Friday, January 9, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Tergerus Kultur, Petani Milenial di Pacitan Terancam Punah

Admin Berita Pacitan by Admin Berita Pacitan
February 5, 2024
in Ekonomi
Reading Time: 1min read
0
Tergerus Kultur, Petani Milenial di Pacitan Terancam Punah
31
SHARES
76
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN– Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, mencatat bahwa minat generasi milenial untuk bertani kian merosot. Kultur atau budaya di sekitar lingkungan menjadi penyebab utama.

“Banyak dari milenial beralih ke pekerjaan di kota. Pertanian dianggap kurang menarik dan kurang menghasilkan,” ungkap Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Agus Rustamto, pada Senin (5/2/2024).

Related posts

Warga menunjukkan tempat proses pengolahan pupuk kompos berbahan kotoran sapi di bekas bangunan TPS 3R Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Kamis, 9 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos

January 9, 2026
45
Kader PMII Pacitan mengikuti doa bersama dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H di Sekretariat Cabang PMII Pacitan, Sabtu malam (13/9/2025). (Foto : Sunardi Berita Pacitan).

PMII Pacitan Gelar Do’a Bersama Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

September 13, 2025
55

Agus menjelaskan bahwa penurunan drastis minat petani ini dipengaruhi oleh beberapa kultur masyarakat setempat yang dianggap sebagai penyebab utama.

“Banyak petani milenial cenderung lebih memilih pekerjaan di sektor non-pertanian, terinspirasi oleh tren urbanisasi dan gaya hidup modern,” imbuhnya.

“Ditambah lagi, keterbatasan dukungan infrastruktur dan teknologi di sektor pertanian turut mengintervensi, sehingga minat anak muda cenderung ke arah modernisasi,” sambungnya.

Agus memaparkan bahwa terdapat enam teori untuk mengembangkan minat pemuda di sektor pertanian, yaitu: pemerintah, finansial, kultur, supporting, SDM, dan marketing.

“Kami memandang masih kurang satu poin. Kita tahu bahwa pemerintah sudah andil, lembaga KUR sudah ada, support keluarga berupa lahan juga sudah ada. Termasuk pasar juga tersedia,” urainya.

Agus menyebutkan, SDM anak muda di Pacitan hampir mayoritas bergelar sarjana. Tapi sangat disayangkan kultur di wilayah menggiring anak muda enggan menjadi petani.

Sebagai upaya mengatasi penurunan minat petani milenial, DKPP Pacitan mengembangkan program pendampingan dan bimbingan bagi generasi muda yang tertarik berkecimpung dalam pertanian.

“Tujuannya untuk memberikan pemahaman lebih dalam tentang potensi dan keuntungan sektor pertanian yang sering dipandang sebelah mata,” jelas Agus.

Selain itu, Pemkab Pacitan saat ini tengah merancang insentif finansial melalui berbagai program untuk memantik partisipasi anak muda agar kian aktif di sektor pertanian.

“Harapannya, langkah-langkah ini dapat memberikan dorongan positif dan mengubah tren penurunan minat petani milenial di Pacitan menjadi pertumbuhan yang berkelanjutan,” pungkas Agus Rustamto. (Im/yf/Red)

Source: Imam
Tags: #PACITANPERTANIAN
SendShare12Tweet8
Previous Post

Rasakan Sensasi Pedas Menggigit Mie Huh Hah, Kuliner Kekinian Khas Pacitan

Next Post

Berbakti Tanpa Batas, Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan Jualan Es Teh Jumbo Bantu Keuangan Keluarga

Admin Berita Pacitan

Admin Berita Pacitan

Next Post
Berbakti Tanpa Batas, Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan Jualan Es Teh Jumbo Bantu Keuangan Keluarga

Berbakti Tanpa Batas, Mahasiswa STKIP PGRI Pacitan Jualan Es Teh Jumbo Bantu Keuangan Keluarga

Belum Puas Tetapkan 7 Tersangka Korupsi Balai Teknik Perkeretaapian Medan, Kejagung Garap Pejabat Kemenhub

Belum Puas Tetapkan 7 Tersangka Korupsi Balai Teknik Perkeretaapian Medan, Kejagung Garap Pejabat Kemenhub

Cicipi Roti Lapis Surabaya di Pacitan, Inovasi Rasa yang Menggugah Selera

Cicipi Roti Lapis Surabaya di Pacitan, Inovasi Rasa yang Menggugah Selera

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Warga menunjukkan tempat proses pengolahan pupuk kompos berbahan kotoran sapi di bekas bangunan TPS 3R Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Kamis, 9 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)
Ekonomi

Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos

by Sunardi
January 9, 2026
0
45

Beritapacitan.com, PACITAN - Ketika Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan mangkrak...

Read more
Ilustrasi siswa SD di Pacitan tampak antusias mengerjakan soal US. (Foto : Doc. Info Pacitan)

Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan

January 8, 2026
7
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pacitan, Sugeng Santoso, saat memberikan keterangan terkait pendampingan petani muda dan peran kelompok tani, Selasa, 6 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

Petani Muda Pacitan Diminta Gabung Poktan, DKPP Papar Keuntungannya

January 6, 2026
25
Bangunan TPS 3R Kebonagung tampak kosong tanpa aktivitas pengolahan. Mesin, ruang kerja, dan fasilitas yang dibangun dengan anggaran ratusan juta rupiah tidak difungsikan, menegaskan lemahnya perencanaan dan keberlanjutan program TPS 3R. (Foto : Sunardi/Berita Pacitan).

DLH Pusing, Banyak TPS 3R di Kabupaten Pacitan Tak Berfungsi Optimal 

January 5, 2026
63
Kasi Pendma Kemenag Pacitan Wisnu Bowo memaparkan kondisi madrasah dan tantangan kesejahteraan ribuan guru swasta di Pacitan. (Foto: Sunardi Beritapacitan.com)

2.174 Guru Madrasah Swasta di Pacitan Belum Sejahtera, Ini Biangnya

January 5, 2026
374

Berita Terbaru

Warga menunjukkan tempat proses pengolahan pupuk kompos berbahan kotoran sapi di bekas bangunan TPS 3R Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Kamis, 9 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos

January 9, 2026
Ilustrasi siswa SD di Pacitan tampak antusias mengerjakan soal US. (Foto : Doc. Info Pacitan)

Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan

January 8, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos
  • Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan
  • Petani Muda Pacitan Diminta Gabung Poktan, DKPP Papar Keuntungannya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In