Saturday, April 4, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Kesbangpol Pacitan Siaga 24 Jam Selama 30 Hari untuk Mencegah Konflik Rontek Gugah Sahur

Diki Kurnia by Diki Kurnia
March 3, 2025
in Pemerintahan
Reading Time: 2min read
0
Kesbangpol Pacitan Siaga 24 Jam Selama 30 Hari untuk Mencegah Konflik Rontek Gugah Sahur

Foto: Instagram @rontek_kalinyamat

23
SHARES
55
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, Pacitan– Menyambut bulan Ramadan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pacitan memastikan kesiagaan penuh selama 30 hari dengan pemantauan 24 jam guna mengantisipasi potensi konflik dalam pelaksanaan tradisi Rontek Gugah Sahur.

Tradisi ini telah menjadi bagian dari budaya masyarakat, namun tak jarang memunculkan persoalan ketertiban hingga gesekan antar kelompok pemuda.

Related posts

Ketua PMII Pacitan, Sunardi saat memberikan keterangan terkait raihan predikat WBK Dispendukcapil Pacitan, Kamis, 12 Februari 2026. (Foto: Dok PMII Pacitan)

Raih WBK, PMII Pacitan Ingatkan Dispendukcapil Harus Bebas Pungli

February 12, 2026
81
Disperkimtan Pacitan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-281 Pacitan

Disperkimtan Pacitan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-281 Pacitan

February 11, 2026
20

Oleh karena itu, Kesbangpol melakukan evaluasi dari tahun sebelumnya untuk mengidentifikasi dan mengantisipasi potensi konflik yang mungkin terjadi.

Kepala Bidang Kewaspadaan Dini dan Penanganan Konflik Bakesbangpol Pacitan, Herman Ramahi, SE., MM., menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan strategi pengawasan intensif, baik secara langsung di lapangan maupun melalui media sosial.

“Kami memastikan tim Kesbangpol akan terus siaga, baik di kantor maupun di wilayah-wilayah rawan. Pemantauan dilakukan 24 jam selama Ramadan untuk mencegah gesekan yang bisa berkembang menjadi konflik besar,” jelasnya kepada Berita Pacitan, Senin 3 Maret 2025.

Selain pengawasan, Kesbangpol juga memperkuat koordinasi dengan Satpol PP, kepolisian, TNI, Lanal, serta tokoh masyarakat untuk memperketat aturan pelaksanaan Rontek.

Regulasi yang lebih ketat telah disusun guna memastikan keseimbangan antara pelestarian budaya dan ketertiban umum.

“Rontek ini adalah tradisi yang perlu kita lestarikan, tetapi jangan sampai menimbulkan gangguan bagi masyarakat lain. Oleh karena itu, pengawasan ketat selama 30 hari ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara budaya dan ketertiban umum,” tambahnya.

Kepala Bidang Kewaspadaan Dini dan Penanganan Konflik Bakesbangpol Pacitan,Herman Ramahi, SE., MM (Foto: Diki Kurnia/https://Beritapacitan.com)

Herman juga mengungkapkan bahwa jika terjadi bentrokan, pihak Kesbangpol akan langsung turun ke lokasi untuk melakukan mediasi dan mencegah konflik agar tidak semakin meluas.

“Kami lebih mengutamakan komunikasi dan mediasi di lapangan. Jika ada potensi konflik, kami akan bergerak cepat untuk menyelesaikannya sebelum meluas,” tegasnya.

Kesbangpol juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kondusivitas, baik dengan memberikan pemahaman kepada anak muda maupun melaporkan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan.

Dengan kesiagaan penuh selama 30 hari, Kesbangpol berharap pelaksanaan Rontek Gugah Sahur tahun ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan menjadi ajang kebersamaan tanpa menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

“Kami berharap tahun ini tidak ada konflik seperti tahun lalu karena komunikasi lebih intens dilakukan. Kami berkoordinasi dengan koordinator wilayah di desa dan kelurahan agar pelaksanaan Rontek tetap estetis sekaligus tetap menjaga keamanan,” pungkasnya.

Tags: #PACITANRontek Pacitan
SendShare9Tweet6
Previous Post

Berburu Berkah, Puluhan Peziarah Padati Makam Kanjeng Jimat Pacitan Jelang Ramadan

Next Post

Pacitan Rawan Gesekan Rontek Gugah Sahur Selama Ramadan, Aparat Lakukan Ini

Diki Kurnia

Diki Kurnia

Jurnalis aktif di media online Beritapacitan.com Saat ini aktif melakukan peliputan di wilayah Kabupaten Pacitan. Berkomitmen untuk memberikan yang terbaik melalui profesinya.

Next Post
Pacitan Rawan Gesekan Rontek Gugah Sahur Selama Ramadan, Aparat Lakukan Ini

Pacitan Rawan Gesekan Rontek Gugah Sahur Selama Ramadan, Aparat Lakukan Ini

Ramadan Pekan Pertama, Stabilitas-Ketersediaan Bapok di Pacitan Diklaim Aman

Ramadan Pekan Pertama, Stabilitas-Ketersediaan Bapok di Pacitan Diklaim Aman

Pemerintah Jepang Salurkan Bantuan Hibah untuk MI GUPPI Jatimalang

Pemerintah Jepang Salurkan Bantuan Hibah untuk MI GUPPI Jatimalang

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Kekerasan terhadap anak dan perempuan yang masih menjadi ancaman serius, dengan pelaku kerap berasal dari lingkungan terdekat korban. (Foto: Ilustrasi Canva)
Peristiwa

Kekerasan Anak dan Perempuan di Pacitan: Guru dan Pacar Jadi Pelaku

by Admin Berita Pacitan
March 31, 2026
0
142

Beritapacitan.com, PACITAN - Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Pacitan pada triwulan pertama 2026 tercatat menurun dibanding tahun...

Read more
Komandan Yonif TP 934 Satria Buana Yudha (SBY), Mayor Inf Dr. Dian Nurhuda, memberikan keterangan kepada awak media terkait kegiatan Jumat Bersih bersama Forkopimda di Pacitan, Jumat (27/3/2026). (Foto: Sunardi / Beritapacitan.com)

Hadir di Pacitan, Yonif TP 934 SBY Perkuat Peran Strategis TNI Jaga Stabilitas Wilayah

March 27, 2026
63
Korban terjatuh usai diduga terlibat kejar-kejaran dengan petugas kepolisian sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di tempat. Rabu (25/3/2026).(Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).

Dikejar Polisi, Pemotor Tewas Tabrak Tiang di Pacitan

March 25, 2026
459
Ucapan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah oleh Disdagnaker Pacitan

Ucapan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah oleh Disdagnaker Pacitan

March 19, 2026
13
Kader PMII Pacitan menyerahkan bantuan kepada Ponijan (76), warga Desa Plubungan, Kecamatan Kebonagung, yang hidup sebatang kara di rumah sederhana. (Foto : Dok. Pmii Pacitan).

Aksi Nyata PMII Pacitan Turun Langsung Salurkan Bantuan Sosial ke Warga tak Mampu

March 18, 2026
17

Berita Terbaru

Kekerasan terhadap anak dan perempuan yang masih menjadi ancaman serius, dengan pelaku kerap berasal dari lingkungan terdekat korban. (Foto: Ilustrasi Canva)

Kekerasan Anak dan Perempuan di Pacitan: Guru dan Pacar Jadi Pelaku

March 31, 2026
Komandan Yonif TP 934 Satria Buana Yudha (SBY), Mayor Inf Dr. Dian Nurhuda, memberikan keterangan kepada awak media terkait kegiatan Jumat Bersih bersama Forkopimda di Pacitan, Jumat (27/3/2026). (Foto: Sunardi / Beritapacitan.com)

Hadir di Pacitan, Yonif TP 934 SBY Perkuat Peran Strategis TNI Jaga Stabilitas Wilayah

March 27, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Kekerasan Anak dan Perempuan di Pacitan: Guru dan Pacar Jadi Pelaku
  • Hadir di Pacitan, Yonif TP 934 SBY Perkuat Peran Strategis TNI Jaga Stabilitas Wilayah
  • Dikejar Polisi, Pemotor Tewas Tabrak Tiang di Pacitan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In