaker Pacitan, Sukanto, menyampaikan bahwa seluruh dispenser BBM di SPBU wilayah Pacitan telah melalui pengujian metrologi legal secara ketat dan rutin.

Related posts

Tiang listrik roboh dan menimpa rumah warga di kawasan Pasar Gayam, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Rabu (22/4/2026).(Foto: Warga for Beritapacitan.com)

Tiang Listrik Tumbang Timpa Rumah Warga di Pacitan, Keluhan Tak Kunjung Ditindaklanjuti

April 22, 2026
99
Suasana khidmat pengajian Syawalan Fest 2026 di Pacitan, saat mubaligh Achmad Syaifudin Zuhri, Sabtu malam (18/4/2026). (Foto: Sunardi / Beritapacitan.com).

Pesan Moral di Malam Pengajian Syawalan Fest 2026 Pacitan, Mubaligh Ingatkan Ini

April 18, 2026
34

Ia menjelaskan, dalam sistem metrologi, tuas nozzle memang memiliki tiga level pengisian, mulai dari aliran kecil, sedang, hingga cepat. Namun seluruh mode tersebut telah diuji akurasinya saat proses tera.

“Dalam metrologi, tuas nozzle itu ada tiga jenis. Semua sudah diuji saat tera, baik pengisian cepat, minimal, maupun saat pemberhentian. Tingkat kesalahan dan akurasinya sudah diuji dan masih dalam batas toleransi aman,” kata Sukanto, Senin, 12 Januari 2026.

Menurutnya, tidak ada aturan baku yang mengatur bagaimana konsumen atau operator SPBU harus menekan atau menahan tuas nozzle saat pengisian BBM.

Pengujian terhadap tuas hanya dilakukan dalam konteks tera sebagai bagian dari pengujian alat ukur.

“Kalau aturan baku cara menekan tuas itu tidak ada. Itu hanya bagian dari pengujian saat tera saja,” ujarnya.

Menanggapi anggapan bahwa melepas tuas sebelum pengisian selesai dapat mengurangi volume BBM,

Sukanto mengklaim informasi tersebut tidak benar.

Ia menyebut patokan utama dalam pengisian BBM adalah panel angka digital pada dispenser.

“Untuk tuas itu tidak ada pengaruhnya. Patokannya panel angka. Kalau beli Rp25 ribu, ya berhenti aman di Rp25 ribu. Volume sudah sesuai,” katanya.

Sementara itu, terkait standar operasional prosedur operator SPBU, Sukanto menyebut hal tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan Pertamina. Peran metrologi, kata dia, hanya memastikan keakuratan takaran BBM agar konsumen tidak dirugikan.

“Kalau SOP operator, itu regulasinya dari Pertamina. Kami di metrologi hanya memastikan satu liter itu benar-benar satu liter. Tujuan kami agar masyarakat tidak dirugikan,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa tera ulang dispenser BBM di seluruh SPBU Pacitan dilakukan secara rutin minimal satu tahun sekali. Jika terdapat laporan atau keluhan dari masyarakat, pihaknya mengklaim akan segera melakukan pengecekan di lapangan.

“Tera ulang kita lakukan setahun sekali. Tapi kalau di tengah jalan ada laporan atau keluhan, kami bertindak cepat,” katanya.

Hingga saat ini, Sukanto mengklaim belum ditemukan praktik menyimpang dalam distribusi BBM di SPBU wilayah Pacitan. Termasuk isu nasional terkait dugaan campuran etanol dan air dalam BBM yang belakangan ramai dibicarakan.

“Selama ini belum ada praktik menyimpang. Soal campuran etanol dengan air yang kemarin ramai, di Pacitan kami klaim tidak ada,” ujarnya.

Terkait klasifikasi atau grade SPBU, Sukanto menjelaskan bahwa penilaian tersebut sepenuhnya ditentukan oleh Pertamina, terutama berdasarkan kualitas pelayanan dan fasilitas, bukan pada takaran BBM.

“Grade SPBU ditentukan Pertamina. Misalnya di Punung atau Arjosari gradenya lebih tinggi karena pelayanan dan fasilitasnya, bukan karena takarannya. Kalau takaran, semuanya sama,” jelasnya.

Ia menambahkan, secara metrologi takaran BBM tidak bisa diubah karena dispenser telah disegel secara resmi. Pengecualian hanya terjadi jika ada faktor eksternal yang merusak alat, seperti kasus korosi akibat uap air laut yang pernah terjadi di SPBU Soge.

“Kalau satu liter, ya harus satu liter. Takaran itu tidak bisa diubah karena sudah ada segelnya. Kemarin di Soge ada masalah korosi karena uap air laut, sehingga kita lakukan tera ulang,” pungkasnya.(*)

Tags: BBMDisdagnaker PacitanMetrologiSPBU PacitanTera Ulang
SendShare6Tweet4
Previous Post

Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos

Next Post

PMII Desak DLH Pacitan Benahi TPS 3R, Kepala Dinas Diingatkan Risiko Pidana Lingkungan

Sunardi

Sunardi

Jurnalis Berita Pacitan yang bekerja di Wilayah Pacitan

Next Post
Membawa pengeras suara dan sejumlah dokumen kajian, kader PMII Pacitan mendatangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan audiensi langsung dengan jajaran pejabat terkait. (Foto : Dokumen PMII for Berufa Pacitan).

PMII Desak DLH Pacitan Benahi TPS 3R, Kepala Dinas Diingatkan Risiko Pidana Lingkungan

Suasana kelas di salah satu sekolah di Pacitan yang tengah mengalami kekosongan posisi Kepala Sekolah. Harapan besar tertuju pada pemerintah daerah untuk segera melakukan pengisian jabatan. (Foto: Istimewa / Berita Pacitan)

98 Sekolah di Pacitan Kosong Kepala Sekolah, Dindik Targetkan Pengisian Rampung Februari 2026

Gambar ilustrasi uji coba sistem absensi ASN berbasis mobile yang mulai diterapkan di lingkungan Pemkab Pacitan. (Foto : Ilustrasi Canva)

Beralih ke Digital, Pacitan Mulai Uji Coba Absensi ASN Berbasis Smartphone

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Tiang listrik roboh dan menimpa rumah warga di kawasan Pasar Gayam, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Rabu (22/4/2026).(Foto: Warga for Beritapacitan.com)
Daerah

Tiang Listrik Tumbang Timpa Rumah Warga di Pacitan, Keluhan Tak Kunjung Ditindaklanjuti

by Sunardi
April 22, 2026
0
99

Beritapacitan.com, PACITAN - Sebuah tiang listrik tumbang dan menimpa rumah warga di kawasan Pasar Gayam, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten...

Read more
Kegiatan penyuluhan kesehatan oleh dokter dari UNS di Acara Cek Kesehatan Gratis yang digelar oleh Yonif TP 934 SBY di GOR Pacitan, Minggu, 19 April 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Sinergi TNI, Dinkes, dan UNS Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan

April 19, 2026
35
Suasana khidmat pengajian Syawalan Fest 2026 di Pacitan, saat mubaligh Achmad Syaifudin Zuhri, Sabtu malam (18/4/2026). (Foto: Sunardi / Beritapacitan.com).

Pesan Moral di Malam Pengajian Syawalan Fest 2026 Pacitan, Mubaligh Ingatkan Ini

April 18, 2026
34
Kepala Dinas Perkimtan Pacitan, Heru Tunggul, saat memberikan keterangan terkait capaian program 3 juta rumah yang hingga kini baru satu yang memenuhi indikator BPHTB dan PBG di Pacitan, Kamis (16/4/2026). (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com)

Pacitan Kejar Target Program 3 Juta Rumah, Baru Satu yang Penuhi Indikator BPHTB dan PBG

April 16, 2026
33
Rudi Handoko menanggapi Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan masih terjadi, bahkan diduga melibatkan orang terdekat dan lingkungan pendidikan. (Foto: Sunardi Berita Pacitan)

DPRD Pacitan Soroti Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Sampai Oknum Guru Terseret

April 13, 2026
45

Berita Terbaru

Tiang listrik roboh dan menimpa rumah warga di kawasan Pasar Gayam, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Rabu (22/4/2026).(Foto: Warga for Beritapacitan.com)

Tiang Listrik Tumbang Timpa Rumah Warga di Pacitan, Keluhan Tak Kunjung Ditindaklanjuti

April 22, 2026
Kegiatan penyuluhan kesehatan oleh dokter dari UNS di Acara Cek Kesehatan Gratis yang digelar oleh Yonif TP 934 SBY di GOR Pacitan, Minggu, 19 April 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Sinergi TNI, Dinkes, dan UNS Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan

April 19, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Tiang Listrik Tumbang Timpa Rumah Warga di Pacitan, Keluhan Tak Kunjung Ditindaklanjuti
  • Sinergi TNI, Dinkes, dan UNS Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan
  • Pesan Moral di Malam Pengajian Syawalan Fest 2026 Pacitan, Mubaligh Ingatkan Ini
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In