Friday, May 15, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Angka Kemiskinan Pacitan Turun, Pertumbuhan Ekonomi Tercatat 3,75 Persen

Editor: Al Ahmadi

Sunardi by Sunardi
September 24, 2025
in Pemerintahan
Reading Time: 1min read
0
Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Pacitan. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com)
53
SHARES
130
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pacitan merilis data terbaru terkait kondisi kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi daerah tahun 2025.

Berdasarkan catatan BPS, angka kemiskinan Pacitan menurun 0,11 poin, dari 13,08 persen pada 2024 menjadi 12,7 persen pada tahun ini.

Related posts

Sepi aktivitas di Shelter PLUT Pacitan. Dari puluhan lapak yang tersedia, hanya segelintir pedagang yang bertahan, sementara pengunjung nyaris tak terlihat. Di tengah kondisi ini, target PAD justru diklaim tetap terpenuhi.(Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).

Setengah Lapak Kosong, PAD Shelter PLUT Pacitan Tetap Diklaim Tercapai

April 28, 2026
12
Kegiatan penyuluhan kesehatan oleh dokter dari UNS di Acara Cek Kesehatan Gratis yang digelar oleh Yonif TP 934 SBY di GOR Pacitan, Minggu, 19 April 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Sinergi TNI, Dinkes, dan UNS Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan

April 19, 2026
38

Ketua Tim Statistik Sosial BPS Pacitan, Angga Erwina Bayu, SST, MT, menjelaskan bahwa data yang dipublikasikan saat ini merupakan angka makro.

Sementara untuk jumlah penduduk miskin secara absolut di Pacitan masih menunggu rilisan resmi BPS pada 3 Oktober 2025 melalui laman resminya.

“Angka kemiskinan yang dipublikasikan saat ini sifatnya makro, berlaku secara global di Pacitan. Sedangkan data mikro, yang lebih detail by name by address, dapat dilihat melalui Data Terpadu Sosial Nasional (DTSN) yang dikelola oleh Dinas Sosial,” terang Angga. Rabu, (24/9/2025).

Secara regional, posisi Pacitan dalam persentase kemiskinan berada di peringkat ke-7 terbawah di Jawa Timur.

Namun, untuk nilai absolut jumlah penduduk miskin, BPS masih menunggu data resmi yang akan diumumkan pada awal Oktober.

Sementara itu, terkait kondisi ekonomi daerah, Ketua Tim Nerwilis BPS Pacitan, Budi Hartono, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Pacitan pada 2025 tercatat sebesar 3,75 persen dan presentase ekonomi berada pada urutan ke-35 atau urut ke-4 dari bawah.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh beberapa sektor, di antaranya jasa pemerintahan, pendidikan, kesehatan, serta sektor konstruksi yang menunjukkan peningkatan aktivitas.

“Pertumbuhan ekonomi sebesar 3,75 persen ini tidak lepas dari kontribusi sektor jasa dan konstruksi. Aktivitas di sektor-sektor ini memberi dampak luas, baik bagi buruh yang memperoleh upah maupun bagi pengusaha yang mendapatkan keuntungan,” jelas Budi.

Meski posisi Pacitan dalam peta pertumbuhan ekonomi Jawa Timur masih relatif rendah, Budi menekankan bahwa tren pertumbuhan tetap memberi sinyal positif.

“Mudah-mudahan data indikator yang dirilis BPS dapat dimanfaatkan secara maksimal, baik oleh pemerintah, pelaku usaha, maupun media, untuk mendukung upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Pacitan,” tambahnya.(*)

Tags: #PACITAN
SendShare21Tweet13
Previous Post

Jumlah Pengawas Kemenag Pacitan Sangat Terbatas, Empat Orang Membina Ribuan Guru

Next Post

SBY Hadiri Festival Resik Kali di Sukoharjo, Penari di Atas Gethek Jadi Sorotan

Sunardi

Sunardi

Jurnalis Berita Pacitan yang bekerja di Wilayah Pacitan

Next Post
Putra daerah Pacitan sekaligus Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyapa warga dalam Festival Resik Kali 2025 di Desa Sukoharjo. (Foto : Sunardi Berita Pacitan).

SBY Hadiri Festival Resik Kali di Sukoharjo, Penari di Atas Gethek Jadi Sorotan

Plt. Sekretaris Dinas Sosial Pacitan, Luky Puspitosari, saat memberikan keterangan terkait perkembangan Sekolah Rakyat di Pacitan yang kuotanya belum terpenuhi hingga 24 September 2025. (Foto Al Ahmadi Berita Pacitan).

Kuota Sekolah Rakyat Pacitan Belum Terpenuhi, Dinsos Pastikan Proses Belajar Tetap Jalan

Kepala Disparbudpora Pacitan, Turmudi, menjelaskan persiapan dan pengembangan fasilitas destinasi wisata menjelang liburan akhir tahun, Kamis (25/9/2025). (Foto : Sunardi Berita Pacitan).

Disparbudpora Pacitan Siapkan Langkah Strategis Sektor Wisata Jelang Akhir Tahun

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Suasana RDP di DPRD Pacitan, PMII mendesak pemerintah agar memperhatikan nasib guru madrasah. (Foto: PMII for Berita Pacitan)
Pendidikan

RDP di DPRD Pacitan: PMII Kawal Nasib Guru Madrasah-Hasilkan Perda Afirmasi

by Admin Berita Pacitan
May 13, 2026
0
69

Beritapacitan.com, PACITAN - Kesejahteraan guru madrasah yang disuarakan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pacitan, kini ditindaklanjuti dan dibahas dalam...

Read more
Pemilik lahan, Wildan Sarifudin, mengaku keberatan lantaran pembangunan dilakukan tanpa adanya izin yang jelas dari pihak keluarga. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com)

Bangunan Milik Perumdam Pacitan Disoal Pemilik Lahan: Jangan Seenaknya Sendiri!

May 11, 2026
186
Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung

Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung

May 10, 2026
26
Pembelajaran Sekolah Sak Ngajine di SMP Negeri 1 Pacitan, sebagai bagian dari strategi menarik minat orang tua dalam SPMB 2026. (Foto: Instagram SMP Negeri 1 Pacitan)

Gaet Minat Pendaftar, Dindik Pacitan Tawarkan Program ‘Sekolah Sak Ngajine’ di SPMB 2026

May 6, 2026
23
Ketua PC PMII Pacitan saat menyampaikan orasi, menuntut keadilan dan kesejahteraan bagi guru madrasah yang hingga kini masih terpinggirkan.(foto : PMII for Berita Pacitan).

PMII Pacitan Demo Kemenag dan DPRD, Soroti Kesejahteraan Guru Madrasah

May 4, 2026
52

Berita Terbaru

Suasana RDP di DPRD Pacitan, PMII mendesak pemerintah agar memperhatikan nasib guru madrasah. (Foto: PMII for Berita Pacitan)

RDP di DPRD Pacitan: PMII Kawal Nasib Guru Madrasah-Hasilkan Perda Afirmasi

May 13, 2026
Pemilik lahan, Wildan Sarifudin, mengaku keberatan lantaran pembangunan dilakukan tanpa adanya izin yang jelas dari pihak keluarga. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com)

Bangunan Milik Perumdam Pacitan Disoal Pemilik Lahan: Jangan Seenaknya Sendiri!

May 11, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • RDP di DPRD Pacitan: PMII Kawal Nasib Guru Madrasah-Hasilkan Perda Afirmasi
  • Bangunan Milik Perumdam Pacitan Disoal Pemilik Lahan: Jangan Seenaknya Sendiri!
  • Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In