Tuesday, May 26, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Tergerus Kultur, Petani Milenial di Pacitan Terancam Punah

Admin Berita Pacitan by Admin Berita Pacitan
February 5, 2024
in Ekonomi
Reading Time: 1min read
0
Tergerus Kultur, Petani Milenial di Pacitan Terancam Punah
32
SHARES
79
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN– Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, mencatat bahwa minat generasi milenial untuk bertani kian merosot. Kultur atau budaya di sekitar lingkungan menjadi penyebab utama.

“Banyak dari milenial beralih ke pekerjaan di kota. Pertanian dianggap kurang menarik dan kurang menghasilkan,” ungkap Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Agus Rustamto, pada Senin (5/2/2024).

Related posts

Suasana panggung utama Syawalan Fest yang ramai dikerumuni penonton. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Lautan Manusia Padati Syawalan Fest 2026, Momentum Silaturahmi dan Penguatan Ekonomi Warga

April 12, 2026
28
Ucapan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah oleh Disdagnaker Pacitan

Ucapan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah oleh Disdagnaker Pacitan

March 19, 2026
28

Agus menjelaskan bahwa penurunan drastis minat petani ini dipengaruhi oleh beberapa kultur masyarakat setempat yang dianggap sebagai penyebab utama.

“Banyak petani milenial cenderung lebih memilih pekerjaan di sektor non-pertanian, terinspirasi oleh tren urbanisasi dan gaya hidup modern,” imbuhnya.

“Ditambah lagi, keterbatasan dukungan infrastruktur dan teknologi di sektor pertanian turut mengintervensi, sehingga minat anak muda cenderung ke arah modernisasi,” sambungnya.

Agus memaparkan bahwa terdapat enam teori untuk mengembangkan minat pemuda di sektor pertanian, yaitu: pemerintah, finansial, kultur, supporting, SDM, dan marketing.

“Kami memandang masih kurang satu poin. Kita tahu bahwa pemerintah sudah andil, lembaga KUR sudah ada, support keluarga berupa lahan juga sudah ada. Termasuk pasar juga tersedia,” urainya.

Agus menyebutkan, SDM anak muda di Pacitan hampir mayoritas bergelar sarjana. Tapi sangat disayangkan kultur di wilayah menggiring anak muda enggan menjadi petani.

Sebagai upaya mengatasi penurunan minat petani milenial, DKPP Pacitan mengembangkan program pendampingan dan bimbingan bagi generasi muda yang tertarik berkecimpung dalam pertanian.

“Tujuannya untuk memberikan pemahaman lebih dalam tentang potensi dan keuntungan sektor pertanian yang sering dipandang sebelah mata,” jelas Agus.

Selain itu, Pemkab Pacitan saat ini tengah merancang insentif finansial melalui berbagai program untuk memantik partisipasi anak muda agar kian aktif di sektor pertanian.

“Harapannya, langkah-langkah ini dapat memberikan dorongan positif dan mengubah tren penurunan minat petani milenial di Pacitan menjadi pertumbuhan yang berkelanjutan,” pungkas Agus Rustamto. (Im/yf/Red)

Source: Imam
Tags: #PACITANPERTANIAN
SendShare13Tweet8
Previous Post

Rasakan Sensasi Pedas Menggigit Mie Huh Hah, Kuliner Kekinian Khas Pacitan

Next Post

Berbakti Tanpa Batas, Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan Jualan Es Teh Jumbo Bantu Keuangan Keluarga

Admin Berita Pacitan

Admin Berita Pacitan

Next Post
Berbakti Tanpa Batas, Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan Jualan Es Teh Jumbo Bantu Keuangan Keluarga

Berbakti Tanpa Batas, Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan Jualan Es Teh Jumbo Bantu Keuangan Keluarga

Belum Puas Tetapkan 7 Tersangka Korupsi Balai Teknik Perkeretaapian Medan, Kejagung Garap Pejabat Kemenhub

Belum Puas Tetapkan 7 Tersangka Korupsi Balai Teknik Perkeretaapian Medan, Kejagung Garap Pejabat Kemenhub

Cicipi Roti Lapis Surabaya di Pacitan, Inovasi Rasa yang Menggugah Selera

Cicipi Roti Lapis Surabaya di Pacitan, Inovasi Rasa yang Menggugah Selera

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Kasdim 0801/Pacitan Mayor Inf. Muhajir saat melakukan penanaman mangrove di kawasan pesisir Watumejo, Desa Kembang, Kecamatan Pacitan, Senin, 25 Mei 2026. (Foto: Al Ahmadi/Berita Pacitan)
Lingkungan

Tebar Ribuan Bibit Mangrove di Watumejo, Cara Kodim 0801 Lindungi Pesisir Pacitan

by Admin Berita Pacitan
May 25, 2026
0
21

Beritapacitan.com, PACITAN - Upaya perlindungan kawasan pesisir terus diperkuat Kodim 0801/Pacitan melalui aksi penanaman mangrove serentak di kawasan Obyek Wisata Watumejo,...

Read more
Kondisi kabel listrik yang menjuntai rendah di RT 01 RW 07 Dusun Kayat, Desa Poko, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, membuat warga khawatir terjadi sengatan listrik. (Foto: Dok. Warga)

Was-was Tersetrum, Warga Pringkuku Pacitan Minta PLN Segera Tangani Kabel Menjuntai Rendah di Permukiman

May 23, 2026
10
Rumah warga penerima bantuan sosial di Pacitan yang mulai dipasangi stiker penanda program bansos oleh pemerintah desa dan pendamping PKH. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Program Stikerisasi Bansos di Pacitan Melempem, Baru Dua Desa yang Jalankan

May 22, 2026
36
Satpol PP Kabupaten Pacitan saat apel untuk melakukan penegakan ketertiban umum dan pelanggaran Perda di Pacitan, Jumat, 22 Mei 2026.

Satpol PP Pacitan Ajak Warga Aktif Laporkan Perda dan Gangguan Ketertiban

May 22, 2026
11
Petugas Satpol PP Kabupaten Pacitan saat melakukan patroli penertiban gelandangan dan pengemis di kawasan lampu merah di Pacitan, Rabu, 20 Mei 2026. (Foto: Al Ahmadi/Berita Pacitan)

Satpol PP Pacitan Gencar Patroli, Lampu Merah Kini Sepi dari Gelandangan dan Pengemis

May 20, 2026
21

Berita Terbaru

Kasdim 0801/Pacitan Mayor Inf. Muhajir saat melakukan penanaman mangrove di kawasan pesisir Watumejo, Desa Kembang, Kecamatan Pacitan, Senin, 25 Mei 2026. (Foto: Al Ahmadi/Berita Pacitan)

Tebar Ribuan Bibit Mangrove di Watumejo, Cara Kodim 0801 Lindungi Pesisir Pacitan

May 25, 2026
Kondisi kabel listrik yang menjuntai rendah di RT 01 RW 07 Dusun Kayat, Desa Poko, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, membuat warga khawatir terjadi sengatan listrik. (Foto: Dok. Warga)

Was-was Tersetrum, Warga Pringkuku Pacitan Minta PLN Segera Tangani Kabel Menjuntai Rendah di Permukiman

May 23, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Tebar Ribuan Bibit Mangrove di Watumejo, Cara Kodim 0801 Lindungi Pesisir Pacitan
  • Was-was Tersetrum, Warga Pringkuku Pacitan Minta PLN Segera Tangani Kabel Menjuntai Rendah di Permukiman
  • Program Stikerisasi Bansos di Pacitan Melempem, Baru Dua Desa yang Jalankan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In