Friday, May 15, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Hidup Sebatang Kara, Nenek Kadinem Pacitan Tinggal di Rumah Tak Layak Huni

Editor : Al Ahmadi

Sunardi by Sunardi
August 13, 2025
in Uncategorized
Reading Time: 1min read
0
Kondisi Mbah Kadinem, seorang dhuafa yang hidup sebatang kara di RT 07, RW 02 Dusun Krajan, Desa Wonosidi, Kecamatan Tulakan, Kab. Pacitan, tinggal dalam kondisi rumah yang tidak layak huni. (Foto: Petarung Kehidupan for Berita Pacitan).

Kondisi Mbah Kadinem, seorang dhuafa yang hidup sebatang kara di RT 07, RW 02 Dusun Krajan, Desa Wonosidi, Kecamatan Tulakan, Kab. Pacitan, tinggal dalam kondisi rumah yang tidak layak huni. (Foto: Petarung Kehidupan for Berita Pacitan).

137
SHARES
335
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN – Hidup di usia senja seharusnya menjadi masa menikmati ketenangan bersama keluarga.

Namun, nasib berbeda dialami Kadinem (65), seorang lansia dhuafa yang tinggal seorang diri di RT 07, RW 02, Dusun Krajan, Desa Wonosidi, Kecamatan Tulakan, Kabupaten Pacitan.

Related posts

Korban terjatuh usai diduga terlibat kejar-kejaran dengan petugas kepolisian sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di tempat. Rabu (25/3/2026).(Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).

Dikejar Polisi, Pemotor Tewas Tabrak Tiang di Pacitan

March 25, 2026
480
Petugas Satlantas Polres Pacitan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) usai kecelakaan adu banteng di Jalur Lintas Selatan (JLS) Pacitan, Rabu malam (18/2/2026). (Foto : Istimewa for Beritapacitan.com).

Adu Banteng di JLS Pacitan, Pemotor Terseret 30 Meter Meninggal Dunia di TKP

February 18, 2026
569

Perempuan sepuh ini menjalani hari-harinya di rumah yang sudah tidak layak huni.

Atapnya bocor, dinding mulai rapuh, dan lantai tanah yang dingin menjadi saksi bisu kehidupannya yang penuh keterbatasan.

Miris dengan Kondisi rumah yang tidak layak huni, beratapkan esbes. (Foto: Petarung Kehidupan for Berita Pacitan).
Miris dengan Kondisi rumah yang tidak layak huni, beratapkan esbes. (Foto: Petarung Kehidupan for Berita Pacitan).

Sejak lama, ia hidup tanpa pasangan dan tidak pernah memiliki anak.

Keluarga terdekatnya hanyalah seorang ponakan yang tinggal berbeda rumah.

Dwi Susilo, perwakilan Komunitas Petarung Kehidupan yang baru-baru ini menjenguk Mbah Kadinem, menceritakan kondisi terakhirnya.

“Kondisinya sehat, Mas. Kemarin saya rawat, saya mandikan. Beliau memang butuh perhatian lebih, terutama soal tempat tinggalnya yang sudah tidak layak,” ujar Dwi Susilo kepada Beritapacitan.com, Rabu, 13 Agustus 2025.

Sementara itu, Kepala Desa Wonosidi, Sugeng, menjelaskan bahwa Mbah Kadinem memiliki keterbatasan mental yang mempengaruhi kehidupannya sehari-hari.

“Kalau dikatakan gila ya tidak gila, tapi memang tidak tahu baca-tulis, hitungan, dan ada keterbatasan mental. Dulu dari pihak desa pernah memberi bantuan untuk pembuatan rumah. Peliharaan kambing pun harus diletakkan di dalam rumah. Menurut saya, memang ada gangguan mental,” kata Sugeng saat dikonfirmasi.

Sugeng menegaskan bahwa pihak desa belum pernah merekomendasikan Mbah Kadinem untuk terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) maupun Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Alasannya, bantuan dalam bentuk uang dinilai rawan disalahgunakan oleh pihak lain.

“Karena Mbah Kadinem tidak tahu nominal uang. Jadi lebih aman kalau bantuan diberikan dalam bentuk barang,” jelasnya.

Meski begitu, pihak desa secara berkala memberikan bantuan kebutuhan pokok dan memastikan ada relawan yang sesekali membersihkan rumah Mbah Kadinem.(*)

Tags: #PACITANbantuan sosialberitapacitanBLTKemiskinanketerbatasan mentalkisah kemanusiaankomunitas sosiallansia dhuafapemerintah desaPKHpotret kemiskinanrelawanrumah tak layak huniTULAKANWonosidi
SendShare55Tweet34
Previous Post

300 Tukang Becak dan Kusir Dokar di Pacitan Terima Bantuan dari Baznas

Next Post

Kapolres Pacitan Tegaskan Komitmen Tindak Tegas Kasus Korupsi

Sunardi

Sunardi

Jurnalis Berita Pacitan yang bekerja di Wilayah Pacitan

Next Post
Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, memastikan pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi praktik korupsi di Pacitan. (Foto: Sunardi Berita Pacitan).

Kapolres Pacitan Tegaskan Komitmen Tindak Tegas Kasus Korupsi

Upacara Hari Pramuka ke-64 mengikuti jalannya upacara dengan khidmat di alun-alun Pacitan. (Foto: Kwarcab Pacitan For Sunardi Beritapacitan.com).

Hari Pramuka 64, Pacitan Teguhkan Janji dan Hormati Pahlawan

Selamat HUT Ke 80 RI, oleh Camat Tulakan

Selamat HUT Ke 80 RI, oleh Camat Tulakan

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Suasana RDP di DPRD Pacitan, PMII mendesak pemerintah agar memperhatikan nasib guru madrasah. (Foto: PMII for Berita Pacitan)
Pendidikan

RDP di DPRD Pacitan: PMII Kawal Nasib Guru Madrasah-Hasilkan Perda Afirmasi

by Admin Berita Pacitan
May 13, 2026
0
69

Beritapacitan.com, PACITAN - Kesejahteraan guru madrasah yang disuarakan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Pacitan, kini ditindaklanjuti dan dibahas dalam...

Read more
Pemilik lahan, Wildan Sarifudin, mengaku keberatan lantaran pembangunan dilakukan tanpa adanya izin yang jelas dari pihak keluarga. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com)

Bangunan Milik Perumdam Pacitan Disoal Pemilik Lahan: Jangan Seenaknya Sendiri!

May 11, 2026
186
Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung

Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung

May 10, 2026
26
Pembelajaran Sekolah Sak Ngajine di SMP Negeri 1 Pacitan, sebagai bagian dari strategi menarik minat orang tua dalam SPMB 2026. (Foto: Instagram SMP Negeri 1 Pacitan)

Gaet Minat Pendaftar, Dindik Pacitan Tawarkan Program ‘Sekolah Sak Ngajine’ di SPMB 2026

May 6, 2026
23
Ketua PC PMII Pacitan saat menyampaikan orasi, menuntut keadilan dan kesejahteraan bagi guru madrasah yang hingga kini masih terpinggirkan.(foto : PMII for Berita Pacitan).

PMII Pacitan Demo Kemenag dan DPRD, Soroti Kesejahteraan Guru Madrasah

May 4, 2026
52

Berita Terbaru

Suasana RDP di DPRD Pacitan, PMII mendesak pemerintah agar memperhatikan nasib guru madrasah. (Foto: PMII for Berita Pacitan)

RDP di DPRD Pacitan: PMII Kawal Nasib Guru Madrasah-Hasilkan Perda Afirmasi

May 13, 2026
Pemilik lahan, Wildan Sarifudin, mengaku keberatan lantaran pembangunan dilakukan tanpa adanya izin yang jelas dari pihak keluarga. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com)

Bangunan Milik Perumdam Pacitan Disoal Pemilik Lahan: Jangan Seenaknya Sendiri!

May 11, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • RDP di DPRD Pacitan: PMII Kawal Nasib Guru Madrasah-Hasilkan Perda Afirmasi
  • Bangunan Milik Perumdam Pacitan Disoal Pemilik Lahan: Jangan Seenaknya Sendiri!
  • Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In