Wednesday, June 24, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Daerah

Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung

Admin Berita Pacitan by Admin Berita Pacitan
May 10, 2026
in Daerah
Reading Time: 2min read
0
Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung

Ratusan warga menghadiri pengukuhan dan pagelaran Langen Tayub di halaman Kantor Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Sabtu malam (9/5/2026). (Dok. Beritapacitan.com)

17
SHARES
41
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN-Kesenian tradisional tayub masih mendapat tempat di tengah masyarakat Kabupaten Pacitan. Hal itu terlihat dalam pengukuhan sekaligus pagelaran Langen Tayub yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Kebonagung, Sabtu malam, 9 Mei 2026.

Ratusan warga dari 19 desa di Kecamatan Kebonagung hingga luar daerah memadati lokasi acara. Mereka larut dalam alunan gamelan dan tembang-tembang Jawa yang mengiringi pertunjukan hingga larut malam.

Related posts

Ketua DPRD Kabupaten Pacitan, Arif Setia Budi, menghadiri Tasyakuran Nelayan Pantai Kali Uluh yang dirangkai dengan peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah di Desa Klesem, Senin, 22 Juni 2026.(Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).

Ketua DPRD Pacitan Komitmen Perjuangkan Jalan Rusak Pantai Kali Uluh

June 22, 2026
56
Tokoh masyarakat, unsur Forkopimcam, serta perwakilan nelayan mengikuti rangkaian Tasyakuran Nelayan Pantai Kali Uluh dan peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).

Tasyakuran Nelayan Kali Uluh Pacitan, Doa Keselamatan dan Harapan Perbaikan Jalan

June 22, 2026
81

Pagelaran tersebut bukan sekadar hiburan rakyat. Kegiatan itu juga menjadi ajang silaturahmi para pelaku seni tradisional sekaligus bentuk komitmen masyarakat menjaga warisan budaya Jawa di tengah derasnya arus modernisasi.

Sejumlah tokoh masyarakat, pegiat seni, dan perwakilan pemerintah desa turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dewan Pembina Langen Tayub Kecamatan Kebonagung, Udin Wahyudi, mengatakan tayub merupakan bagian dari identitas budaya masyarakat pedesaan yang sarat nilai kebersamaan dan gotong royong.

Menurut Camat Kebonagung itu, keberadaan kelompok tayub di desa harus terus dijaga agar tidak hilang tergerus perkembangan budaya modern.

“Kami berharap desa-desa bisa terus melestarikan kesenian ini. Tayub merupakan warisan budaya yang sudah lama hidup di tengah masyarakat dan harus dijaga bersama,” kata Udin.

Dalam tradisi masyarakat Jawa, tayub dikenal sebagai kesenian rakyat yang identik dengan tari dan iringan gamelan. Kesenian ini kerap hadir dalam hajatan maupun kegiatan budaya desa.

Di sejumlah wilayah Jawa Timur, tayub juga dimaknai sebagai ruang mempererat hubungan sosial antarwarga.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Langen Tayub Kabupaten Pacitan, Arif Setyo Budi, menilai tantangan pelestarian budaya semakin berat di tengah perubahan sosial masyarakat.

Pria yang akrab disapa ASB itu menyebut kemajuan teknologi dan modernisasi tidak selalu berjalan seiring dengan kemajuan nilai budaya.

“Zaman modern rasanya masyarakat malah semakin susah. Bukan berarti ketika zaman semakin modern peradaban semakin maju, tapi ternyata bisa jadi malah semakin mundur,” ujarnya di hadapan tamu undangan dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, ASB juga menyampaikan lima pesan kehidupan kepada masyarakat. Mulai dari pentingnya keyakinan dalam menjalani hidup, menjaga kerukunan, bekerja keras, tidak meninggalkan doa, hingga menjaga harapan agar kehidupan tetap gemah ripah loh jinawi.

Suasana semakin hangat ketika ia menutup sambutannya dengan doa bagi masyarakat yang hadir.

“Semoga yang hadir dan pulang dari sini diberikan keselamatan, kesehatan, rezeki yang lancar, dan bagi yang punya hutang bisa segera lunas,” ucapnya disambut tepuk tangan warga.

Pagelaran tersebut menjadi bukti bahwa kesenian tradisional masih mampu bertahan di tengah perkembangan budaya modern. Selain menjadi hiburan rakyat, tayub dinilai tetap memiliki peran sebagai media pemersatu masyarakat desa.

Sejumlah warga berharap kegiatan serupa terus digelar secara rutin agar generasi muda semakin mengenal budaya daerahnya sendiri.

“Senang jika bisa terus dilestarikan,” kata Sularno, warga Desa Kalipelus, Kecamatan Kebonagung.(*)

Tags: #PACITANArif Setyo BudiBerita Pacitanbudaya JawaInfo PacitanKebonagungkesenian tradisionallangen tayubpelestarian budayatayub PacitanUdin Wahyudi
SendShare7Tweet4
Previous Post

Gaet Minat Pendaftar, Dindik Pacitan Tawarkan Program ‘Sekolah Sak Ngajine’ di SPMB 2026

Next Post

Bangunan Milik Perumdam Pacitan Disoal Pemilik Lahan: Jangan Seenaknya Sendiri!

Admin Berita Pacitan

Admin Berita Pacitan

Next Post
Pemilik lahan, Wildan Sarifudin, mengaku keberatan lantaran pembangunan dilakukan tanpa adanya izin yang jelas dari pihak keluarga. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com)

Bangunan Milik Perumdam Pacitan Disoal Pemilik Lahan: Jangan Seenaknya Sendiri!

Suasana RDP di DPRD Pacitan, PMII mendesak pemerintah agar memperhatikan nasib guru madrasah. (Foto: PMII for Berita Pacitan)

RDP di DPRD Pacitan: PMII Kawal Nasib Guru Madrasah-Hasilkan Perda Afirmasi

Tim KPK melakukan penggeledahan di rumah milik pengusaha asal Pacitan, Citra Margaretha, di Desa Bangunsari, terkait penyidikan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Ponorogo. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).

KPK Sisir Rumah Pengusaha Pacitan, Nama Citra Kembali Muncul di Pusaran Kasus Bupati Ponorogo

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Ketua DPRD Kabupaten Pacitan, Arif Setia Budi, menghadiri Tasyakuran Nelayan Pantai Kali Uluh yang dirangkai dengan peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah di Desa Klesem, Senin, 22 Juni 2026.(Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).
Daerah

Ketua DPRD Pacitan Komitmen Perjuangkan Jalan Rusak Pantai Kali Uluh

by Sunardi
June 22, 2026
0
56

Beritapacitan.com, PACITAN - Ketua DPRD Kabupaten Pacitan, Arif Setia Budi, menghadiri kegiatan Tasyakuran Nelayan Pantai Kali Uluh yang dirangkai dengan...

Read more
Tokoh masyarakat, unsur Forkopimcam, serta perwakilan nelayan mengikuti rangkaian Tasyakuran Nelayan Pantai Kali Uluh dan peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).

Tasyakuran Nelayan Kali Uluh Pacitan, Doa Keselamatan dan Harapan Perbaikan Jalan

June 22, 2026
81
Sekda Pacitan Heru Wiwoho mengikuti Mlaku Suran dalam rangka peringatan Malam 1 Suro 2026. (Foto: Sunardi / Berita Pacitan).

Sekda Pacitan Ikuti Mlaku Suran dalam Peringatan Malam 1 Suro

June 15, 2026
38
Ketua PC PMII Pacitan Sunardi menilai fenomena pencari kerja yang putus asa mencari pekerjaan perlu menjadi perhatian dalam membaca data penurunan angka pengangguran di Pacitan. (Foto: PMII for Beritapacitan.com).

Pacitan Raih Penghargaan Penurunan Pengangguran, PMII Sebut: Turun Tapi Tidak Sesuai Riil

June 13, 2026
45
Rapat yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Pacitan itu diawali dengan penyampaian laporan hasil Panitia Khusus (Pansus) dan pendapat fraksi-fraksi DPRD. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).

DPRD Pacitan Gelar Paripurna Pengambilan Keputusan Raperda Pilkades 2026

June 12, 2026
27

Berita Terbaru

Ketua DPRD Kabupaten Pacitan, Arif Setia Budi, menghadiri Tasyakuran Nelayan Pantai Kali Uluh yang dirangkai dengan peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah di Desa Klesem, Senin, 22 Juni 2026.(Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).

Ketua DPRD Pacitan Komitmen Perjuangkan Jalan Rusak Pantai Kali Uluh

June 22, 2026
Tokoh masyarakat, unsur Forkopimcam, serta perwakilan nelayan mengikuti rangkaian Tasyakuran Nelayan Pantai Kali Uluh dan peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).

Tasyakuran Nelayan Kali Uluh Pacitan, Doa Keselamatan dan Harapan Perbaikan Jalan

June 22, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Ketua DPRD Pacitan Komitmen Perjuangkan Jalan Rusak Pantai Kali Uluh
  • Tasyakuran Nelayan Kali Uluh Pacitan, Doa Keselamatan dan Harapan Perbaikan Jalan
  • Sekda Pacitan Ikuti Mlaku Suran dalam Peringatan Malam 1 Suro
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In