Wednesday, February 25, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Inovasi Ramah Lingkungan, PMII Pacitan Kenalkan Alat Pembakaran Sampah Minim Asap ke DLH

Editor: Al Ahmadi

Diki Kurnia by Diki Kurnia
May 14, 2025
in Pendidikan
Reading Time: 1min read
0
Inovasi Ramah Lingkungan, PMII Pacitan Kenalkan Alat Pembakaran Sampah Minim Asap ke DLH

Meski dibuat dari bahan sederhana, seperti drum bekas serta peralatan gerinda, bor, dan las, efektivitas alat ini dinilai tinggi. (Foto: Diki Kurnia/Beritapacitan.com)

9
SHARES
22
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN – Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pacitan menghadirkan terobosan ramah lingkungan berupa alat pembakaran sampah minim asap.

Inovasi ini diperkenalkan secara langsung kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pacitan dalam kunjungan pada Rabu, 14 Mei 2025.

Related posts

Suasana kelas di salah satu sekolah di Pacitan yang tengah mengalami kekosongan posisi Kepala Sekolah. Harapan besar tertuju pada pemerintah daerah untuk segera melakukan pengisian jabatan. (Foto: Istimewa / Berita Pacitan)

98 Sekolah di Pacitan Kosong Kepala Sekolah, Dindik Targetkan Pengisian Rampung Februari 2026

January 14, 2026
71
Ilustrasi siswa SD di Pacitan tampak antusias mengerjakan soal US. (Foto : Doc. Info Pacitan)

Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan

January 8, 2026
9

Alat pembakaran yang dikembangkan oleh Muhammad Afif Fahruzzainuddin ini memanfaatkan drum bekas yang dimodifikasi sedemikian rupa, dilengkapi lubang-lubang airflow yang berfungsi mengarahkan asap kembali ke ruang pembakaran.

Hasilnya, asap yang keluar sangat minim, sehingga proses pembakaran menjadi lebih bersih dan aman.

“Asap yang terbentuk akan masuk kembali dan terbakar ulang, sehingga emisinya sangat rendah. Api pun tetap terkendali di dalam wadah,” ujar Afif kepada Beritapacitan.com.

Meski dibuat dari bahan sederhana, seperti drum bekas serta peralatan gerinda, bor, dan las, efektivitas alat ini dinilai tinggi.

Sampah kering dapat dibakar dengan cepat dan bersih, sementara sampah basah tetap bisa diolah meski menghasilkan sedikit lebih banyak asap.

Proses pembuatan alat ini bukan tanpa tantangan. Afif mengaku cukup kesulitan mencari drum bekas yang layak pakai dan harus pandai membagi waktu antara perkuliahan dan pekerjaan.

Namun, semangat untuk memberikan solusi nyata bagi permasalahan sampah membuatnya terus maju hingga alat ini berhasil diuji coba.

Soal biaya, alat ini tergolong ekonomis. Untuk ukuran kecil, pembuatannya hanya memerlukan biaya sekitar Rp300.000 hingga Rp350.000, sedangkan ukuran besar berkisar Rp500.000 hingga Rp600.000. Jika diproduksi secara massal, biaya ini bahkan bisa ditekan lebih rendah.

Afif berharap alat ini bisa dikenal luas dan dimanfaatkan oleh masyarakat. “Dengan alat ini, sampah bisa langsung dibakar secara mandiri, tanpa menimbulkan polusi berlebih. Setidaknya bisa mengurangi penumpukan di tempat pembuangan akhir,” pungkasnya. (*)

Tags: #PMII PACITAN
SendShare4Tweet2
Previous Post

Delapan Titik Sumur Pertanian Dibangun di Pacitan, DKPP Fokus Pantau Progres

Next Post

PMII Layangkan Empat Tuntutan Keras kepada Satpol-PP Pacitan

Diki Kurnia

Diki Kurnia

Jurnalis aktif di media online Beritapacitan.com Saat ini aktif melakukan peliputan di wilayah Kabupaten Pacitan. Berkomitmen untuk memberikan yang terbaik melalui profesinya.

Next Post
PMII Layangkan Empat Tuntutan Keras kepada Satpol-PP Pacitan

PMII Layangkan Empat Tuntutan Keras kepada Satpol-PP Pacitan

Komunitas PACE Dukung Pendidikan Inklusif di Pacitan

Komunitas PACE Dukung Pendidikan Inklusif di Pacitan

PMII Pacitan Apresiasi Razia Kos-Kosan oleh Aparat, Usulkan Jadi Agenda Rutin

PMII Pacitan Apresiasi Razia Kos-Kosan oleh Aparat, Usulkan Jadi Agenda Rutin

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Pemasangan stiker ini sebagai bagian dari pendataan dan validasi penerima bantuan sosial agar tepat sasaran serta meningkatkan transparansi program kesejahteraan masyarakat. (Foto : Sunardi Berita Pacitan).
Daerah

Dinsos Pacitan Belum Kantongi Data Valid Rumah Berstiker Prasejahtera

by Sunardi
February 25, 2026
0
1

Beritapacitan.com, PACITAN - Program pemasangan stiker rumah prasejahtera di Kabupaten Pacitan hingga akhir Februari 2026 belum sepenuhnya terpetakan secara detail....

Read more
Salah satu paket Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima siswa sekolah dasar di Kecamatan Kebonagung, Selasa, 24 Februari 2026. (Foto: Dok. Wali Murid)

Terima Satu Belimbing dan Abon, Wali Siswa di Pacitan Protes Menu MBG Tak Wajar

February 24, 2026
844
Ketua PC PMII Pacitan, Sunardi, menyoroti serius kondisi penerangan Jalan Lintas Selatan (JLS) yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara. Minimnya lampu penerangan di sejumlah titik disebut menjadi perhatian bersama agar tidak terus memakan korban. (Foto : Dok PMII Pacitan for Beritapacitan.com).

Makan Puluhan Korban, PMII Pacitan Minta Penerangan JLS Segera Dibenahi

February 21, 2026
58
Aktivitas lalu lintas di pusat Kota Pacitan terpantau ramai. Sejumlah titik persimpangan yang telah terpasang perangkat ETLE statis masih menunggu proses pengaktifan. Satlantas Polres Pacitan saat ini mengoptimalkan mobil incar (ETLE mobile) untuk meningkatkan penindakan pelanggaran secara elektronik di wilayah hukum Pacitan. (Foto: Sunadi Berita Pacitan).

ETLE Statis Belum Aktif, Satlantas Pacitan Optimalkan Mobil Incar di 2026

February 20, 2026
26
Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi saat menyampaikan harapan di momen hari jadi Pacitan, Kamis, 19 Februari 2026. (Foto: Sunardi Berita Pacitan)

Ketua DPRD ASB Harap Warga Kian Sejahtera di Usia Pacitan ke-281

February 19, 2026
11

Berita Terbaru

Pemasangan stiker ini sebagai bagian dari pendataan dan validasi penerima bantuan sosial agar tepat sasaran serta meningkatkan transparansi program kesejahteraan masyarakat. (Foto : Sunardi Berita Pacitan).

Dinsos Pacitan Belum Kantongi Data Valid Rumah Berstiker Prasejahtera

February 25, 2026
Salah satu paket Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima siswa sekolah dasar di Kecamatan Kebonagung, Selasa, 24 Februari 2026. (Foto: Dok. Wali Murid)

Terima Satu Belimbing dan Abon, Wali Siswa di Pacitan Protes Menu MBG Tak Wajar

February 24, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Dinsos Pacitan Belum Kantongi Data Valid Rumah Berstiker Prasejahtera
  • Terima Satu Belimbing dan Abon, Wali Siswa di Pacitan Protes Menu MBG Tak Wajar
  • Makan Puluhan Korban, PMII Pacitan Minta Penerangan JLS Segera Dibenahi
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In