Sunday, May 10, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Ekonomi Religi

Mushola Kompleks Makam Ki Ageng Setiyoso Klesem Pacitan Kini Resmi Dibuka

Editor: Al Ahmadi

Sunardi by Sunardi
July 25, 2025
in Religi
Reading Time: 2min read
0
Ratusan warga memadati halaman kompleks makam Ki Ageng Setiyoso saat malam peresmian Mushola Mbah Tiyoso, Jumat (25/7/2025). (Foto: Sunardi/Berita Pacita)

Ratusan warga memadati halaman kompleks makam Ki Ageng Setiyoso saat malam peresmian Mushola Mbah Tiyoso, Jumat (25/7/2025). (Foto: Sunardi/Berita Pacita)

64
SHARES
155
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN – Suasana khidmat menyelimuti malam Jum’at, 25 Juli 2025, saat ratusan warga memadati kompleks makam Ki Ageng Setiyoso atau Mbah Tiyoso, di Dusun Duren, Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung, Pacitan.

Pada malam penuh berkah tersebut, Mushola yang diberi nama Al-Fattah kini diresmikan dan dibuka untuk digunakan ibadah.

Related posts

Ucapan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah oleh Disdagnaker Pacitan

Ucapan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah oleh Disdagnaker Pacitan

March 19, 2026
21
Kader PMII Pacitan mengikuti doa bersama dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H di Sekretariat Cabang PMII Pacitan, Sabtu malam (13/9/2025). (Foto : Sunardi Berita Pacitan).

PMII Pacitan Gelar Do’a Bersama Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

September 13, 2025
61

Panitia Pembangunan Mushola Al-Fattah, Kyai Syahid menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya pembangunan mushola ini serta apresiasi kepada semua pihak yang turut mendukung.

“Alhamdulillah, kita bisa mendirikan bangunan kokoh ini. Terima kasih atas segala bantuan, baik tenaga, pikiran, maupun materi. Ini bukti nyata cinta kita terhadap warisan dakwah para leluhur,” ungkapnya dengan haru, Jum’at malam (25/7/2025).

Suasana khidmat pembacaan tahlil dan doa bersama dalam rangka peresmian Mushola Mbah Tiyoso di kompleks makam Ki Ageng Setiyoso, Dusun Duren, Desa Klesem, Pacitan. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)
Suasana khidmat pembacaan tahlil dan doa bersama dalam rangka peresmian Mushola Mbah Tiyoso di kompleks makam Ki Ageng Setiyoso, Dusun Duren, Desa Klesem, Pacitan. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Ia menyebut, tempat ibadah yang di bangun swadaya masyarakat itu menjadi simbol kebangkitan semangat dakwah para leluhur yang telah menanamkan nilai-nilai Islam di Pacitan sejak ratusan tahun silam.

Dalam rangkaian acara, Kepala Dusun Duren, Imam Mameni, secara simbolis meresmikan mushola dengan doa bersama dan pembukaan pintu utama bangunan.

“Mushola ini bukan hanya milik warga Dusun Duren, tapi rumah spiritual untuk siapa saja. Mari kita rawat bersama sebagai pusat ibadah dan pelestarian nilai-nilai Islam yang ramah,” pesannya.

Acara dimulai dengan pembacaan tahlil yang dipimpin Kyai Sanusi, dilanjutkan dengan sambutan para tokoh masyarakat dan tausiyah keagamaan yang menambah kehangatan suasana.

Acara semakin khidmat dengan lantunan shalawat dan tausiyah KH. Sutrisno, Ketua PCNU Pacitan. Dalam pesannya, ia mengajak masyarakat meneladani dakwah para wali yang penuh kelembutan.

“Islam masuk ke Pacitan lewat jalur akhlak dan budaya, bukan dengan kekerasan. Mushola ini menjadi tonggak untuk meneruskan semangat itu-semangat dakwah yang berlandaskan cinta, bukan amarah,” tutur Sutrisno.

Jejak Dakwah Ki Ageng Setiyoso

Ki Ageng Setiyoso dikenal sebagai tokoh penting penyebar Islam di Pacitan pada abad ke-16. Diutus oleh Sunan Kalijaga, beliau membuka wilayah baru dan menanamkan ajaran Islam dengan pendekatan budaya, bersama tokoh lain seperti Ki Ageng Petung dan Ki Ageng Posong.

Kompleks makam Mbah Tiyoso selama ini dikenal sebagai tempat ziarah spiritual yang sarat karomah. Salah satu kisah legendaris menyebutkan bahwa pasukan Belanda pernah tersesat saat mencoba melewati kawasan ini.

Tak hanya meninggalkan nilai spiritual, Mbah Tiyoso juga mewariskan pusaka sakral keris Pamengkang Jagad, yang hingga kini dijaga keturunannya sebagai simbol kekuatan batin dan warisan sejarah.

Warga berharap peresmian mushola ini menjadi awal tumbuhnya pusat peradaban spiritual berbasis lokal yang terus menyinari kehidupan umat.

“Merawat mushola ini sama artinya dengan menjaga warisan Islam yang diwariskan dengan ikhlas, semangat gotong royong, cinta agama, dan penghormatan kepada leluhur,” tutur seorang warga.(*)

Tags: dusun duren klesemimam mamenikecamatan kebonagung pacitankh sutrisnokyai syahidmakam ki ageng setiyosomakam mbah tiyoso pacitanmushola ki ageng setiyosomushola mbah tiyosoPCNU PACITANperesmian mushola pacitanpusaka pamengkang jagadsejarah dakwah pacitansunan kalijagawisata religi pacitanziarah makam pacitan
SendShare26Tweet16
Previous Post

GP Ansor Pacitan Gelar PKD & PKD Dirosah Ula, Luncurkan Buku Dalil Amaliyah Aswaja

Next Post

280 Batang Rokok Tanpa Cukai Diamankan Satpol PP dalam Razia Gabungan

Sunardi

Sunardi

Jurnalis Berita Pacitan yang bekerja di Wilayah Pacitan

Next Post
Satpol PP Pacitan bersama aparat gabungan melakukan pemeriksaan di salah satu warung di Desa Belah, Kecamatan Donorojo, dalam razia rokok ilegal. Sebanyak 280 batang rokok tanpa pita cukai berhasil diamankan. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

280 Batang Rokok Tanpa Cukai Diamankan Satpol PP dalam Razia Gabungan

Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kembali menggoreskan kuasnya di atas kanvas, kali ini di pesisir indah Pantai Klayar, Pacitan. ( Foto: Prokopim Pacitan)

SBY dan Christopher Lehmpfuhl Pamerkan Pantai Klayar Pacitan Lewat Seni Lukis

Kepala Disparbudpora, Turmudi, memastikan optimalisasi layanan dan fasilitas di destinasi unggulan destinasi wisata Pacitan.(Foto: Sunardi/ Berita Pacitan).

Kunjungan Wisata Lesu di Bulan HUT RI, Disbudparpora Pacitan Cari Terobosan

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung
Daerah

Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung

by Admin Berita Pacitan
May 10, 2026
0
11

Beritapacitan.com, PACITAN-Kesenian tradisional tayub masih mendapat tempat di tengah masyarakat Kabupaten Pacitan. Hal itu terlihat dalam pengukuhan sekaligus pagelaran Langen...

Read more
Pembelajaran Sekolah Sak Ngajine di SMP Negeri 1 Pacitan, sebagai bagian dari strategi menarik minat orang tua dalam SPMB 2026. (Foto: Instagram SMP Negeri 1 Pacitan)

Gaet Minat Pendaftar, Dindik Pacitan Tawarkan Program ‘Sekolah Sak Ngajine’ di SPMB 2026

May 6, 2026
18
Ketua PC PMII Pacitan saat menyampaikan orasi, menuntut keadilan dan kesejahteraan bagi guru madrasah yang hingga kini masih terpinggirkan.(foto : PMII for Berita Pacitan).

PMII Pacitan Demo Kemenag dan DPRD, Soroti Kesejahteraan Guru Madrasah

May 4, 2026
32
Naila Salsabila, kader PMII Komisariat STKIP PGRI Pacitan, sukses mengharumkan nama daerah dengan meraih Juara 1 lomba microteaching tingkat nasional yang digelar UIN Sunan Kudus. (Foto : Sunardi/Beritapacitan.com).

Kader PMII Pacitan Raih Juara 1 Nasional Lomba Microteaching

May 1, 2026
82
Sepi aktivitas di Shelter PLUT Pacitan. Dari puluhan lapak yang tersedia, hanya segelintir pedagang yang bertahan, sementara pengunjung nyaris tak terlihat. Di tengah kondisi ini, target PAD justru diklaim tetap terpenuhi.(Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).

Setengah Lapak Kosong, PAD Shelter PLUT Pacitan Tetap Diklaim Tercapai

April 28, 2026
10

Berita Terbaru

Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung

Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung

May 10, 2026
Pembelajaran Sekolah Sak Ngajine di SMP Negeri 1 Pacitan, sebagai bagian dari strategi menarik minat orang tua dalam SPMB 2026. (Foto: Instagram SMP Negeri 1 Pacitan)

Gaet Minat Pendaftar, Dindik Pacitan Tawarkan Program ‘Sekolah Sak Ngajine’ di SPMB 2026

May 6, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung
  • Gaet Minat Pendaftar, Dindik Pacitan Tawarkan Program ‘Sekolah Sak Ngajine’ di SPMB 2026
  • PMII Pacitan Demo Kemenag dan DPRD, Soroti Kesejahteraan Guru Madrasah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In