Beritapacitan.com, PACITAN – Kondisi pasokan listrik di beberapa wilayah Kabupaten Pacitan kembali menjadi sorotan. Salah satunya di Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung, yang hingga kini masih mengalami gangguan arus dan ketidakstabilan daya.
Warga mengeluhkan belum adanya tindak lanjut dari PLN, meski laporan resmi telah disampaikan sejak beberapa waktu lalu.
Pemerintah Desa Klesem sebelumnya telah melaporkan gangguan listrik kepada pihak PLN setelah dilakukan pengecekan lapangan. Namun hingga kini belum ada kejelasan maupun langkah konkret yang dirasakan masyarakat.
Aliran listrik justru dinilai semakin memburuk, bahkan tak jarang daya yang masuk ke rumah warga tidak cukup untuk menyalakan lampu.
“Dulu pihak PLN datang dan melakukan pengecekan. Pihak desa juga sudah membuat laporan administrasi sesuai permintaan, tapi hasilnya nihil. Sekarang malah makin parah, lampu sering redup bahkan mati total,” ujar Anis Putri, warga setempat, Selasa, (11/11/2025).
Menurutnya, ketidakstabilan listrik ini telah mengganggu aktivitas warga sehari-hari, terutama pada sore hari. Peralatan rumah tangga tidak bisa digunakan dengan normal, dan berbagai kegiatan yang bergantung pada listrik ikut terdampak.
“Kalau sore, saat warga mulai beraktivitas, listrik sudah mulai drop. Untuk masak saja sudah tidak kuat, malam lampu sering redup bahkan mati,” lanjutnya.
Sebelumnya, pada 8 September 2025 lalu, pihak PLN Pacitan sempat meninjau kondisi kelistrikan di Desa Klesem. Mereka meminta laporan resmi dari pemerintah desa untuk ditindaklanjuti secara administratif.
Laporan tersebut telah disusun dan diserahkan, namun belum ada tindakan nyata di lapangan. Kondisi ini menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat.
Mereka menilai pelayanan PLN belum sepenuhnya dirasakan, terutama di wilayah pedesaan yang jauh dari pusat kota.
“Kami ini juga pelanggan resmi PLN, tapi seperti dianaktirikan. Kami harap ada solusi cepat, bukan janji lagi,” tambah Anis.
Kepala Desa Klesem, Mangsuri, membenarkan bahwa hingga kini belum ada tindak lanjut dari pihak PLN setelah laporan disampaikan oleh pemerintah desa.
“Dari pihak PLN belum ada tindak lanjut sama sekali. Kami sudah mengirimkan laporan dan menunggu hasil pengecekan lanjutan, tapi belum ada kabar.” ujar Mangsuri.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan terbaru dari pihak PLN terkait kelanjutan penanganan listrik di wilayah tersebut.
Warga berharap PLN segera menurunkan tim teknis untuk melakukan pengecekan ulang dan memperkuat jaringan listrik, agar masyarakat tidak terus-menerus dirugikan akibat daya yang tak stabil.(*)










