Thursday, May 21, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Upaya Mengembalikan Jati Diri Ibu Kota Prasejarah, Budayawan Pacitan Angkat Bicara

Admin Berita Pacitan by Admin Berita Pacitan
September 9, 2021
in Gaya Hidup
Reading Time: 2min read
0
Upaya Mengembalikan Jati Diri Ibu Kota Prasejarah, Budayawan Pacitan Angkat Bicara

Sungai Baksoka di Desa Kendal, Kecamatan Punung yang menjadi bukti pusat peradaban ibu kota prasejarah (foto: dok Beritapacitan.com)

139
SHARES
338
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN – Upaya mengembalikan jati diri ibu kota prasejarah, Budayawan Pacitan, Jawa Timur, Johan Perwiranto (55) angkat bicara.

“Banyak orang yang kurang paham tentang budaya, taunya itu cuma seni. Padahal seni adalah bagian daripada budaya itu sendiri,” katanya, Kamis (8/9/2021).

Related posts

Debby Nova, model muda asal Pacitan yang kian bersinar di dunia permodelan. (Foto: Debby for Berita Pacitan)

Mengenal Debby, Model Muda Asal Pacitan yang Cantiknya Tak Ketulungan

May 1, 2025
315
Petugas kebersihan DLH Pacitan saat mengangkut sampah dalam sebuah kegiatan. (Foto: Diki Kurnia/Beritapacitan.com)

Sampah Itu Soal Mental: DLH Pacitan Ajak Warga Berbenah dari Rumah

April 11, 2025
143

Dirinya menilai, manusia sebagai khalifah sekaligus hamba dari Sang Pencipta dalam memahami budaya yang penuh kompleksitas tidak bisa dengan mudah hanya sekilas. Melainkan harus menyelami hingga ke dasar ruhiyahnya.

“Apalagi ditransformasikan kepada generasi mendatang hanya melalui paket instruksional, maka yang terjadi malah kebekuan budaya itu sendiri. Artinya berhenti pada badan wadag belaka,” imbuhnya.

Budayawan Pacitan Johan, saat menjelaskan kepada awak media (foto: dok beritapacitan)

Lebih lanjut, budayawan yang juga pemilik Sanggar Jagrag ini menegaskan. Mempelajari budaya harus memiliki tujuan dan fungsi yang dimuarakan untuk perbaikan tata hidup manusia.

“Sebab, jika itu terjadi pada landscape kebudayaan dampaknya adalah mala-petaka yang sangat besar. Memiliki kepribadian budaya bukanlah mereka yang mahir soal skil, keterampilan dan ahli dalam profesi. Sebagai masyarakat yang kulturnya Jawa, dituntut untuk beradab,” jelasnya.

Ditanya terkait jati diri Pacitan sebagai ibu kota prasejarah, Johan mengatakan sekitar 261 lokasi situs prasejarah terdapat di Pacitan, baik dalam tahapan eksploitasi maupun yang telah disurvey tim arkeologi. Situs tersebut berada di jajaran Gunung Sewu, yang tersebar mulai di Kecamatan Punung, Pringkuku, Pacitan, Kebonagung hingga Kecamatan Tulakan.

“Sejarah mencatat, seorang peneliti bernama Gustav Heinrich Ralph von Koenigswald pada tahun 1935 menemukan beberapa hasil peradaban masa praaksara berupa bebatuan atau alat-alat dari batu. Penemuan ini kemudian dikenal sebagai Kebudayaan Pacitan atau disebut Pacitanian,” terangnya.

Di tahun yang sama, Johan menjelaskan, penemuan tersebut terjadi di Sungai Baksooka, yang kini masuk wilayah Kecamatan Punung.

“Jadi, dengan adanya penemuan pada 261 titik di wilayah Pacitan, maka tak heran jika para sejarawan dunia menyebut Pacitan sebagai ibukota prasejarah,” tegasnya.

Selain itu, menurut Johan, ciri-ciri Kebudayaan Pacitan yaitu alat-alat batu kasar menyerupai kapak perimbas yang ujungnya lancip. Manusia purba muncul pertama kali pada zaman Paleolitikum atau Zaman Batu Tua yang dimulai sekitar 3,3 juta tahun yang lalu hingga Pleistosen akhir sekitar 11.650 tahun yang lalu. Peradaban atau hasil budaya zaman Paleolitikum ini dibagi menjadi dua yaitu Kebudayaan Pacitan dan Kebudayaan Ngandong.

“Bahkan ditemukan dua kerangka manusia prasejarah ras Austrialoid di Goa Song Terus dan ras Mongoloid di Goa Song Keplek. Cukup bukti bahwa indikasi Punung sebagai pusat peradaban masa lampau itu memang benar. Tak heran jika sejarawan mencatat Poenoeng sebagai ibukota prasejarah,” katanya.

Terakhir ia menegaskan, masyarakat Pacitan memiliki budaya yang luhur berupa nilai tepa selira, sapa aruh, gotong royong, anggah ungguh yang terpatri dalam sanubari. Sebab, kebudayaan ibukota prasejarah tidak akan pernah ditemukan di daerah lain.

“Ya, kan sudah jelas bukti dan daya dukungnya. Jadi kita perlu berdiskusi untuk membuktikan kebenaran serta bukti-bukti sejarah dengan referensi yang kuat. Apalagi bicara sejarah Pacitan itu sendiri jangan statement ngalor ngidul. Itu sama halnya mewariskan kebohongan kepada generasi kita,” ujarnya saat ditemui TIMES Indonesia di kediamannya, Sanggar Jagrag, terkait pengembalian jati diri Pacitan sebagai ibukota prasejarah. (Yf/red)

Tags: #PACITANBUDAYAWANSEJARAH
SendShare56Tweet35
Previous Post

Great World Casino Majestic majestic slots casino euro french Slots Groupement Don Produits

Next Post

Television free poker machines queen of the nile Online game Online

Admin Berita Pacitan

Admin Berita Pacitan

Next Post

Television free poker machines queen of the nile Online game Online

Tutup Latsar CPNS, Wabup Gagarin Minta ASN Bertindak Profesional Dan Inovatif

Tutup Latsar CPNS, Wabup Gagarin Minta ASN Bertindak Profesional Dan Inovatif

Jauh-Jauh dari Papua Siswa Secaba Otsus Belajar pada BPBD Pacitan

Jauh-Jauh dari Papua Siswa Secaba Otsus Belajar pada BPBD Pacitan

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Petugas Satpol PP Kabupaten Pacitan saat melakukan patroli penertiban gelandangan dan pengemis di kawasan lampu merah di Pacitan, Rabu, 20 Mei 2026. (Foto: Al Ahmadi/Berita Pacitan)
Daerah

Satpol PP Pacitan Gencar Patroli, Lampu Merah Kini Sepi dari Gelandangan dan Pengemis

by Admin Berita Pacitan
May 20, 2026
0
14

Beritapacitan.com, PACITAN - Sejumlah titik lampu merah di wilayah Kabupaten Pacitan akhir-akhir ini tampak lebih tertib dan tidak lagi terlihat...

Read more
Zio Ataya Ariassafa, siswa kelas 5 SD Nuril Islam Pacitan, sukses meraih Juara 1 lomba renang pada ajang Porseni Kabupaten Pacitan 2026. (Foto: Tri Setyowati For Berita Pacitan)

Putranya Juara Renang, Wali Murid Sebut Porseni Jadi Panggung Bakat Anak-anak Pacitan

May 20, 2026
81
Polres Pacitan menunjukkan sejumlah barang bukti dalam konferensi pers pengungkapan kasus penyiraman cairan kimia terhadap pedagang tempe di Kecamatan Ngadirojo. (Foto : Sunardi Beritapacitan.com).

Polres Pacitan Ungkap Kasus Penyiraman Cairan Kimia, Dua Pelaku Diamankan

May 19, 2026
19
Kondisi PKL di Jalan Ahmad Yani Pacitan mulai tertib setelah Satpol PP melakukan pendekatan dialogis dan penataan kawasan. (Foto: Al Ahmadi/Berita Pacitan)

Strategi Dialog Satpol PP Pacitan Berbuah Hasil, PKL Selatan Alun-alun Sudi Ditertibkan

May 19, 2026
46
Tim KPK melakukan penggeledahan di rumah milik pengusaha asal Pacitan, Citra Margaretha, di Desa Bangunsari, terkait penyidikan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Ponorogo. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).

KPK Sisir Rumah Pengusaha Pacitan, Nama Citra Kembali Muncul di Pusaran Kasus Bupati Ponorogo

May 18, 2026
62

Berita Terbaru

Petugas Satpol PP Kabupaten Pacitan saat melakukan patroli penertiban gelandangan dan pengemis di kawasan lampu merah di Pacitan, Rabu, 20 Mei 2026. (Foto: Al Ahmadi/Berita Pacitan)

Satpol PP Pacitan Gencar Patroli, Lampu Merah Kini Sepi dari Gelandangan dan Pengemis

May 20, 2026
Zio Ataya Ariassafa, siswa kelas 5 SD Nuril Islam Pacitan, sukses meraih Juara 1 lomba renang pada ajang Porseni Kabupaten Pacitan 2026. (Foto: Tri Setyowati For Berita Pacitan)

Putranya Juara Renang, Wali Murid Sebut Porseni Jadi Panggung Bakat Anak-anak Pacitan

May 20, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Satpol PP Pacitan Gencar Patroli, Lampu Merah Kini Sepi dari Gelandangan dan Pengemis
  • Putranya Juara Renang, Wali Murid Sebut Porseni Jadi Panggung Bakat Anak-anak Pacitan
  • Polres Pacitan Ungkap Kasus Penyiraman Cairan Kimia, Dua Pelaku Diamankan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In