Friday, May 15, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Raih WBK, PMII Pacitan Ingatkan Dispendukcapil Harus Bebas Pungli

Editor: Al Ahmadi

Editor Berita Pacitan by Editor Berita Pacitan
February 12, 2026
in Pemerintahan
Reading Time: 1min read
0
Ketua PMII Pacitan, Sunardi saat memberikan keterangan terkait raihan predikat WBK Dispendukcapil Pacitan, Kamis, 12 Februari 2026. (Foto: Dok PMII Pacitan)

Ketua PMII Pacitan, Sunardi saat memberikan keterangan terkait raihan predikat WBK Dispendukcapil Pacitan, Kamis, 12 Februari 2026. (Foto: Dok PMII Pacitan)

39
SHARES
94
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN – Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang diraih Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pacitan baru-baru ini nampaknya masih diragukan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pacitan.

Terlepas dari itu, organisasi mahasiswa itu berharap, penghargaan itu harus dibuktikan melalui praktik pelayanan yang benar-benar bersih di lapangan.

Related posts

Sepi aktivitas di Shelter PLUT Pacitan. Dari puluhan lapak yang tersedia, hanya segelintir pedagang yang bertahan, sementara pengunjung nyaris tak terlihat. Di tengah kondisi ini, target PAD justru diklaim tetap terpenuhi.(Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).

Setengah Lapak Kosong, PAD Shelter PLUT Pacitan Tetap Diklaim Tercapai

April 28, 2026
12
Kegiatan penyuluhan kesehatan oleh dokter dari UNS di Acara Cek Kesehatan Gratis yang digelar oleh Yonif TP 934 SBY di GOR Pacitan, Minggu, 19 April 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Sinergi TNI, Dinkes, dan UNS Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan

April 19, 2026
38

Ketua PMII Pacitan, Sunardi, menyampaikan bahwa WBK tidak boleh berhenti sebatas label administratif.

Menurutnya, pelayanan administrasi kependudukan merupakan sektor vital yang rawan penyimpangan jika tidak diawasi secara ketat.

“Predikat WBK bukan sekadar simbol. Jika masih ada keluhan soal biaya di luar ketentuan atau pelayanan berbelit, publik berhak mempertanyakan integritasnya,” ujar Sunardi, Kamis, 12 Februari 2026.

Ia menjelaskan, pengurusan dokumen seperti KTP-el, Kartu Keluarga, hingga akta kelahiran harus sepenuhnya bebas biaya sesuai aturan yang berlaku.

Setiap celah pungutan liar, sekecil apa pun, dinilai mencederai semangat reformasi birokrasi yang menjadi dasar pemberian predikat WBK.

Sunardi juga mengatakan pentingnya transparansi prosedur dan kepastian waktu pelayanan.

Ketidakjelasan alur administrasi berpotensi membuka ruang praktik tidak sehat yang merugikan masyarakat.

“Pelayanan kependudukan menyangkut hak dasar warga. Ketika akses itu dipersulit atau dibebani biaya tidak resmi, maka yang dirugikan adalah rakyat kecil,” katanya.

Menurutnya, predikat WBK semestinya menjadi tolok ukur peningkatan kualitas pelayanan, bukan tameng dari kritik publik.

Konsistensi integritas aparatur, lanjut dia, menjadi kunci agar penghargaan tersebut tidak kehilangan makna di mata masyarakat.

PMII Pacitan menyatakan akan terus mengawal isu pelayanan publik sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial, sekaligus memastikan tata kelola pemerintahan daerah berjalan bersih dan akuntabel.(*)

Tags: #PMII PACITANAdministrasi KependudukanDispendukcapil PacitanPC PMII PacitanPelayanan PublikpungliWBK
SendShare16Tweet10
Previous Post

Disperkimtan Pacitan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-281 Pacitan

Next Post

Resmi Dilantik, PC PMII Pacitan Tegaskan Mitra Kritis-Solutif Pembangunan Daerah

Editor Berita Pacitan

Editor Berita Pacitan

Next Post
Pengurus Cabang PMII Pacitan Masa Khidmat 2025–2026 resmi dilantik dengan penuh khidmat dan semangat pergerakan. (Foto : Doc. PMII Pacitan)

Resmi Dilantik, PC PMII Pacitan Tegaskan Mitra Kritis-Solutif Pembangunan Daerah

Petugas Satlantas Polres Pacitan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) usai kecelakaan adu banteng di Jalur Lintas Selatan (JLS) Pacitan, Rabu malam (18/2/2026). (Foto : Istimewa for Beritapacitan.com).

Adu Banteng di JLS Pacitan, Pemotor Terseret 30 Meter Meninggal Dunia di TKP

Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi saat menyampaikan harapan di momen hari jadi Pacitan, Kamis, 19 Februari 2026. (Foto: Sunardi Berita Pacitan)

Ketua DPRD ASB Harap Warga Kian Sejahtera di Usia Pacitan ke-281

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Suasana RDP di DPRD Pacitan, PMII mendesak pemerintah agar memperhatikan nasib guru madrasah. (Foto: PMII for Berita Pacitan)
Pendidikan

RDP di DPRD Pacitan: PMII Kawal Nasib Guru Madrasah-Hasilkan Perda Afirmasi

by Admin Berita Pacitan
May 13, 2026
0
69

Beritapacitan.com, PACITAN - Kesejahteraan guru madrasah yang disuarakan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pacitan, kini ditindaklanjuti dan dibahas dalam...

Read more
Pemilik lahan, Wildan Sarifudin, mengaku keberatan lantaran pembangunan dilakukan tanpa adanya izin yang jelas dari pihak keluarga. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com)

Bangunan Milik Perumdam Pacitan Disoal Pemilik Lahan: Jangan Seenaknya Sendiri!

May 11, 2026
186
Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung

Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung

May 10, 2026
26
Pembelajaran Sekolah Sak Ngajine di SMP Negeri 1 Pacitan, sebagai bagian dari strategi menarik minat orang tua dalam SPMB 2026. (Foto: Instagram SMP Negeri 1 Pacitan)

Gaet Minat Pendaftar, Dindik Pacitan Tawarkan Program ‘Sekolah Sak Ngajine’ di SPMB 2026

May 6, 2026
23
Ketua PC PMII Pacitan saat menyampaikan orasi, menuntut keadilan dan kesejahteraan bagi guru madrasah yang hingga kini masih terpinggirkan.(foto : PMII for Berita Pacitan).

PMII Pacitan Demo Kemenag dan DPRD, Soroti Kesejahteraan Guru Madrasah

May 4, 2026
52

Berita Terbaru

Suasana RDP di DPRD Pacitan, PMII mendesak pemerintah agar memperhatikan nasib guru madrasah. (Foto: PMII for Berita Pacitan)

RDP di DPRD Pacitan: PMII Kawal Nasib Guru Madrasah-Hasilkan Perda Afirmasi

May 13, 2026
Pemilik lahan, Wildan Sarifudin, mengaku keberatan lantaran pembangunan dilakukan tanpa adanya izin yang jelas dari pihak keluarga. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com)

Bangunan Milik Perumdam Pacitan Disoal Pemilik Lahan: Jangan Seenaknya Sendiri!

May 11, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • RDP di DPRD Pacitan: PMII Kawal Nasib Guru Madrasah-Hasilkan Perda Afirmasi
  • Bangunan Milik Perumdam Pacitan Disoal Pemilik Lahan: Jangan Seenaknya Sendiri!
  • Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In