Sunday, April 12, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Pendidikan

LKS Tak Wajib Dibeli, Dindik Pacitan Minta Sekolah Lebih Transparan

Editor: Al Ahmadi

Admin Berita Pacitan by Admin Berita Pacitan
May 14, 2025
in Pendidikan
Reading Time: 2min read
0
LKS Tak Wajib Dibeli, Dindik Pacitan Minta Sekolah Lebih Transparan
21
SHARES
51
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN – Polemik pembelian Lembar Kerja Siswa (LKS) di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Pacitan menjadi sorotan setelah sejumlah wali murid menyampaikan keberatan.

Mereka menilai, pihak sekolah kurang terbuka dalam menyampaikan informasi terkait kebutuhan LKS.

Related posts

Suasana kelas di salah satu sekolah di Pacitan yang tengah mengalami kekosongan posisi Kepala Sekolah. Harapan besar tertuju pada pemerintah daerah untuk segera melakukan pengisian jabatan. (Foto: Istimewa / Berita Pacitan)

98 Sekolah di Pacitan Kosong Kepala Sekolah, Dindik Targetkan Pengisian Rampung Februari 2026

January 14, 2026
96
Ilustrasi siswa SD di Pacitan tampak antusias mengerjakan soal US. (Foto : Doc. Info Pacitan)

Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan

January 8, 2026
20

“Saya tidak menolak, tapi kadang merasa keberatan, apalagi ketika kondisi ekonomi sedang sulit. Selain harus membayar kegiatan sekolah, kami juga diminta membeli LKS tanpa penjelasan yang rinci,” ujar salah satu wali murid kepada Beritapacitan.com, Selasa (14/5/2025).

Menurutnya, sekolah jarang mengadakan sosialisasi atau forum khusus yang membahas tentang pembelian LKS.

“Kalau rapat wali murid, biasanya hanya membahas soal lomba atau kegiatan peringatan hari besar nasional. Tidak pernah disampaikan secara khusus mengenai LKS. Jadi kami bingung saat tiba-tiba diminta membayar,” tambahnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Budiyanto, memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa LKS bukan merupakan kewajiban yang harus dibeli oleh siswa.

“Secara aturan, pembelian LKS tidak wajib. LKS hanya berfungsi sebagai media pembelajaran tambahan, bukan sebagai sumber utama. Jika dana BOS di sekolah mencukupi, maka idealnya pihak sekolah bisa membebaskan siswa dari pembelian LKS,” jelas Budiyanto.

Namun jika dana operasional sekolah belum mencukupi, lanjut Budiyanto, maka sekolah dapat menawarkan opsi pembelian LKS kepada wali murid melalui musyawarah dan kesepakatan bersama.

“Yang terpenting, tidak ada unsur pemaksaan. Jika ada wali murid yang keberatan, tidak apa-apa jika tidak membeli,” tegasnya.

Budiyanto juga mengingatkan bahwa lembaga pendidikan telah memiliki buku teks utama yang dapat digunakan dalam proses belajar mengajar. Selain itu, siswa juga dapat memanfaatkan materi ajar dari tahun sebelumnya atau dari kakak kelas.

“Sekolah seharusnya memfasilitasi kebutuhan belajar, bukan membebani. Komunikasi dan transparansi adalah kunci. Pihak sekolah harus menyampaikan secara terbuka kepada wali murid jika ada kebutuhan tambahan seperti LKS,” imbuhnya.

Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan berharap persoalan ini menjadi evaluasi bersama agar ke depan tidak terjadi kesalahpahaman antara pihak sekolah dan wali murid.

Budiyanto menekankan pentingnya membangun kolaborasi dalam dunia pendidikan.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Ketika sekolah dan orang tua terlibat aktif dalam komunikasi yang sehat dan terbuka, maka suasana belajar yang nyaman dan berkeadilan akan terwujud,” pungkasnya.(*)

Tags: #PACITAN
SendShare8Tweet5
Previous Post

Kisah Rogo Bahu dan Lima Sumur Pepunden Tawang dalam Ritual Jangkrik Genggong Pacitan

Next Post

Delapan Titik Sumur Pertanian Dibangun di Pacitan, DKPP Fokus Pantau Progres

Admin Berita Pacitan

Admin Berita Pacitan

Next Post
Delapan Titik Sumur Pertanian Dibangun di Pacitan, DKPP Fokus Pantau Progres

Delapan Titik Sumur Pertanian Dibangun di Pacitan, DKPP Fokus Pantau Progres

Inovasi Ramah Lingkungan, PMII Pacitan Kenalkan Alat Pembakaran Sampah Minim Asap ke DLH

Inovasi Ramah Lingkungan, PMII Pacitan Kenalkan Alat Pembakaran Sampah Minim Asap ke DLH

PMII Layangkan Empat Tuntutan Keras kepada Satpol-PP Pacitan

PMII Layangkan Empat Tuntutan Keras kepada Satpol-PP Pacitan

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Suasana panggung utama Syawalan Fest yang ramai dikerumuni penonton. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)
Ekonomi

Lautan Manusia Padati Syawalan Fest 2026, Momentum Silaturahmi dan Penguatan Ekonomi Warga

by Sunardi
April 12, 2026
0
11

Beritapacitan.com, PACITAN - Gelaran Syawalan Fest 2026 di Lapangan PETA Sidoarjo (Kodim 0801 Pacitan) disambut antusias ribuan warga. Sejak dibuka...

Read more
Drs. Eko Setyoranu saat memberikan keterangan terkait fokus kedepan usai resmi menjadi DPRD Pacitan, Rabu, 8 April 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Usai Disumpah Sebagai PAW, Ini Fokus Eko Setyoranu di DPRD Pacitan

April 8, 2026
39
Perumda Air Minum Pacitan memastikan pasokan air masih aman, sembari menyiapkan strategi distribusi jika kemarau panjang terjadi. (Foto: Sunardi/BeritaPacitan.com)

Hadapi Potensi Kemarau Panjang, Perumdam Pacitan Klaim Debit Air Aman

April 8, 2026
10
Suasana halalbihalal dan puncak HPN di Pacitan, Selasa, 7 April 2026. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com)

Sekda Pacitan Sampaikan Ini di Puncak Resepsi HPN 2026 dan Halalbihalal FPPA

April 7, 2026
6
Kekerasan terhadap anak dan perempuan yang masih menjadi ancaman serius, dengan pelaku kerap berasal dari lingkungan terdekat korban. (Foto: Ilustrasi Canva)

Kekerasan Anak dan Perempuan di Pacitan: Guru dan Pacar Jadi Pelaku

March 31, 2026
155

Berita Terbaru

Suasana panggung utama Syawalan Fest yang ramai dikerumuni penonton. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Lautan Manusia Padati Syawalan Fest 2026, Momentum Silaturahmi dan Penguatan Ekonomi Warga

April 12, 2026
Drs. Eko Setyoranu saat memberikan keterangan terkait fokus kedepan usai resmi menjadi DPRD Pacitan, Rabu, 8 April 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Usai Disumpah Sebagai PAW, Ini Fokus Eko Setyoranu di DPRD Pacitan

April 8, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Lautan Manusia Padati Syawalan Fest 2026, Momentum Silaturahmi dan Penguatan Ekonomi Warga
  • Usai Disumpah Sebagai PAW, Ini Fokus Eko Setyoranu di DPRD Pacitan
  • Hadapi Potensi Kemarau Panjang, Perumdam Pacitan Klaim Debit Air Aman
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In