Wednesday, February 25, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Pacitan Naik Tipis, Jayuk: Malah Bagus

Editor: Al Ahmadi

Sunardi by Sunardi
May 20, 2025
in Peristiwa
Reading Time: 2min read
0
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (PPKB dan PPPA) Pacitan, Jayuk Susilaningtyas, M.M. (Foto: Sunardi Beritapacitan.com)

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (PPKB dan PPPA) Pacitan, Jayuk Susilaningtyas, M.M. (Foto: Sunardi Beritapacitan.com)

41
SHARES
100
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN — Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKB dan PPPA) Kabupaten Pacitan mencatat peningkatan tipis dalam jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Dari 15 kasus pada 2024, jumlahnya bertambah menjadi 17 kasus hingga pertengahan 2025.

Related posts

Para relawan di Sumatra Barat melakukan serah terima simbolis bantuan donasi dari masyarakat Pacitan senilai Rp11 juta, Jumat, 12 Desember 2025. Bantuan tersebut selanjutnya didistribusikan ke sejumlah titik terdampak banjir bandang. (Foto: Dok. Pacitan Peduli)

Dana Rp32 Juta Hasil Galang Pemuda Pacitan Tuntas Disalurkan ke Sumbar, Sumut, dan Aceh

December 12, 2025
40
AKBP Ayub Diponegoro Azhar, Kapolres Pacitan, saat memaparkan perkembangan perkara cek mahar Rp3 miliar yang tidak sah, dengan tersangka Tarman yang dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Pacitan. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

Cek Mahar Rp3 Miliar Palsu, Tarman Berujung Enam Tahun di Balik Jeruji

December 10, 2025
65

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas PPKB dan PPPA Pacitan, Jayuk Susilaningtyas, justru menyampaikan pandangan positif.

Menurutnya, kenaikan angka bukan cerminan lemahnya penanganan, melainkan indikasi meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melapor.

“Malah bagus. Kami justru dorong masyarakat berani melapor. Jika tidak ada laporan, kami tidak bisa mendampingi. Ini hasil kerja keras edukasi tentang 2P (Pelapor dan Lapor),” ucap Jayuk, Selasa, 20 Mei 2025.

Jayuk menegaskan, pelaporan merupakan langkah awal yang sangat krusial dalam proses perlindungan korban. Tanpa laporan, upaya pendampingan dan intervensi sulit dilakukan.

“Semakin banyak yang melapor, semakin banyak yang bisa kami bantu dan lindungi,” tambahnya.

Selama ini, banyak kasus kekerasan, khususnya dalam lingkup rumah tangga, tidak terdeteksi karena korban enggan melapor. Rasa takut, malu, hingga tekanan sosial masih menjadi hambatan besar.

Untuk mengatasi hal ini, Dinas PPKB dan PPPA menggencarkan sosialisasi serta membuka layanan pengaduan yang lebih mudah dan aman. Layanan konseling dan pendampingan hukum juga terus diperluas.

Lebih dari itu, berbagai elemen masyarakat dilibatkan dalam pembentukan jejaring perlindungan. Organisasi seperti Fatayat NU, PKK, lembaga pendidikan, hingga kader lapangan menjadi mitra strategis.

“Upaya pencegahan dan penanganan ini tidak bisa dikerjakan satu instansi saja. Harus ada sinergi semua pihak agar perempuan dan anak benar-benar terlindungi dari kekerasan dalam bentuk apa pun,” tegas Jayuk.

Angka Pernikahan Dini Turun Berkat Edukasi Terstruktur

Sementara itu, angka pernikahan dini di Pacitan menunjukkan tren penurunan sejak pandemi.

Jika pada masa pandemi sempat menembus lebih dari 400 pengajuan, maka pada 2023 dan 2024 jumlahnya terus menurun. Hingga pertengahan 2025, tercatat hanya sekitar tiga ratusan kasus.

Menurut Jayuk, penurunan ini tak lepas dari kebijakan edukatif dan pembentukan tim verifikasi di tingkat kecamatan.

Tim ini terdiri dari camat, penyuluh, dan pihak Kantor Urusan Agama (KUA), yang bertugas melakukan pendampingan serta edukasi pranikah.

“Tidak ada persetujuan langsung. Semua pengajuan wajib melalui edukasi. Dan sejak Agustus 2023, permohonan ke Pengadilan Agama yang tidak memenuhi syarat usia minimal 19 tahun langsung ditolak,” ungkap Jayuk.

Ia menambahkan, faktor ekonomi dan rendahnya tingkat pendidikan orang tua masih menjadi pemicu utama maraknya pernikahan dini.

“Rata-rata orang tua berlatar pendidikan SMP dan kondisi ekonomi lemah. Mereka berharap menikahkan anak bisa mengurangi beban. Padahal justru menambah beban baru,” pungkasnya. (*)

Tags: #PACITAN
SendShare16Tweet10
Previous Post

Dindik Pacitan Soroti Kasus Pelajar Berpasangan, Tekankan Peran Orang Tua dan Sekolah

Next Post

Diki Kurnia Pimpin PMII STAINU Pacitan, Siap Kawal Isu Pendidikan

Sunardi

Sunardi

Jurnalis Berita Pacitan yang bekerja di Wilayah Pacitan

Next Post
Diki Kurnia Pimpin PMII STAINU Pacitan, Siap Kawal Isu Pendidikan

Diki Kurnia Pimpin PMII STAINU Pacitan, Siap Kawal Isu Pendidikan

BKD Pacitan Tingkatkan Strategi Monitoring untuk Optimalkan Penerimaan Pajak Daerah

BKD Pacitan Tingkatkan Strategi Monitoring untuk Optimalkan Penerimaan Pajak Daerah

Kepala Dinas Perikanan Pacitan, Bambang Marhaendrawan, Rabu, 21 Mei 2025. (Foto: Diki Kurnia/Beritapacitan.com)

Dinas Perikanan Pacitan Akui Tarikan Retribusi Masih Tersendat

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Salah satu paket Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima siswa sekolah dasar di Kecamatan Kebonagung, Selasa, 24 Februari 2026. (Foto: Dok. Wali Murid)
Daerah

Terima Satu Belimbing dan Abon, Wali Siswa di Pacitan Protes Menu MBG Tak Wajar

by Sunardi
February 24, 2026
0
721

Beritapacitan.com, PACITAN - Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah-daerah menjadi perhatian, termasuk juga di Kabupaten Pacitan. Wali murid...

Read more
Ketua PC PMII Pacitan, Sunardi, menyoroti serius kondisi penerangan Jalan Lintas Selatan (JLS) yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara. Minimnya lampu penerangan di sejumlah titik disebut menjadi perhatian bersama agar tidak terus memakan korban. (Foto : Dok PMII Pacitan for Beritapacitan.com).

Makan Puluhan Korban, PMII Pacitan Minta Penerangan JLS Segera Dibenahi

February 21, 2026
58
Aktivitas lalu lintas di pusat Kota Pacitan terpantau ramai. Sejumlah titik persimpangan yang telah terpasang perangkat ETLE statis masih menunggu proses pengaktifan. Satlantas Polres Pacitan saat ini mengoptimalkan mobil incar (ETLE mobile) untuk meningkatkan penindakan pelanggaran secara elektronik di wilayah hukum Pacitan. (Foto: Sunadi Berita Pacitan).

ETLE Statis Belum Aktif, Satlantas Pacitan Optimalkan Mobil Incar di 2026

February 20, 2026
26
Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi saat menyampaikan harapan di momen hari jadi Pacitan, Kamis, 19 Februari 2026. (Foto: Sunardi Berita Pacitan)

Ketua DPRD ASB Harap Warga Kian Sejahtera di Usia Pacitan ke-281

February 19, 2026
11
Petugas Satlantas Polres Pacitan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) usai kecelakaan adu banteng di Jalur Lintas Selatan (JLS) Pacitan, Rabu malam (18/2/2026). (Foto : Istimewa for Beritapacitan.com).

Adu Banteng di JLS Pacitan, Pemotor Terseret 30 Meter Meninggal Dunia di TKP

February 18, 2026
483

Berita Terbaru

Salah satu paket Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima siswa sekolah dasar di Kecamatan Kebonagung, Selasa, 24 Februari 2026. (Foto: Dok. Wali Murid)

Terima Satu Belimbing dan Abon, Wali Siswa di Pacitan Protes Menu MBG Tak Wajar

February 24, 2026
Ketua PC PMII Pacitan, Sunardi, menyoroti serius kondisi penerangan Jalan Lintas Selatan (JLS) yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara. Minimnya lampu penerangan di sejumlah titik disebut menjadi perhatian bersama agar tidak terus memakan korban. (Foto : Dok PMII Pacitan for Beritapacitan.com).

Makan Puluhan Korban, PMII Pacitan Minta Penerangan JLS Segera Dibenahi

February 21, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Terima Satu Belimbing dan Abon, Wali Siswa di Pacitan Protes Menu MBG Tak Wajar
  • Makan Puluhan Korban, PMII Pacitan Minta Penerangan JLS Segera Dibenahi
  • ETLE Statis Belum Aktif, Satlantas Pacitan Optimalkan Mobil Incar di 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In