Sunday, March 15, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Laka Laut Kerap Terjadi, Separuh Lebih Nelayan Pacitan Disebut Tak Bisa Berenang

Editor : Al Ahmadi

Sunardi by Sunardi
October 13, 2025
in Pemerintahan
Reading Time: 1min read
0
Petugas gabungan dari BPBD, TNI, dan Polairud mengevakuasi jenazah nelayan yang ditemukan setelah hilang di perairan Pacitan. Tragedi ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan dan kewaspadaan saat melaut. (Foto: Sunardi Berita Pacitan)

Petugas gabungan dari BPBD, TNI, dan Polairud mengevakuasi jenazah nelayan yang ditemukan setelah hilang di perairan Pacitan. Tragedi ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan dan kewaspadaan saat melaut. (Foto: Sunardi Berita Pacitan)

25
SHARES
61
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN – Ironi masih menyelimuti dunia kelautan di Kabupaten Pacitan.

Meski hidup bergantung dari laut, ternyata sebagian besar nelayan di daerah berjuluk Kota 1001 Goa ini tidak bisa berenang.

Related posts

Ketua PMII Pacitan, Sunardi saat memberikan keterangan terkait raihan predikat WBK Dispendukcapil Pacitan, Kamis, 12 Februari 2026. (Foto: Dok PMII Pacitan)

Raih WBK, PMII Pacitan Ingatkan Dispendukcapil Harus Bebas Pungli

February 12, 2026
77
Disperkimtan Pacitan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-281 Pacitan

Disperkimtan Pacitan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-281 Pacitan

February 11, 2026
12

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan, Bambang Mahendrawan, mengungkapkan, dari total sekitar 4.000 nelayan, hanya sekitar 2.500 yang sudah terdaftar secara resmi.

Lebih memprihatinkan lagi, lebih dari separuh di antaranya tidak memiliki kemampuan dasar berenang.

“Lebih dari 60 persen nelayan kita ternyata tidak bisa berenang. Tapi banyak yang merasa ribet membawa atau memakai life jacket. Padahal alat itu bisa menyelamatkan nyawa,” jelas Bambang, Senin, 13 Oktober 2025.

Pun tingginya risiko kecelakaan laut, termasuk kasus nelayan tenggelam, masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah Pacitan.

“Kami rutin menyampaikan kondisi cuaca berdasarkan perkiraan BMKG, baik harian maupun mingguan. Misalnya ketika ombak di Laut Jawa berpotensi mencapai dua meter, kami langsung sampaikan sebagai bentuk peringatan, kewaspadaan, dan kehati-hatian bagi nelayan,” terangnya soal upaya antisipasi.

Informasi tersebut, lanjut Bambang, tidak hanya disampaikan melalui penyuluh lapangan, tetapi juga dapat diakses langsung melalui papan informasi di TPI.

“Pak Bupati juga sudah memberikan bantuan alat keselamatan, termasuk life jacket, serta asuransi kerja bagi nelayan. Kita semua tidak berharap ada musibah, tapi ketika itu terjadi, ada perlindungan yang memayungi mereka,” imbuhnya.

Oleh karena itu, pihaknya mendorong pemerintah desa pesisir untuk membuat aturan yang mewajibkan setiap perahu membawa alat keselamatan sebelum berangkat.

Ia mengatakan, keselamatan nelayan bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi juga tanggung jawab bersama antara negara dan masyarakat pesisir.

“Kita ini bangsa maritim, tapi jangan sampai semangat melaut justru mengabaikan keselamatan. Laut bukan tempat menantang takdir, tapi ruang untuk hidup dengan kehati-hatian,” tutupnya.(*)

Tags: Berita PacitanBMKG PacitanBPBD PacitanDinas Perikanan PacitanEvakuasi NelayanKesadaran KeselamatanKeselamatan NelayanLaut SelatanMaritim PacitanPacitan Tanggap DaruratPemerintah Daerah PacitanPeringatan CuacaPolairud PacitanTNITragedi Laut Pacitan
SendShare10Tweet6
Previous Post

Dindik Pacitan Tanam Nilai Religi di Sekolah Lewat Lomba Hari Santri 2025

Next Post

Pengelolaan Limbah B3 di Pacitan Masih Terkendala SDM dan Anggaran

Sunardi

Sunardi

Jurnalis Berita Pacitan yang bekerja di Wilayah Pacitan

Next Post
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pacitan, Yoni Kristanto, saat ditemui di kantornya, Kamis 16/10/2025. (foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Pengelolaan Limbah B3 di Pacitan Masih Terkendala SDM dan Anggaran

Kepala Bidang Penyehatan Lingkungan dan Air Minum Dinas PUPR Pacitan, Tonny Setyo Nugroho saat menjelaskan konsep baru drainase trotoar, Kamis, 16 Oktober 2025. (Foto: Feri Irawan for Berita Pacitan).

Desain Eksisting Sulitkan Petugas Saat Pembersihan, PUPR Pacitan Wacanakan Konsep Baru

Para peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pacitan mengikuti upacara pembukaan Kejuaraan Tarkam 2025 yang digelar di GOR setempat. Ajang ini menjadi wadah mempererat silaturahmi dan menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan masyarakat. (foto: Sunardi Berita Pacitan)

Pacitan Kembali Dipercaya Gelar Kejuaraan Tarkam, Satu-satunya di Jawa Timur

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Sisa kembang api, plastik jajanan, dan botol minuman berserakan di jalan usai kegiatan Ronthek Gugah Sahur di Pacitan. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).
Daerah

Usai Ronthek Gugah Sahur di Pacitan, Sampah Berserakan di Sepanjang Jalur Peserta

by Sunardi
March 15, 2026
0
31

Beritapacitan.com, PACITAN - Euforia tradisi Ronthek Gugah Sahur yang setiap Ramadan meramaikan jalanan di Kabupaten Pacitan kembali menyisakan persoalan kebersihan....

Read more
Suasana ronthek gugah sahur di Pacitan dipadati penonton pada dini hari. Asap flare menambah dramatis kemeriahan arak-arakan kelompok ronthek yang memadati jalanan. (Foto: Sunardi / Berita Pacitan).

Sembilan Tahun Merantau, Warga Pacitan Ini Akhirnya Nonton Ronthek Langsung

March 14, 2026
29
Ratusan Miras Jowo/Ciu di musnahkan di halaman pendopo Kabupaten Pacitan oleh Polres Pacitan. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

Ratusan Botol Miras Dimusnahkan, Polres Pacitan Cipta Kondisi Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026

March 12, 2026
23
Sejumlah pompa BBM di salah satu SPBU di Kabupaten Pacitan tidak beroperasi setelah stok bahan bakar habis, Kamis 12/3/2026. (Foto : Sunardi/Beritapacitan.com)

SPBU di Pacitan Sempat Tutup, Stok BBM Diklaim Tak Langka

March 12, 2026
40
Aulia menunjukkan kue kering hasil produksi rumahan yang mulai banyak dipesan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. (Foto : Sunardi/Berita Pacitan).

Jelang Idul Fitri, Kue Nastar Rumahan di Pacitan Kebanjiran Pesanan

March 11, 2026
47

Berita Terbaru

Sisa kembang api, plastik jajanan, dan botol minuman berserakan di jalan usai kegiatan Ronthek Gugah Sahur di Pacitan. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).

Usai Ronthek Gugah Sahur di Pacitan, Sampah Berserakan di Sepanjang Jalur Peserta

March 15, 2026
Suasana ronthek gugah sahur di Pacitan dipadati penonton pada dini hari. Asap flare menambah dramatis kemeriahan arak-arakan kelompok ronthek yang memadati jalanan. (Foto: Sunardi / Berita Pacitan).

Sembilan Tahun Merantau, Warga Pacitan Ini Akhirnya Nonton Ronthek Langsung

March 14, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Usai Ronthek Gugah Sahur di Pacitan, Sampah Berserakan di Sepanjang Jalur Peserta
  • Sembilan Tahun Merantau, Warga Pacitan Ini Akhirnya Nonton Ronthek Langsung
  • Ratusan Botol Miras Dimusnahkan, Polres Pacitan Cipta Kondisi Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In