Beritapacitan.com, PACITAN– Masyarakat Dusun Batulapak, Kabupaten Pacitan, bersama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan STKIP PGRI Pacitan, bergotong royong dalam kegiatan bersih-bersih makam sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadhan.
Kegiatan yang dilakukan pada Sabtu (2/3/2024) ini meliputi membersihkan rumput liar, menyapu daun kering, dan membersihkan sampah-sampah yang ada di sekitar makam.
“Kegiatan ini merupakan tradisi tahunan masyarakat Dusun Batulapak untuk menyambut bulan Ramadhan,” kata Arif (21), salah satu warga setempat.
Kegiatan ini juga menjadi momen kebersamaan yang mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dan mahasiswa KKN.
“Kami senang bisa membantu masyarakat Dusun Batulapak dalam membersihkan makam,” kata salah satu mahasiswa KKN. “Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk belajar tentang budaya dan tradisi setempat.” Imbuhnya
Selain membersihkan makam, masyarakat Dusun Batulapak juga melakukan doa bersama untuk para leluhur.
“Kegiatan ini merupakan wujud penghormatan dan doa kami kepada para leluhur yang telah wafat,” kata Arif.
Kegiatan bersih-bersih makam dan doa bersama ini merupakan tradisi yang patut dilestarikan. Selain untuk menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga dapat memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong dalam masyarakat.
Manfaat Bersih-bersih Makam
Kegiatan bersih-bersih makam memiliki banyak manfaat, di antaranya:
1. Menciptakan lingkungan makam yang bersih dan nyaman
2. Memberikan suasana baru bagi masyarakat sekitar
3. Memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong dalam masyarakat
4. Meningkatkan rasa hormat dan doa kepada para leluhur
5. Melestarikan tradisi dan budaya setempat
Apresiasi dari Masyarakat
Masyarakat Dusun Batulapak memberikan apresiasi kepada mahasiswa KKN yang telah membantu membersihkan makam.
“Kami sangat senang dengan bantuan dari mahasiswa KKN,” kata Arif. “Semoga kerjasama ini dapat terus berlanjut di masa depan.”
Pesan Positif bagi Mahasiswa KKN
Kegiatan bersih-bersih makam memberikan kesan positif bagi mahasiswa KKN.
“Kegiatan ini memberikan pengalaman yang berharga bagi kami,” kata salah satu mahasiswa KKN. “Kami belajar tentang budaya dan tradisi setempat, serta merasakan semangat gotong royong dalam masyarakat.”
Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa KKN untuk mengembangkan empati terhadap orang lain.
“Melihat semangat masyarakat dalam membersihkan makam, kami terinspirasi untuk selalu membantu orang lain yang membutuhkan,” kata salah satu mahasiswa KKN.
Kegiatan bersih-bersih makam yang dilakukan oleh masyarakat Dusun Batulapak dan mahasiswa KKN STKIP PGRI Pacitan merupakan kegiatan yang positif dan patut dilestarikan. Kegiatan ini memberikan banyak manfaat, baik bagi masyarakat maupun bagi mahasiswa KKN. (*)











