Beritapacitan.com, PACITAN – Insiden tragis terjadi di kawasan permukiman padat penduduk Dusun Pager, Desa Arjowinangun.
Seorang pengendara motor, Diva Tri Herianto (21), warga Klampok, Wanasari, Brebes, Jawa Tengah, meninggal dunia di lokasi kejadian setelah menabrak tiang listrik saat melaju dengan kecepatan tinggi di jalan gang sempit.
Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, S.H., S.I.K., M.I.K., dalam keterangan resminya.
Ia menyampaikan bahwa kecelakaan terjadi setelah adanya upaya penghentian terhadap pengendara yang diduga melakukan pelanggaran.
“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan pengendara meninggal dunia di tempat. Berdasarkan kronologi awal, pengendara diduga melakukan pelanggaran, kemudian dihentikan oleh petugas, namun tidak mengindahkan hingga terjadi kejar-kejaran,” ungkapnya. Rabu (25/3/2026).
Dalam peristiwa tersebut, pengendara terlibat kejar-kejaran dengan anggota kepolisian berinisial AIPDA (RD), hingga akhirnya terjadi kecelakaan yang menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Petugas yang terlibat saat ini tengah menjalani pemeriksaan internal oleh Polda Jawa Timur guna mendalami prosedur yang dilakukan dalam penanganan kejadian tersebut.
“Anggota kami yang terlibat saat ini sudah dalam proses pemeriksaan internal. Kami akan menangani kasus ini secara objektif dan transparan, termasuk mendalami apakah terdapat pelanggaran prosedur operasional (SOP) atau tidak,” tegasnya.
Ia menambahkan, tugas kepolisian di lapangan adalah untuk menjaga keamanan dan mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
“Tugas kami di lapangan adalah untuk mengamankan agar tidak terjadi laka lantas. Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu menggunakan helm saat berkendara demi keselamatan,” tambahnya.
Selain itu, pihak kepolisian saat ini menyatakan fokus terhadap penanganan korban dan keluarganya.
“Saat ini kami juga berfokus terhadap pihak korban,” ujarnya.
Kapolres juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Pacitan atas insiden yang terjadi, sekaligus menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Kami juga memohon maaf kepada masyarakat atas kejadian ini. Kepolisian berkomitmen untuk menangani kasus ini secara profesional dan terbuka,” pungkasnya.(*)









