Sunday, May 10, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Profesi Tukang Kayu Kian Ditinggalkan, Dawam Pacitan Pilih Tetap Bertahan

Editor: Al Ahmadi

Sunardi by Sunardi
June 3, 2025
in Ekonomi
Reading Time: 1min read
0
Seorang tukang mebel, Dawam (35), tengah fokus mengoperasikan mesin pemotong kayu di bengkel sederhananya yang terletak di kawasan Baleharjo, Pacitan. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

Seorang tukang mebel, Dawam (35), tengah fokus mengoperasikan mesin pemotong kayu di bengkel sederhananya yang terletak di kawasan Baleharjo, Pacitan. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

68
SHARES
165
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN — Pekerja di sektor industri mebel rumahan, seperti tukang kayu, mulai meninggalkan pekerjaannya. Mereka lebih memilih pekerjaan lain.

Namun berbeda dengan Dawam (35), seorang perajin mebel asal Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan.

Related posts

Suasana panggung utama Syawalan Fest yang ramai dikerumuni penonton. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Lautan Manusia Padati Syawalan Fest 2026, Momentum Silaturahmi dan Penguatan Ekonomi Warga

April 12, 2026
22
Ucapan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah oleh Disdagnaker Pacitan

Ucapan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah oleh Disdagnaker Pacitan

March 19, 2026
21

Baginya hal ini justru menjadi peluang. Pun, dia membuktikan bahwa ketekunan masih jadi kunci rezeki.

Demi menghidupi keluarga, Dawam kini menetap di rumah kontrakan sederhana di Kelurahan Baleharjo.

Dari bengkel kecil di samping rumahnya, ia mengolah kayu menjadi beragam perabot pesanan, mulai dari kursi, meja, hingga lemari. Meski hidup dalam keterbatasan, Dawam tetap menjalani profesinya dengan penuh ketelatenan dan dedikasi.

“Biasanya sekolah-sekolah pesan meja dan kursi, bisa sampai 100 set. Saya kerjakan sendiri, kadang dibantu kerabat kalau kewalahan,” ujar Dawam saat ditemui di bengkel kerjanya, Selasa (3/6/2025).

Pelanggan Dawam bukan hanya individu, tetapi juga institusi pendidikan mulai dari tingkat SD hingga SMK. Mereka mempercayakan kebutuhan mebel sekolah kepada tangan-tangan terampil Dawam.

Salah satu alasan banyak pelanggan kembali adalah harga yang bersahabat. Dawam berusaha menetapkan harga berdasarkan jenis kayu, tingkat kesulitan pengerjaan, serta detail desain, namun tetap terjangkau.

“Harga saya usahakan tetap pas di kantong. Kalau modelnya sederhana, saya kasih harga murah. Tapi kalau desainnya rumit, saya sesuaikan, dan pasti saya jelaskan dulu ke pembeli,” jelasnya.

Meski tanpa karyawan tetap, Dawam mampu menyelesaikan pesanan dalam jumlah besar. Ia mengandalkan keterampilan tangan dan ketekunan dalam setiap proses pengerjaan. Tak sedikit pelanggan yang datang dengan permintaan desain khusus.

“Banyak yang minta dibuatkan sesuai ukuran dan model sendiri. Selama saya bisa, pasti saya buatkan,” tambahnya. (*)

Tags: #PACITANMebelerTukang Kayu
SendShare27Tweet17
Previous Post

Nelayan Harus Tahu! Dinas Perikanan Pacitan Himbau Aturan Jaminan Sosial Kini Berubah

Next Post

Menanti Tarikan Kakap di Spot Memancing Sekitar Lanal Pacitan

Sunardi

Sunardi

Jurnalis Berita Pacitan yang bekerja di Wilayah Pacitan

Next Post
Para pemancing muda menikmati tantangan menangkap kakap di perairan tenang Pacitan. (Foto: Diki Kurnia/Berita Pacitan)

Menanti Tarikan Kakap di Spot Memancing Sekitar Lanal Pacitan

Ucapan Selamat Idul Adha 1446 Hijriah oleh DPKPP Pacitan

Ucapan Selamat Idul Adha 1446 Hijriah oleh DPKPP Pacitan

Relawan dari berbagai OPD dan Organisasi Masyarakat bahu-membahu membersihkan sampah dan lumpur dari aliran sungai dalam kegiatan kerja bakti di salah satu kawasan aliran sungai Jls.Cuwik, Aksi ini untuk mencegah banjir dan menjaga kebersihan lingkungan, sekaligus memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.(Foto: Sunardi /Berita Pacitan).

Ratusan Relawan Pacitan Bebersih Sungai Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung
Daerah

Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung

by Admin Berita Pacitan
May 10, 2026
0
11

Beritapacitan.com, PACITAN-Kesenian tradisional tayub masih mendapat tempat di tengah masyarakat Kabupaten Pacitan. Hal itu terlihat dalam pengukuhan sekaligus pagelaran Langen...

Read more
Pembelajaran Sekolah Sak Ngajine di SMP Negeri 1 Pacitan, sebagai bagian dari strategi menarik minat orang tua dalam SPMB 2026. (Foto: Instagram SMP Negeri 1 Pacitan)

Gaet Minat Pendaftar, Dindik Pacitan Tawarkan Program ‘Sekolah Sak Ngajine’ di SPMB 2026

May 6, 2026
18
Ketua PC PMII Pacitan saat menyampaikan orasi, menuntut keadilan dan kesejahteraan bagi guru madrasah yang hingga kini masih terpinggirkan.(foto : PMII for Berita Pacitan).

PMII Pacitan Demo Kemenag dan DPRD, Soroti Kesejahteraan Guru Madrasah

May 4, 2026
32
Naila Salsabila, kader PMII Komisariat STKIP PGRI Pacitan, sukses mengharumkan nama daerah dengan meraih Juara 1 lomba microteaching tingkat nasional yang digelar UIN Sunan Kudus. (Foto : Sunardi/Beritapacitan.com).

Kader PMII Pacitan Raih Juara 1 Nasional Lomba Microteaching

May 1, 2026
81
Sepi aktivitas di Shelter PLUT Pacitan. Dari puluhan lapak yang tersedia, hanya segelintir pedagang yang bertahan, sementara pengunjung nyaris tak terlihat. Di tengah kondisi ini, target PAD justru diklaim tetap terpenuhi.(Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).

Setengah Lapak Kosong, PAD Shelter PLUT Pacitan Tetap Diklaim Tercapai

April 28, 2026
10

Berita Terbaru

Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung

Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung

May 10, 2026
Pembelajaran Sekolah Sak Ngajine di SMP Negeri 1 Pacitan, sebagai bagian dari strategi menarik minat orang tua dalam SPMB 2026. (Foto: Instagram SMP Negeri 1 Pacitan)

Gaet Minat Pendaftar, Dindik Pacitan Tawarkan Program ‘Sekolah Sak Ngajine’ di SPMB 2026

May 6, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Tayub Tetap Hidup di Pacitan, Ratusan Warga Padati Pengukuhan Langen Tayub Kebonagung
  • Gaet Minat Pendaftar, Dindik Pacitan Tawarkan Program ‘Sekolah Sak Ngajine’ di SPMB 2026
  • PMII Pacitan Demo Kemenag dan DPRD, Soroti Kesejahteraan Guru Madrasah
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In