Saturday, May 23, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Daerah

DLH Pusing, Banyak TPS 3R di Kabupaten Pacitan Tak Berfungsi Optimal 

Editor : Al Ahmadi

Sunardi by Sunardi
January 5, 2026
in Daerah
Reading Time: 2min read
0
Bangunan TPS 3R Kebonagung tampak kosong tanpa aktivitas pengolahan. Mesin, ruang kerja, dan fasilitas yang dibangun dengan anggaran ratusan juta rupiah tidak difungsikan, menegaskan lemahnya perencanaan dan keberlanjutan program TPS 3R. (Foto : Sunardi/Berita Pacitan).

Bangunan TPS 3R Kebonagung tampak kosong tanpa aktivitas pengolahan. Mesin, ruang kerja, dan fasilitas yang dibangun dengan anggaran ratusan juta rupiah tidak difungsikan, menegaskan lemahnya perencanaan dan keberlanjutan program TPS 3R. (Foto : Sunardi/Berita Pacitan).

45
SHARES
110
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN – Dari total 11 Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) dan 2 Pusat Daur Ulang (PDU) yang tersebar di Kabupaten Pacitan tak semuanya berfungsi optimal.

Sebagian bahkan nyaris mati suri akibat persoalan klasik, salah penempatan, minim komitmen pengelola, hingga ketiadaan anggaran operasional.

Related posts

Petugas Satpol PP Kabupaten Pacitan saat melakukan patroli penertiban gelandangan dan pengemis di kawasan lampu merah di Pacitan, Rabu, 20 Mei 2026. (Foto: Al Ahmadi/Berita Pacitan)

Satpol PP Pacitan Gencar Patroli, Lampu Merah Kini Sepi dari Gelandangan dan Pengemis

May 20, 2026
20
Zio Ataya Ariassafa, siswa kelas 5 SD Nuril Islam Pacitan, sukses meraih Juara 1 lomba renang pada ajang Porseni Kabupaten Pacitan 2026. (Foto: Tri Setyowati For Berita Pacitan)

Putranya Juara Renang, Wali Murid Sebut Porseni Jadi Panggung Bakat Anak-anak Pacitan

May 20, 2026
87
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pacitan, Cicik Rudhotul Jannah, saat diwawancarai terkait kondisi TPS 3R di Pacitan yang sebagian tidak beroperasi akibat persoalan tata kelola, lokasi, dan minimnya kesiapan desa dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. (Foto : Sunardi/ Berita Pacitan).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pacitan, Cicik Rudhotul Jannah, saat diwawancarai terkait kondisi TPS 3R di Pacitan yang sebagian tidak beroperasi akibat persoalan tata kelola, lokasi, dan minimnya kesiapan desa dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. (Foto : Sunardi/ Berita Pacitan).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pacitan, Cicik Rudhotul Jannah, mengungkapkan bahwa TPS 3R Pacitan tersebar di Donorojo, Gendaran, Punung, Arjowinangun, Sidoharjo, Arjosari, Nawangan, Kebonagung, Ngadirojo, Tulakan (Wonosidi), Ploso, Minulyo, serta PDU Bangunsari dan Pucangsewu.

“Secara jumlah ada, tapi secara fungsi tidak semua berjalan,” kata Cicik. Senin, 5 Januari 2026.

Di kawasan kota, TPS 3R relatif berjalan. Namun di Arjowinangun, sistem justru macet. Penggerobak dan pengurus memilih berjalan sendiri-sendiri tanpa bergabung ke TPS 3R.

“Mereka sudah punya pelanggan masing-masing, sudah jalan hampir dua tahun. Kita sudah ajak bergabung, tapi tidak bisa. Akhirnya diserahkan ke kepala desa dan BUMDes, tapi tetap belum mau ikut,” jelas Cicik.

Masalah lebih pelik terjadi di Gendaran Donorojo dan Kendal Punung. TPS 3R di wilayah ini dibangun jauh dari permukiman warga.

Menurut DLH, hal itu akibat proses perencanaan yang tidak melibatkan dinas teknis.

“Anggaran waktu itu dari DPR RI tahun 2017, nilainya sekitar Rp600 juta per unit. Lokasi diusulkan tanpa pertimbangan dinas, jadi tidak dekat pemukiman,” ungkapnya.

Kini, TPS 3R di Punung hanya difungsikan untuk pengolahan kompos kotoran hewan, bukan sampah rumah tangga.

DLH Pacitan menegaskan, anggaran yang diberikan pemerintah pusat hanya sebatas pembangunan fisik, termasuk kendaraan dan mesin pencacah. Tidak ada anggaran operasional rutin dari dinas.

“TPS 3R itu diserahkan ke desa. DLH hanya pendampingan. Kalau butuh tambahan, kita bantu carikan CSR,” tegasnya

Ia menambahkan, DLH tidak berani menganggarkan TPS 3R yang tidak beroperasi. Untuk TPS 3R yang aktif namun kekurangan sarana, seperti di Sidoharjo, DLH mengupayakan bantuan CSR dari PLTU karena jumlah pelanggan terus bertambah.

Pendampingan dilakukan setiap tahun, termasuk evaluasi rutin yang digelar bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional setiap Februari. Namun, persoalan sosial masih menjadi ganjalan serius.

“Masih banyak warga beranggapan lahannya luas, sampah bisa dibuang sendiri, jadi enggan iuran. Ini terjadi di Donorojo dan Punung,” katanya.

Memasuki 2026, pengelolaan sampah ditetapkan sebagai prioritas nasional. DLH Pacitan membuka peluang pengajuan TPS 3R baru, namun dengan satu syarat utama, usulan harus datang dari desa dan kecamatan, lengkap dengan kesiapan lahan.

“Kalau tidak ada lahan dan kesiapan, TPS 3R bisa mangkrak lagi. Kita sudah beri link ke desa-desa untuk mengusulkan. Nanti DLH yang meneruskan ke Kementerian PUPR,” pungkasnya.(*)

Tags: Cicik Rudhotul JannahDLH Pacitanfasilitas publik mangkrakkebijakan sampahkrisis sampahLingkungan HidupPacitan darurat sampahpengelolaan sampah Pacitanprogram pengelolaan sampahsampah rumah tanggaTPS 3R KebonagungTPS 3R PacitanTPS 3R tidak beroperasi
SendShare18Tweet11
Previous Post

2.174 Guru Madrasah Swasta di Pacitan Belum Sejahtera, Ini Biangnya

Next Post

Petani Muda Pacitan Diminta Gabung Poktan, DKPP Papar Keuntungannya

Sunardi

Sunardi

Jurnalis Berita Pacitan yang bekerja di Wilayah Pacitan

Next Post
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pacitan, Sugeng Santoso, saat memberikan keterangan terkait pendampingan petani muda dan peran kelompok tani, Selasa, 6 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

Petani Muda Pacitan Diminta Gabung Poktan, DKPP Papar Keuntungannya

Ilustrasi siswa SD di Pacitan tampak antusias mengerjakan soal US. (Foto : Doc. Info Pacitan)

Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan

Warga menunjukkan tempat proses pengolahan pupuk kompos berbahan kotoran sapi di bekas bangunan TPS 3R Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Kamis, 9 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Kondisi kabel listrik yang menjuntai rendah di RT 01 RW 07 Dusun Kayat, Desa Poko, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, membuat warga khawatir terjadi sengatan listrik. (Foto: Dok. Warga)
Peristiwa

Was-was Tersetrum, Warga Pringkuku Pacitan Minta PLN Segera Tangani Kabel Menjuntai Rendah di Permukiman

by Admin Berita Pacitan
May 23, 2026
0
4

Beritapacitan.com, PACITAN - Warga RT 01 RW 07 Dusun Kayat, Desa Poko, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan dibuat resah dengan kondisi...

Read more
Rumah warga penerima bantuan sosial di Pacitan yang mulai dipasangi stiker penanda program bansos oleh pemerintah desa dan pendamping PKH. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Program Stikerisasi Bansos di Pacitan Melempem, Baru Dua Desa yang Jalankan

May 22, 2026
34
Satpol PP Kabupaten Pacitan saat apel untuk melakukan penegakan ketertiban umum dan pelanggaran Perda di Pacitan, Jumat, 22 Mei 2026.

Satpol PP Pacitan Ajak Warga Aktif Laporkan Perda dan Gangguan Ketertiban

May 22, 2026
11
Petugas Satpol PP Kabupaten Pacitan saat melakukan patroli penertiban gelandangan dan pengemis di kawasan lampu merah di Pacitan, Rabu, 20 Mei 2026. (Foto: Al Ahmadi/Berita Pacitan)

Satpol PP Pacitan Gencar Patroli, Lampu Merah Kini Sepi dari Gelandangan dan Pengemis

May 20, 2026
20
Zio Ataya Ariassafa, siswa kelas 5 SD Nuril Islam Pacitan, sukses meraih Juara 1 lomba renang pada ajang Porseni Kabupaten Pacitan 2026. (Foto: Tri Setyowati For Berita Pacitan)

Putranya Juara Renang, Wali Murid Sebut Porseni Jadi Panggung Bakat Anak-anak Pacitan

May 20, 2026
87

Berita Terbaru

Kondisi kabel listrik yang menjuntai rendah di RT 01 RW 07 Dusun Kayat, Desa Poko, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, membuat warga khawatir terjadi sengatan listrik. (Foto: Dok. Warga)

Was-was Tersetrum, Warga Pringkuku Pacitan Minta PLN Segera Tangani Kabel Menjuntai Rendah di Permukiman

May 23, 2026
Rumah warga penerima bantuan sosial di Pacitan yang mulai dipasangi stiker penanda program bansos oleh pemerintah desa dan pendamping PKH. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Program Stikerisasi Bansos di Pacitan Melempem, Baru Dua Desa yang Jalankan

May 22, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Was-was Tersetrum, Warga Pringkuku Pacitan Minta PLN Segera Tangani Kabel Menjuntai Rendah di Permukiman
  • Program Stikerisasi Bansos di Pacitan Melempem, Baru Dua Desa yang Jalankan
  • Satpol PP Pacitan Ajak Warga Aktif Laporkan Perda dan Gangguan Ketertiban
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In