Saturday, May 23, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Adult Hub review

Cerita Rumini Pengrajin Gerabah Tertua di Pacitan

Diki Kurnia by Diki Kurnia
February 3, 2025
in Adult Hub review, adultfriendfinder review, afroromance review, Aisle review, amino cs review, amor en linea pl review, angelreturn cs review, asian hookup apps hookuphotties dating, australian-women local, black hookup apps hookuphotties login, BlackPlanet visitors, broken-arrow escort, BuddyGays review, chapter 13 payday loans, coffee meets bagel vs tinder for dating, college hookup apps hookuphotties login, craigslist hookup safety, Dating Tips, Datingreviewer.net pl reddit, Datingreviewer.net tr search, direct payday advance loans, Ekonomi, Fetlife dating hookup websites, Foot Fetish Dating visitors, free hookup sites no payment required, Fresno+CA+California hookup, hookupdate reviews, hot-australian-women want app, hot-chinese-women want app, hot-iraqi-women local, hot-mongolian-women local, incontri-atei review, incontri-battista review, incontri-con-i-giocatori review, incontri-crossdresser review, Indianapolis+IN+Indianapolis hookup, instant decision payday loans, instant deposit payday loans online, ios hookup apps hookuphotties reviews, italian-brides want app, jeevansathi fr review, Little People Dating visitors, local hookup hookuphotties review, localhookup fr review, Localmilfselfies review, loveaholics visitors, Married Secrets hookup dating app, MatchOcean review, Meetville visitors, Muslima visitors, NLP algorithms, no verification payday loan, Nudistfriends siti per incontri, Olahraga, Onenightfriend dating hookup websites, online payday loans kansas, online payday loans nevada, pay day loan, Payday Loans, payday loans advance, payday loans delaware, payday loans des moines ia, sex hookup sites, sexo-casual visitors, single-women-without-children local, sites-de-rencontre-sur-les-reseaux-sociaux visitors, siti-di-incontri-mediorientali review, siti-scambisti review, sugar daddy scams, sugardaddie cs review, title loans, ts dating review, women looking for men hookuphotties reviews, women seeking women hookuphotties dating, XCheaters dating hookup websites, xmatch review, попа
Reading Time: 1min read
0
Cerita Rumini Pengrajin Gerabah Tertua di Pacitan

Diusianya yang sudah senja, rumini masih saja terampil membuat beragam kerajinan gerabah di rumahnya, Kampung Gerabah, Dusun Gunung Cilik, Desa Purwoasri, Kecamatan Kebonagung. Pun terus mengajari generasi penerus untuk melestarikan. (Foto: Diki Kurnia/Beritapacitan.com)

100
SHARES
245
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN—Sentra gerabah di Dusun Padi, Desa Purwoasri, Kecamatan Bonagung, Kabupaten Pacitan, telah bertahan sejak nenek pengrajin geraba Rumini, masih kecil.

Usaha Rumini, yang akrab disapa Bu Rum melestarikannya adalah dibangun bersama keluarganya.

Related posts

Suasana panggung utama Syawalan Fest yang ramai dikerumuni penonton. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Lautan Manusia Padati Syawalan Fest 2026, Momentum Silaturahmi dan Penguatan Ekonomi Warga

April 12, 2026
28
Ucapan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah oleh Disdagnaker Pacitan

Ucapan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah oleh Disdagnaker Pacitan

March 19, 2026
28

Meski sudah berusia kepala 8, tangan Rumini masih terus berkarya. Memproduksi berbagai jenis gerabah, baik untuk keperluan rumah tangga maupun dekorasi.

Rumini mulai belajar membuat gerabah sejak kelas 4 SD.

“Usaha gerabah ini sudah kami jalankan sejak tahun 1950-an. Kami memproduksi berbagai jenis gerabah, mulai dari pot bunga, kendi, cobek, hingga hiasan rumah seperti guci, pot berbentuk kodok, ikan, dan berbagai ornamen lainnya,” jelas Rumini kepada Berita Pacitan pada Minggu, 2 Februari 2025.

Tak hanya memproduksi produk seni, usaha ini juga mempertahankan gerabah tradisional seperti lemper, ulek-ulek wingko, kekep, jendi adah jamu, gentong, padasan, hingga cagak kuali.

Dalam proses pembuatannya, Rumini selalu mengutamakan bahan berkualitas.

“Pertama, kami memilih tanah liat berkualitas tinggi. Kemudian, tanah liat dicampur dengan air dan diaduk hingga kalis. Setelah itu, kami membentuknya menggunakan teknik putar atau cetak. Setelah kering, gerabah dibakar dalam tungku dengan suhu tinggi agar kuat dan tahan lama,” ujarnya.

Meskipun telah berjalan lama, usaha gerabah ini tetap menghadapi berbagai tantangan.

“Salah satunya adalah perubahan tren pasar dan persaingan dengan produk pabrikan. Selain itu, cuaca juga memengaruhi proses pengeringan gerabah, terutama saat musim hujan,” ungkapnya.

Namun, usaha gerabah Rumini tetap memiliki pasar yang luas. Pelanggan datang dari berbagai daerah, seperti Jeporo, Bondowoso, Karang Gupito, Gunung Kidul, Praci, Wonogiri, Ponorogo, hingga masyarakat Kabupaten Pacitan sendiri.

“Harapanya usahanya ini tetap lestari dan mampu bersaing di era modern tanpa meninggalkan nilai tradisional,” tandasnya. (*)

Tags: #PACITANBerita PacitanGerabah Pacitan
SendShare40Tweet25
Previous Post

Begini Cara Menikmati Liburan Akhir Pekan di Sungai Maron Pacitan

Next Post

Polres Pacitan Tangkap Pengedar Obat Terlarang di Dua Lokasi Berbeda

Diki Kurnia

Diki Kurnia

Jurnalis aktif di media online Beritapacitan.com Saat ini aktif melakukan peliputan di wilayah Kabupaten Pacitan. Berkomitmen untuk memberikan yang terbaik melalui profesinya.

Next Post
Wajah dua pemuda pengedar obat terlarang tertunduk lesu di Gedung Bhayangkara Polres Pacitan, Senin, 3 Februari 2025. (Foto: Diki Kurnia/Beritapacitan.com)

Polres Pacitan Tangkap Pengedar Obat Terlarang di Dua Lokasi Berbeda

Peternak di Pacitan saat memberikan pakan sapi, didampingi petugas dari DKPP Pacitan untuk antisipasi penularan PMK, Selasa, 4 Februari 2025. (Foto: Diki Kurnia/Beritapacitan.com)

Kasus PMK di Pacitan Masih Fluktuatif, Tingkat Kesembuhan Meningkat

Proses evakuasi korban yang dilakukan pihak kepolisian usai tragedi truk terjun ke jurang, Rabu 5 Februari 2025. (Foto: Polres Pacitan for Berita Pacitan)

Rem Blong, Truk di Pacitan Terjun ke Jurang: Kerugian Capai Rp700 Juta

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Kondisi kabel listrik yang menjuntai rendah di RT 01 RW 07 Dusun Kayat, Desa Poko, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, membuat warga khawatir terjadi sengatan listrik. (Foto: Dok. Warga)
Peristiwa

Was-was Tersetrum, Warga Pringkuku Pacitan Minta PLN Segera Tangani Kabel Menjuntai Rendah di Permukiman

by Admin Berita Pacitan
May 23, 2026
0
4

Beritapacitan.com, PACITAN - Warga RT 01 RW 07 Dusun Kayat, Desa Poko, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan dibuat resah dengan kondisi...

Read more
Rumah warga penerima bantuan sosial di Pacitan yang mulai dipasangi stiker penanda program bansos oleh pemerintah desa dan pendamping PKH. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Program Stikerisasi Bansos di Pacitan Melempem, Baru Dua Desa yang Jalankan

May 22, 2026
34
Satpol PP Kabupaten Pacitan saat apel untuk melakukan penegakan ketertiban umum dan pelanggaran Perda di Pacitan, Jumat, 22 Mei 2026.

Satpol PP Pacitan Ajak Warga Aktif Laporkan Perda dan Gangguan Ketertiban

May 22, 2026
11
Petugas Satpol PP Kabupaten Pacitan saat melakukan patroli penertiban gelandangan dan pengemis di kawasan lampu merah di Pacitan, Rabu, 20 Mei 2026. (Foto: Al Ahmadi/Berita Pacitan)

Satpol PP Pacitan Gencar Patroli, Lampu Merah Kini Sepi dari Gelandangan dan Pengemis

May 20, 2026
20
Zio Ataya Ariassafa, siswa kelas 5 SD Nuril Islam Pacitan, sukses meraih Juara 1 lomba renang pada ajang Porseni Kabupaten Pacitan 2026. (Foto: Tri Setyowati For Berita Pacitan)

Putranya Juara Renang, Wali Murid Sebut Porseni Jadi Panggung Bakat Anak-anak Pacitan

May 20, 2026
87

Berita Terbaru

Kondisi kabel listrik yang menjuntai rendah di RT 01 RW 07 Dusun Kayat, Desa Poko, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, membuat warga khawatir terjadi sengatan listrik. (Foto: Dok. Warga)

Was-was Tersetrum, Warga Pringkuku Pacitan Minta PLN Segera Tangani Kabel Menjuntai Rendah di Permukiman

May 23, 2026
Rumah warga penerima bantuan sosial di Pacitan yang mulai dipasangi stiker penanda program bansos oleh pemerintah desa dan pendamping PKH. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Program Stikerisasi Bansos di Pacitan Melempem, Baru Dua Desa yang Jalankan

May 22, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Was-was Tersetrum, Warga Pringkuku Pacitan Minta PLN Segera Tangani Kabel Menjuntai Rendah di Permukiman
  • Program Stikerisasi Bansos di Pacitan Melempem, Baru Dua Desa yang Jalankan
  • Satpol PP Pacitan Ajak Warga Aktif Laporkan Perda dan Gangguan Ketertiban
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In