Tuesday, April 7, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Pendidikan

2.174 Guru Madrasah Swasta di Pacitan Belum Sejahtera, Ini Biangnya

Editor : Al Ahmadi

Sunardi by Sunardi
January 5, 2026
in Pendidikan
Reading Time: 2min read
0
Kasi Pendma Kemenag Pacitan Wisnu Bowo memaparkan kondisi madrasah dan tantangan kesejahteraan ribuan guru swasta di Pacitan. (Foto: Sunardi Beritapacitan.com)

Kasi Pendma Kemenag Pacitan Wisnu Bowo memaparkan kondisi madrasah dan tantangan kesejahteraan ribuan guru swasta di Pacitan. (Foto: Sunardi Beritapacitan.com)

168
SHARES
410
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN – Persoalan kesejahteraan guru madrasah swasta masih menjadi salah satu tantangan dalam penyelenggaraan pendidikan madrasah di Kabupaten Pacitan.

Perbedaan status kepegawaian antara guru swasta dan guru madrasah negeri yang telah berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berpengaruh pada tingkat penghasilan dan kepastian kerja.

Related posts

Suasana kelas di salah satu sekolah di Pacitan yang tengah mengalami kekosongan posisi Kepala Sekolah. Harapan besar tertuju pada pemerintah daerah untuk segera melakukan pengisian jabatan. (Foto: Istimewa / Berita Pacitan)

98 Sekolah di Pacitan Kosong Kepala Sekolah, Dindik Targetkan Pengisian Rampung Februari 2026

January 14, 2026
91
Ilustrasi siswa SD di Pacitan tampak antusias mengerjakan soal US. (Foto : Doc. Info Pacitan)

Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan

January 8, 2026
17

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kementerian Agama (Kemenag) Pacitan, Wisnu Bowo, S.Pd., MM., tidak menampik adanya perbedaan kondisi tersebut.

“Memang ada perbedaan. Guru yang sudah PPPK tentu memiliki skema penggajian yang lebih jelas dibanding guru swasta,” ujar Wisnu, Senin (5 Januari 2026).

Berdasarkan data Kemenag Pacitan, jumlah guru madrasah di wilayah tersebut mencapai ribuan orang. Rinciannya, ASN Kemenag sebanyak 387 orang, PNS DPK sebanyak 28 orang, dan guru bukan PNS atau guru swasta mencapai 2.174 orang.

Dengan komposisi tersebut, mayoritas tenaga pendidik madrasah di Pacitan merupakan guru swasta yang belum memiliki status kepegawaian tetap dari negara.

Menurut Wisnu, kondisi ini tidak terlepas dari regulasi yang diatur dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam ketentuan tersebut, status PNS dan PPPK hanya diperuntukkan bagi lembaga pendidikan negeri.

Akibatnya, guru madrasah swasta tidak memiliki jalur rekrutmen khusus untuk diangkat sebagai PPPK melalui lembaga madrasah. Mereka hanya dapat mengikuti seleksi PPPK jalur umum.

“Selama Undang-Undang ASN belum berubah, peluang rekrutmen PPPK untuk guru madrasah swasta secara kelembagaan memang belum ada,” jelasnya.

Wisnu mengakui, perbedaan status ini kerap menimbulkan perbandingan di kalangan guru. Namun, Kemenag Pacitan menegaskan tetap berupaya mendorong peningkatan kesejahteraan guru madrasah swasta melalui skema yang dimungkinkan regulasi.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengusulkan peningkatan insentif bagi guru non-TPP. Usulan tersebut telah disampaikan oleh Kepala Kemenag Pacitan kepada Kementerian Agama pusat melalui forum daring.

“Kami mengusulkan kenaikan insentif dari sekitar Rp300 ribu menjadi Rp800 ribu hingga Rp1 juta,” ungkap Wisnu.

Ia menambahkan, madrasah swasta sejak awal memang didirikan berbasis masyarakat. Oleh karena itu, upaya peningkatan kesejahteraan guru memerlukan dukungan kebijakan yang berkelanjutan agar layanan pendidikan madrasah dapat tetap berjalan dengan baik.(*)

Tags: Guru Madrasah SwastaKemenag PacitanKesejahteraan GuruPendidikan MadrasahPPPK
SendShare67Tweet42
Previous Post

Refleksi 2025, PMII Pacitan Kirim Sinyal Kritis Siap Kawal Kebijakan Publik 2026

Next Post

DLH Pusing, Banyak TPS 3R di Kabupaten Pacitan Tak Berfungsi Optimal 

Sunardi

Sunardi

Jurnalis Berita Pacitan yang bekerja di Wilayah Pacitan

Next Post
Bangunan TPS 3R Kebonagung tampak kosong tanpa aktivitas pengolahan. Mesin, ruang kerja, dan fasilitas yang dibangun dengan anggaran ratusan juta rupiah tidak difungsikan, menegaskan lemahnya perencanaan dan keberlanjutan program TPS 3R. (Foto : Sunardi/Berita Pacitan).

DLH Pusing, Banyak TPS 3R di Kabupaten Pacitan Tak Berfungsi Optimal 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pacitan, Sugeng Santoso, saat memberikan keterangan terkait pendampingan petani muda dan peran kelompok tani, Selasa, 6 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

Petani Muda Pacitan Diminta Gabung Poktan, DKPP Papar Keuntungannya

Ilustrasi siswa SD di Pacitan tampak antusias mengerjakan soal US. (Foto : Doc. Info Pacitan)

Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Suasana halalbihalal dan puncak HPN di Pacitan, Selasa, 7 April 2026. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com)
Peristiwa

Sekda Pacitan Sampaikan Ini di Puncak Resepsi HPN 2026 dan Halalbihalal FPPA

by Admin Berita Pacitan
April 7, 2026
0
5

Beritapacitan.com, PACITAN - Forum Pewarta Pacitan (FPPA) menggelar Puncak Resepsi Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang dirangkaikan dengan kegiatan halal...

Read more
Kekerasan terhadap anak dan perempuan yang masih menjadi ancaman serius, dengan pelaku kerap berasal dari lingkungan terdekat korban. (Foto: Ilustrasi Canva)

Kekerasan Anak dan Perempuan di Pacitan: Guru dan Pacar Jadi Pelaku

March 31, 2026
154
Komandan Yonif TP 934 Satria Buana Yudha (SBY), Mayor Inf Dr. Dian Nurhuda, memberikan keterangan kepada awak media terkait kegiatan Jumat Bersih bersama Forkopimda di Pacitan, Jumat (27/3/2026). (Foto: Sunardi / Beritapacitan.com)

Hadir di Pacitan, Yonif TP 934 SBY Perkuat Peran Strategis TNI Jaga Stabilitas Wilayah

March 27, 2026
81
Korban terjatuh usai diduga terlibat kejar-kejaran dengan petugas kepolisian sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di tempat. Rabu (25/3/2026).(Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).

Dikejar Polisi, Pemotor Tewas Tabrak Tiang di Pacitan

March 25, 2026
460
Ucapan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah oleh Disdagnaker Pacitan

Ucapan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah oleh Disdagnaker Pacitan

March 19, 2026
13

Berita Terbaru

Suasana halalbihalal dan puncak HPN di Pacitan, Selasa, 7 April 2026. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com)

Sekda Pacitan Sampaikan Ini di Puncak Resepsi HPN 2026 dan Halalbihalal FPPA

April 7, 2026
Kekerasan terhadap anak dan perempuan yang masih menjadi ancaman serius, dengan pelaku kerap berasal dari lingkungan terdekat korban. (Foto: Ilustrasi Canva)

Kekerasan Anak dan Perempuan di Pacitan: Guru dan Pacar Jadi Pelaku

March 31, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Sekda Pacitan Sampaikan Ini di Puncak Resepsi HPN 2026 dan Halalbihalal FPPA
  • Kekerasan Anak dan Perempuan di Pacitan: Guru dan Pacar Jadi Pelaku
  • Hadir di Pacitan, Yonif TP 934 SBY Perkuat Peran Strategis TNI Jaga Stabilitas Wilayah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In