Friday, May 15, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Kekerasan Anak dan Perempuan di Pacitan: Guru dan Pacar Jadi Pelaku

Editor: Al Ahmadi

Admin Berita Pacitan by Admin Berita Pacitan
March 31, 2026
in Peristiwa
Reading Time: 2min read
0
Kekerasan terhadap anak dan perempuan yang masih menjadi ancaman serius, dengan pelaku kerap berasal dari lingkungan terdekat korban. (Foto: Ilustrasi Canva)

Kekerasan terhadap anak dan perempuan yang masih menjadi ancaman serius, dengan pelaku kerap berasal dari lingkungan terdekat korban. (Foto: Ilustrasi Canva)

69
SHARES
168
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN – Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Pacitan pada triwulan pertama 2026 tercatat menurun dibanding tahun sebelumnya.

Meski demikian, praktik kekerasan masih terjadi dan didominasi kasus pelecehan seksual.

Related posts

Pemilik lahan, Wildan Sarifudin, mengaku keberatan lantaran pembangunan dilakukan tanpa adanya izin yang jelas dari pihak keluarga. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com)

Bangunan Milik Perumdam Pacitan Disoal Pemilik Lahan: Jangan Seenaknya Sendiri!

May 11, 2026
193
Suasana halalbihalal dan puncak HPN di Pacitan, Selasa, 7 April 2026. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com)

Sekda Pacitan Sampaikan Ini di Puncak Resepsi HPN 2026 dan Halalbihalal FPPA

April 7, 2026
13

Kepala DPKB-PPPA Pacitan, Jayuk Susilaningtyas, mengungkapkan, selama periode Januari hingga Maret 2026 terdapat enam kasus yang ditangani.

Dari jumlah tersebut, satu kasus bahkan melibatkan empat korban sekaligus.

“Kalau dibandingkan dengan tahun kemarin, tahun ini menurun. Saat ini ada enam kasus, dan satu kasus itu korbannya ada empat,” ujar Jayuk, Selasa, 31 Maret 2026.

Berdasarkan data yang dihimpun, kasus yang terjadi meliputi pencabulan serta pencabulan disertai ancaman pornografi.

Lokasi kejadian pun beragam, mulai dari tempat wisata di wilayah Pringkuku, media sosial seperti WhatsApp, lingkungan sekolah, hingga rumah pelaku di wilayah Donorojo.

Sejumlah kasus bahkan terjadi di lingkungan sekolah, yang seharusnya menjadi ruang aman bagi anak.

Selain itu, modus ancaman melalui media digital juga menjadi perhatian, seiring dengan adanya kasus yang melibatkan tekanan dan intimidasi berbasis platform komunikasi.

Ia menjelaskan, jenis kekerasan yang paling dominan adalah pelecehan seksual.

Korban mayoritas merupakan anak perempuan berusia 11 hingga 16 tahun, yang tersebar di sejumlah wilayah seperti Pringkuku, Bandar, dan Donorojo.

Lebih memprihatinkan, pelaku dalam sejumlah kasus justru berasal dari lingkar terdekat korban, mulai dari pacar, mantan pacar, hingga oknum guru.

“Pelakunya dari orang terdekat, ada pacarnya, mantan pacarnya, bahkan ada juga gurunya. Ini karena karakter pelakunya,” tegasnya.

Meski demikian, Jayuk memastikan seluruh korban telah mendapatkan pendampingan, baik secara psikologis maupun dalam proses hukum.

“Dari kasus yang ada, semuanya sudah kami lakukan pendampingan,” tambahnya.

Untuk menekan angka kekerasan, DPKB-PPPA Pacitan terus menggencarkan upaya pencegahan melalui kolaborasi lintas sektor.

Pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, kepolisian, serta melakukan edukasi ke sekolah, desa, hingga tingkat kecamatan.

“Kami sudah bekerja sama dengan dinas pendidikan, Polres, serta melakukan edukasi ke sekolah, desa, dan kecamatan. Target kami ke depan angka kekerasan terhadap anak dan perempuan bisa terus menurun,” jelasnya.

Ia menegaskan, anak dan perempuan merupakan kelompok rentan yang harus mendapatkan perlindungan maksimal dari semua pihak.

“Anak dan perempuan ini adalah kelompok rentan, sehingga perlu perhatian bersama,” pungkasnya. (*)

Tags: #PACITANDPPKB PPPA PacitanKekerasan Seksual
SendShare28Tweet17
Previous Post

Hadir di Pacitan, Yonif TP 934 SBY Perkuat Peran Strategis TNI Jaga Stabilitas Wilayah

Next Post

Sekda Pacitan Sampaikan Ini di Puncak Resepsi HPN 2026 dan Halalbihalal FPPA

Admin Berita Pacitan

Admin Berita Pacitan

Next Post
Suasana halalbihalal dan puncak HPN di Pacitan, Selasa, 7 April 2026. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com)

Sekda Pacitan Sampaikan Ini di Puncak Resepsi HPN 2026 dan Halalbihalal FPPA

Perumda Air Minum Pacitan memastikan pasokan air masih aman, sembari menyiapkan strategi distribusi jika kemarau panjang terjadi. (Foto: Sunardi/BeritaPacitan.com)

Hadapi Potensi Kemarau Panjang, Perumdam Pacitan Klaim Debit Air Aman

Drs. Eko Setyoranu saat memberikan keterangan terkait fokus kedepan usai resmi menjadi DPRD Pacitan, Rabu, 8 April 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Usai Disumpah Sebagai PAW, Ini Fokus Eko Setyoranu di DPRD Pacitan

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Suasana RDP di DPRD Pacitan, PMII mendesak pemerintah agar memperhatikan nasib guru madrasah. (Foto: PMII for Berita Pacitan)
Pendidikan

RDP di DPRD Pacitan: PMII Kawal Nasib Guru Madrasah-Hasilkan Perda Afirmasi

by Admin Berita Pacitan
May 13, 2026
0
69

Beritapacitan.com, PACITAN - Kesejahteraan guru madrasah yang disuarakan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pacitan, kini ditindaklanjuti dan dibahas dalam...

Read more
Pemilik lahan, Wildan Sarifudin, mengaku keberatan lantaran pembangunan dilakukan tanpa adanya izin yang jelas dari pihak keluarga. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com)

Bangunan Milik Perumdam Pacitan Disoal Pemilik Lahan: Jangan Seenaknya Sendiri!

May 11, 2026
193
Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung

Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung

May 10, 2026
26
Pembelajaran Sekolah Sak Ngajine di SMP Negeri 1 Pacitan, sebagai bagian dari strategi menarik minat orang tua dalam SPMB 2026. (Foto: Instagram SMP Negeri 1 Pacitan)

Gaet Minat Pendaftar, Dindik Pacitan Tawarkan Program ‘Sekolah Sak Ngajine’ di SPMB 2026

May 6, 2026
23
Ketua PC PMII Pacitan saat menyampaikan orasi, menuntut keadilan dan kesejahteraan bagi guru madrasah yang hingga kini masih terpinggirkan.(foto : PMII for Berita Pacitan).

PMII Pacitan Demo Kemenag dan DPRD, Soroti Kesejahteraan Guru Madrasah

May 4, 2026
52

Berita Terbaru

Suasana RDP di DPRD Pacitan, PMII mendesak pemerintah agar memperhatikan nasib guru madrasah. (Foto: PMII for Berita Pacitan)

RDP di DPRD Pacitan: PMII Kawal Nasib Guru Madrasah-Hasilkan Perda Afirmasi

May 13, 2026
Pemilik lahan, Wildan Sarifudin, mengaku keberatan lantaran pembangunan dilakukan tanpa adanya izin yang jelas dari pihak keluarga. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com)

Bangunan Milik Perumdam Pacitan Disoal Pemilik Lahan: Jangan Seenaknya Sendiri!

May 11, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • RDP di DPRD Pacitan: PMII Kawal Nasib Guru Madrasah-Hasilkan Perda Afirmasi
  • Bangunan Milik Perumdam Pacitan Disoal Pemilik Lahan: Jangan Seenaknya Sendiri!
  • Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In