Beritapacitan.com, PACITAN – Suasana religius menyelimuti rangkaian Syawalan Fest 2026 di Kabupaten Pacitan. Dalam sesi pengajian yang digelar Sabtu malam, 18 April2026.
Mubaligh dari grobokan Jawa Tengah Kyai Haji Achmad Syaifudin Zuhri menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang kuat dan menyentuh hati jamaah.
Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan umat Islam untuk tetap teguh menjalankan kewajiban, terutama salat lima waktu. Menurutnya, di tengah kondisi zaman yang semakin kompleks, jangan sampai umat lalai terhadap kewajiban utama sebagai seorang muslim.
“Sebagai umat Islam, jangan sampai kita meninggalkan salat lima waktu. Ini sudah akhir zaman, godaan semakin banyak, tapi kewajiban kepada Allah tidak boleh ditinggalkan.” tegas saat menyampaikan, Sabtu malam (18/4/2026).
Selain itu, ia juga menyoroti maraknya perilaku menyimpang di tengah masyarakat, seperti konsumsi minuman keras dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Hal tersebut, tegasnya, harus dijauhi karena membawa dampak buruk, baik secara moral maupun sosial.
“Tidak boleh minum-minuman yang memabukkan, tidak boleh juga terjerumus dalam penyalahgunaan obat seperti pil koplo. Itu semua merusak diri dan masa depan.”
Lebih jauh, Achmad Syaifudin Zuhri menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua. Ia mengingatkan bahwa menyakiti orang tua merupakan dosa besar yang tidak bisa dianggap ringan.
“Dosa yang sangat berat adalah menyakiti orang tua. Kita harus memuliakan dan menghormati mereka, karena ridha Allah tergantung pada ridha orang tua.”
Di akhir tausiyahnya, ia berharap seluruh jamaah yang hadir dapat mengambil hikmah dan mendapatkan keberkahan dari kegiatan tersebut.
“Semoga jamaah pada malam hari ini mendapatkan barokah dan bisa mengamalkan pesan-pesan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,”.(*)








