Friday, January 9, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Berbakti Tanpa Batas, Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan Jualan Es Teh Jumbo Bantu Keuangan Keluarga

Admin Berita Pacitan by Admin Berita Pacitan
February 10, 2024
in Ekonomi
Reading Time: 2min read
0
Berbakti Tanpa Batas, Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan Jualan Es Teh Jumbo Bantu Keuangan Keluarga
39
SHARES
96
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN-Berbakti tanpa batas, itulah cerminan salah satu Mahasiswa Perguruan Tinggi semester lima, di STKIP PGRI Pacitan Mustofa (22), yang kesehariannya selalu membantu orang tuanya berjualan Es Teh Jumbo setelah berkuliah.

Mustofa, menyadari beban keuangan keluarganya yang tidak ringan. Membuat dirinya sejak kecil terpanggil selalu membantu sang orang tua.
Ayahnya, bekerja serabutan dan ibunya yang bekerja sebagai asisten rumah tangga telah berjuang keras untuk membiayai pendidikan serta adik-adiknya.

Related posts

Warga menunjukkan tempat proses pengolahan pupuk kompos berbahan kotoran sapi di bekas bangunan TPS 3R Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Kamis, 9 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos

January 9, 2026
45
Kader PMII Pacitan mengikuti doa bersama dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H di Sekretariat Cabang PMII Pacitan, Sabtu malam (13/9/2025). (Foto : Sunardi Berita Pacitan).

PMII Pacitan Gelar Do’a Bersama Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

September 13, 2025
55

Meskipun terkadang harus menghadapi tantangan cuaca dan persaingan bisnis yang ketat. Ia terus maju tanpa kenal menyerah, keuletannya mulai membuahkan hasil ketika pelanggan setia mulai datang.

“Demi keluarga dan impian masa depan, saya tidak akan menyerah. Saya ingin membantu orangtua dan meraih cita-cita saya dalam pendidikan,” katanya, Sabtu (11/2/2024).

Semangat yang ada pada dirinya memberikan dorongan untuk membuktikan kepada orangtuanya,”Meskipun status saya karyawan orang tidak memungkinkan untuk berhenti berjualan es teh ini, ungkapnya.

Untuk kesehariannya penghasilan yang di dapatkan sekisar Rp200 ribu. Jika, cuaca mendukung sangat memungkinkan untuk hasil yang lebih.

“Ya kalau  disini ada tiga macam yang saya jual, mulai dari es teh jumbo original, es teh jumbo kampul dan es teh tarik jumbo,”imbuhnya.

Bagi anda yang ingin merasakan segarnya minuman es teh Mustofa, cukup datang di Jalan Ki Ageng Petung, Sernoboyo.

“Es teh jumbo buka mulai pukul 08.00 WIB-17.00 WIB.  Selama ini varian teh yang paling banyak diminati adalah varian es teh original,” ujarnya.

Harga segelas es teh pun normal-normal saja. Segelas es teh dijual dengan harga Rp3-5 ribu tergantung dari minat pelanggan.

Setiap harinya Mustofa bisa menghabiskan 60 sampai 80 cup. Setelah beberapa bulan berlalu, penjualannya semakin berkembang. Omset yang didapatkan dalam 1 bulan sekisar Rp3 juta lebih.

“Saya sangat bersyukur atas dukungan teman-teman dan pelanggan setia saya. Semuanya menjadi motivasi bagi saya untuk terus maju,”ucapnya.

Kisah Mustofa menjadi cermin bagi semangat juang mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan demi mewujudkan impian. Dengan keteguhan hati dan tekad kuat. Mustofa membuktikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika kita berjuang dengan sungguh-sungguh.(im/red)

Tags: #PACITANEKONOMIMahasiswaSTKIP PGRI Pacitan
SendShare16Tweet10
Previous Post

Tergerus Kultur, Petani Milenial di Pacitan Terancam Punah

Next Post

Belum Puas Tetapkan 7 Tersangka Korupsi Balai Teknik Perkeretaapian Medan, Kejagung Garap Pejabat Kemenhub

Admin Berita Pacitan

Admin Berita Pacitan

Next Post
Belum Puas Tetapkan 7 Tersangka Korupsi Balai Teknik Perkeretaapian Medan, Kejagung Garap Pejabat Kemenhub

Belum Puas Tetapkan 7 Tersangka Korupsi Balai Teknik Perkeretaapian Medan, Kejagung Garap Pejabat Kemenhub

Cicipi Roti Lapis Surabaya di Pacitan, Inovasi Rasa yang Menggugah Selera

Cicipi Roti Lapis Surabaya di Pacitan, Inovasi Rasa yang Menggugah Selera

Pacitan Panas, Ini Penjelasan BMKG

Pacitan Panas, Ini Penjelasan BMKG

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Warga menunjukkan tempat proses pengolahan pupuk kompos berbahan kotoran sapi di bekas bangunan TPS 3R Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Kamis, 9 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)
Ekonomi

Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos

by Sunardi
January 9, 2026
0
45

Beritapacitan.com, PACITAN - Ketika Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan mangkrak...

Read more
Ilustrasi siswa SD di Pacitan tampak antusias mengerjakan soal US. (Foto : Doc. Info Pacitan)

Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan

January 8, 2026
7
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pacitan, Sugeng Santoso, saat memberikan keterangan terkait pendampingan petani muda dan peran kelompok tani, Selasa, 6 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

Petani Muda Pacitan Diminta Gabung Poktan, DKPP Papar Keuntungannya

January 6, 2026
25
Bangunan TPS 3R Kebonagung tampak kosong tanpa aktivitas pengolahan. Mesin, ruang kerja, dan fasilitas yang dibangun dengan anggaran ratusan juta rupiah tidak difungsikan, menegaskan lemahnya perencanaan dan keberlanjutan program TPS 3R. (Foto : Sunardi/Berita Pacitan).

DLH Pusing, Banyak TPS 3R di Kabupaten Pacitan Tak Berfungsi Optimal 

January 5, 2026
63
Kasi Pendma Kemenag Pacitan Wisnu Bowo memaparkan kondisi madrasah dan tantangan kesejahteraan ribuan guru swasta di Pacitan. (Foto: Sunardi Beritapacitan.com)

2.174 Guru Madrasah Swasta di Pacitan Belum Sejahtera, Ini Biangnya

January 5, 2026
374

Berita Terbaru

Warga menunjukkan tempat proses pengolahan pupuk kompos berbahan kotoran sapi di bekas bangunan TPS 3R Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Kamis, 9 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos

January 9, 2026
Ilustrasi siswa SD di Pacitan tampak antusias mengerjakan soal US. (Foto : Doc. Info Pacitan)

Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan

January 8, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos
  • Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan
  • Petani Muda Pacitan Diminta Gabung Poktan, DKPP Papar Keuntungannya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In