Wednesday, April 29, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Baritan, Tradisi Tolak Bala dan Syukur Leluhur Digelar di Dusun Wati Pacitan

Editor: Al Ahmadi

Sunardi by Sunardi
July 20, 2025
in Pariwisata
Reading Time: 2min read
0
Baritan, Tradisi Tolak Bala dan Syukur Leluhur Digelar di Dusun Wati Pacitan
72
SHARES
176
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN — Upacara adat Baritan kembali digelar dengan khidmat oleh masyarakat Dusun Wati, Desa Gawang, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, pada Minggu (20/7/2025).

Tradisi tahunan ini merupakan warisan budaya leluhur yang masih lestari hingga kini sebagai bentuk tolak bala sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Related posts

Suasana camping di Pantai Buyutan Pacitan yang semakin diminati wisatawan. (Foto: Instagram @_hrnndoo)

Asyik dan Nyaman, Wisata di Pantai Buyutan Pacitan Didukung Fasilitas Lengkap

January 25, 2026
290
Suasana sore di Pantai Pancer Door Pacitan, saat langit senja berpadu dengan garis laut selatan. Pantai di pusat kota ini menjadi ruang favorit warga dan wisatawan untuk menikmati sunset sekaligus aktivitas pesisir. ( Foto : Istimewa For Beritapacitan.com)

Pacitan Surganya Pantai Unik, Ini Rekomendasi Wisata yang Wajib Dikunjungi

December 27, 2025
66

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Pacitan, Sukanto menjelaskan, upacara adat Baritan sarat akan simbolisme spiritual.

“Baritan berasal dari kata rid atau wiridan yang berarti memohon petunjuk dan perlindungan. Karena pengaruh dialek lokal, istilah tersebut kemudian berubah menjadi Baritan,” terangnya.

Secara historis, tradisi ini dipercaya telah ada sejak tahun 1896, pertama kali digelar oleh tokoh masyarakat bernama Ki Porso Singo Yudro sebagai respon atas wabah penyakit yang melanda desa.

Sejak saat itu, Baritan dilaksanakan setiap tahun, tepatnya pada hari Senin atau Kamis bulan Suro (Muharram dalam penanggalan Hijriah), yang diyakini sebagai bulan sakral.

Rangkaian upacara dimulai sejak pagi hari dengan berbagai persiapan, seperti menyiapkan sesaji dan perlengkapan ritual.

Sesaji yang disiapkan antara lain kambing kendit, dua ayam tulak, dan hasil bumi dari warga setempat. Paraga atau pembawa perlengkapan seperti tombak dan payung juga turut mengambil peran penting dalam prosesi.

Puncak upacara digelar saat tengah hari di perempatan Dusun Wati, titik yang diyakini sebagai pertemuan energi dari lima arah yang disebut Ponco Boyo.

Kelima arah tersebut mewakili potensi bahaya yang harus dinetralisir, mulai dari bencana, kemiskinan, hingga gangguan keamanan.

Tokoh-tokoh adat seperti sesepuh, juru kunci, pembawa sesaji, dan penari tayub mengambil peran penting dalam pelaksanaan Baritan.

Prosesi ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi warga serta menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya harmoni dengan alam dan sesama.

 

Disbudparpora Pacitan pun terus mendorong pelestarian upacara adat ini sebagai kekayaan budaya lokal yang bernilai luhur.

“Baritan bukan hanya warisan sejarah, tetapi juga refleksi kearifan lokal masyarakat Pacitan dalam menjaga keseimbangan hidup,” pungkasnya.

Tags: #PACITAN
SendShare29Tweet18
Previous Post

Kolaborasi Jaga Bumi di Pancer Door, DLH Pacitan Ajak Warga Aktif Rawat Wisata

Next Post

Lenyap Dilalap Api, Kakek Produsen Kerupuk Asal Pacitan Harus Memulai Usaha dari Nol

Sunardi

Sunardi

Jurnalis Berita Pacitan yang bekerja di Wilayah Pacitan

Next Post
Abdul Rohman (67), perajin kerupuk asal Baleharjo, Pacitan, bersama seorang warga menyusuri puing-puing rumah produksinya yang hangus dilalap api, Selasa (22/7/2025). Seluruh peralatan usaha miliknya ludes terbakar dalam insiden tersebut. (Foto: Sunardi/BeritaPacitan.com)

Lenyap Dilalap Api, Kakek Produsen Kerupuk Asal Pacitan Harus Memulai Usaha dari Nol

Mahasiswa PMII Pacitan menyapa generasi muda di SDN 2 Glinggangan dalam rangkaian kegiatan PMII Menginspirasi.(Foto: Sunardi Berita Pacitan)

PMII Pacitan Tancap Gas, Lawan Angka Anak Tak Sekolah Lewat Gerakan Edukatif

GP Ansor Pacitan resmi meluncurkan buku 'Dalil Amaliyah Ahlussunnah Wal Jama’ah' dalam pembukaan PKD & PKD Dirosah Ula. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

GP Ansor Pacitan Gelar PKD & PKD Dirosah Ula, Luncurkan Buku Dalil Amaliyah Aswaja

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Sepi aktivitas di Shelter PLUT Pacitan. Dari puluhan lapak yang tersedia, hanya segelintir pedagang yang bertahan, sementara pengunjung nyaris tak terlihat. Di tengah kondisi ini, target PAD justru diklaim tetap terpenuhi.(Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).
Pemerintahan

Setengah Lapak Kosong, PAD Shelter PLUT Pacitan Tetap Diklaim Tercapai

by Sunardi
April 28, 2026
0
6

Beritapacitan.com, PACITAN - Kondisi Shelter Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Pacitan kian memprihatinkan. Separuh lapak tampak kosong dan aktivitas perdagangan...

Read more
Agus Salim memberikan sambutan usai ditetapkan sebagai Ketua IKA PMII Pacitan periode 2026–2031 dalam Muscab-III di Gedung DPRD Pacitan, Minggu (26/4/2026). (Foto: Yusuf Arifa'i for Beritapacitan.com)

Agus Salim Nahkodai IKA PMII Pacitan 2026- 2031, Tegaskan Arah Gerakan Berdampak

April 26, 2026
12
Petani di Pacitan tetap mengolah lahan di tengah ancaman musim kering, memanfaatkan sisa curah hujan dan dukungan sarana irigasi untuk menjaga produktivitas pertanian. (Foto : Sunardi / Beritapacitan.com).

Petani Diminta Bergerak Cepat, DKPP Pacitan Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Kekeringan

April 23, 2026
19
Tiang listrik roboh dan menimpa rumah warga di kawasan Pasar Gayam, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Rabu (22/4/2026).(Foto: Warga for Beritapacitan.com)

Tiang Listrik Tumbang Timpa Rumah Warga di Pacitan, Keluhan Tak Kunjung Ditindaklanjuti

April 22, 2026
137
Kegiatan penyuluhan kesehatan oleh dokter dari UNS di Acara Cek Kesehatan Gratis yang digelar oleh Yonif TP 934 SBY di GOR Pacitan, Minggu, 19 April 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Sinergi TNI, Dinkes, dan UNS Gelar Cek Kesehatan Gratis di GOR Pacitan

April 19, 2026
36

Berita Terbaru

Sepi aktivitas di Shelter PLUT Pacitan. Dari puluhan lapak yang tersedia, hanya segelintir pedagang yang bertahan, sementara pengunjung nyaris tak terlihat. Di tengah kondisi ini, target PAD justru diklaim tetap terpenuhi.(Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).

Setengah Lapak Kosong, PAD Shelter PLUT Pacitan Tetap Diklaim Tercapai

April 28, 2026
Agus Salim memberikan sambutan usai ditetapkan sebagai Ketua IKA PMII Pacitan periode 2026–2031 dalam Muscab-III di Gedung DPRD Pacitan, Minggu (26/4/2026). (Foto: Yusuf Arifa'i for Beritapacitan.com)

Agus Salim Nahkodai IKA PMII Pacitan 2026- 2031, Tegaskan Arah Gerakan Berdampak

April 26, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Setengah Lapak Kosong, PAD Shelter PLUT Pacitan Tetap Diklaim Tercapai
  • Agus Salim Nahkodai IKA PMII Pacitan 2026- 2031, Tegaskan Arah Gerakan Berdampak
  • Petani Diminta Bergerak Cepat, DKPP Pacitan Siapkan Strategi Hadapi Ancaman Kekeringan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In