Wednesday, January 7, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Petani Muda Pacitan Diminta Gabung Poktan, DKPP Papar Keuntungannya

Editor : Al Ahmadi

Sunardi by Sunardi
January 6, 2026
in Pemerintahan
Reading Time: 2min read
0
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pacitan, Sugeng Santoso, saat memberikan keterangan terkait pendampingan petani muda dan peran kelompok tani, Selasa, 6 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pacitan, Sugeng Santoso, saat memberikan keterangan terkait pendampingan petani muda dan peran kelompok tani, Selasa, 6 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

9
SHARES
23
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN – Petani muda di Kabupaten Pacitan diminta untuk bergabung dalam kelompok tani (poktan).

Ajakan tersebut disampaikan sebagai upaya memperkuat kelembagaan pertanian sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap berbagai program pemerintah.

Related posts

Didik Alih, Sekretaris DPRD Kabupaten Pacitan, saat ditemui membahas proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Pacitan di Gedung DPRD. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

Pelantikan PAW DPRD Pacitan Tunggu SK Gubernur, Dilakukan Dua Tahap

December 18, 2025
72
Kepala Desa Sidomulyo, Makrus Ali, saat mendampingi penempelan stiker penerima bantuan sosial di rumah warga, Senin, 15 Desember 2025. (Foto: Dok. Pemdes Sidomulyo For Berita Pacitan).

Penyaluran Lebih Terbuka, Pemdes di Pacitan Tempeli Stiker Penerima Bansos di Rumah Warga

December 15, 2025
350

Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pacitan, seluruh program pembinaan petani muda hanya dapat berjalan efektif melalui wadah kelompok tani.

“Pendampingan hanya bisa kami lakukan lewat kelompok tani. Kalau di luar itu, tidak bisa intens, termasuk akses pupuk subsidi dan sarana prasarana,” ujar Sugeng Santoso soal keuntungannya, Selasa, 6 Januari 2026.

Menurut Sugeng, ketentuan tersebut bukan tanpa alasan.

Kelompok tani menjadi pintu masuk seluruh program pertanian, mulai dari pendampingan teknis, bantuan sarana produksi, hingga akses pupuk subsidi.

Petani yang tidak tergabung dalam kelompok tani dipastikan akan kesulitan memperoleh fasilitas tersebut secara berkelanjutan.

Ia menjelaskan, pupuk subsidi hanya dapat diakses oleh petani yang terdaftar secara resmi dalam Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan).

Data tersebut berbasis kelompok tani yang terintegrasi hingga tingkat dusun dan desa, sehingga pembentukan kelompok baru tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

Di tengah ancaman krisis regenerasi petani, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pacitan mengandalkan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) untuk menarik minat generasi muda.

Program ini mencakup pelatihan, pendampingan, hingga dukungan pendanaan, namun seluruhnya tetap mensyaratkan keanggotaan dalam kelompok tani.

Selain penguatan kelembagaan, pemerintah daerah juga mendorong modernisasi alat pertanian agar sektor ini lebih menarik bagi anak muda.

Peralihan dari cara-cara tradisional ke penggunaan mesin pertanian diharapkan mampu mengurangi beban kerja sekaligus meningkatkan produktivitas.

Di sisi lain, kepastian harga hasil panen tetap menjadi penopang utama semangat petani.

Sugeng menyebut kebijakan harga gabah Rp6.500 per kilogram dan jagung Rp5.500 per kilogram telah memberikan rasa aman bagi petani untuk terus menanam dan berproduksi.

Ke depan, pemerintah daerah juga menargetkan pengembangan pertanian ramah lingkungan melalui pemanfaatan benih lokal dan pertanian organik.

Saat ini, sudah ada 12 petani di Pacitan yang mengantongi sertifikasi pertanian organik, meski penyebarannya belum merata.

“Ini memang masih langkah awal, tapi menjadi fondasi menuju pertanian yang lebih berkelanjutan,” tutup Sugeng.(*)

Tags: kelompok tanipertanian Pacitanpetani muda PacitanProgram YESSPupuk Subsidiregenerasi petani
SendShare4Tweet2
Previous Post

DLH Pusing, Banyak TPS 3R di Kabupaten Pacitan Tak Berfungsi Optimal 

Sunardi

Sunardi

Jurnalis Berita Pacitan yang bekerja di Wilayah Pacitan

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pacitan, Sugeng Santoso, saat memberikan keterangan terkait pendampingan petani muda dan peran kelompok tani, Selasa, 6 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).
Pemerintahan

Petani Muda Pacitan Diminta Gabung Poktan, DKPP Papar Keuntungannya

by Sunardi
January 6, 2026
0
23

Beritapacitan.com, PACITAN - Petani muda di Kabupaten Pacitan diminta untuk bergabung dalam kelompok tani (poktan). Ajakan tersebut disampaikan sebagai upaya...

Read more
Bangunan TPS 3R Kebonagung tampak kosong tanpa aktivitas pengolahan. Mesin, ruang kerja, dan fasilitas yang dibangun dengan anggaran ratusan juta rupiah tidak difungsikan, menegaskan lemahnya perencanaan dan keberlanjutan program TPS 3R. (Foto : Sunardi/Berita Pacitan).

DLH Pusing, Banyak TPS 3R di Kabupaten Pacitan Tak Berfungsi Optimal 

January 5, 2026
58
Kasi Pendma Kemenag Pacitan Wisnu Bowo memaparkan kondisi madrasah dan tantangan kesejahteraan ribuan guru swasta di Pacitan. (Foto: Sunardi Beritapacitan.com)

2.174 Guru Madrasah Swasta di Pacitan Belum Sejahtera, Ini Biangnya

January 5, 2026
289
Ketua Umum PC PMII Pacitan Sunadi, menegaskan peran sebagai agent of change, menjaga independensi, dan siap mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak pada rakyat menyongsong 2026. (Foto : Sunardi Berita Pacitan)

Refleksi 2025, PMII Pacitan Kirim Sinyal Kritis Siap Kawal Kebijakan Publik 2026

December 31, 2025
35
Ayub Diponegoro Azhar menyampaikan bahwa pelanggaran miras menjadi perhatian serius setelah angkanya melonjak hingga lebih dari lima kali lipat. (Foto : Sunardi Berita Pacitan).

​Pelanggaran Minuman Keras Dominasi Tipiring, Kejahatan Narkotika dan Laka Lantas Justru Menurun

December 29, 2025
10

Berita Terbaru

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pacitan, Sugeng Santoso, saat memberikan keterangan terkait pendampingan petani muda dan peran kelompok tani, Selasa, 6 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

Petani Muda Pacitan Diminta Gabung Poktan, DKPP Papar Keuntungannya

January 6, 2026
Bangunan TPS 3R Kebonagung tampak kosong tanpa aktivitas pengolahan. Mesin, ruang kerja, dan fasilitas yang dibangun dengan anggaran ratusan juta rupiah tidak difungsikan, menegaskan lemahnya perencanaan dan keberlanjutan program TPS 3R. (Foto : Sunardi/Berita Pacitan).

DLH Pusing, Banyak TPS 3R di Kabupaten Pacitan Tak Berfungsi Optimal 

January 5, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Petani Muda Pacitan Diminta Gabung Poktan, DKPP Papar Keuntungannya
  • DLH Pusing, Banyak TPS 3R di Kabupaten Pacitan Tak Berfungsi Optimal 
  • 2.174 Guru Madrasah Swasta di Pacitan Belum Sejahtera, Ini Biangnya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In