Friday, January 9, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Pendidikan

LKS Tak Wajib Dibeli, Dindik Pacitan Minta Sekolah Lebih Transparan

Editor: Al Ahmadi

Admin Berita Pacitan by Admin Berita Pacitan
May 14, 2025
in Pendidikan
Reading Time: 2min read
0
LKS Tak Wajib Dibeli, Dindik Pacitan Minta Sekolah Lebih Transparan
19
SHARES
46
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN – Polemik pembelian Lembar Kerja Siswa (LKS) di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Pacitan menjadi sorotan setelah sejumlah wali murid menyampaikan keberatan.

Mereka menilai, pihak sekolah kurang terbuka dalam menyampaikan informasi terkait kebutuhan LKS.

Related posts

Ilustrasi siswa SD di Pacitan tampak antusias mengerjakan soal US. (Foto : Doc. Info Pacitan)

Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan

January 8, 2026
7
Kasi Pendma Kemenag Pacitan Wisnu Bowo memaparkan kondisi madrasah dan tantangan kesejahteraan ribuan guru swasta di Pacitan. (Foto: Sunardi Beritapacitan.com)

2.174 Guru Madrasah Swasta di Pacitan Belum Sejahtera, Ini Biangnya

January 5, 2026
387

“Saya tidak menolak, tapi kadang merasa keberatan, apalagi ketika kondisi ekonomi sedang sulit. Selain harus membayar kegiatan sekolah, kami juga diminta membeli LKS tanpa penjelasan yang rinci,” ujar salah satu wali murid kepada Beritapacitan.com, Selasa (14/5/2025).

Menurutnya, sekolah jarang mengadakan sosialisasi atau forum khusus yang membahas tentang pembelian LKS.

“Kalau rapat wali murid, biasanya hanya membahas soal lomba atau kegiatan peringatan hari besar nasional. Tidak pernah disampaikan secara khusus mengenai LKS. Jadi kami bingung saat tiba-tiba diminta membayar,” tambahnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Budiyanto, memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa LKS bukan merupakan kewajiban yang harus dibeli oleh siswa.

“Secara aturan, pembelian LKS tidak wajib. LKS hanya berfungsi sebagai media pembelajaran tambahan, bukan sebagai sumber utama. Jika dana BOS di sekolah mencukupi, maka idealnya pihak sekolah bisa membebaskan siswa dari pembelian LKS,” jelas Budiyanto.

Namun jika dana operasional sekolah belum mencukupi, lanjut Budiyanto, maka sekolah dapat menawarkan opsi pembelian LKS kepada wali murid melalui musyawarah dan kesepakatan bersama.

“Yang terpenting, tidak ada unsur pemaksaan. Jika ada wali murid yang keberatan, tidak apa-apa jika tidak membeli,” tegasnya.

Budiyanto juga mengingatkan bahwa lembaga pendidikan telah memiliki buku teks utama yang dapat digunakan dalam proses belajar mengajar. Selain itu, siswa juga dapat memanfaatkan materi ajar dari tahun sebelumnya atau dari kakak kelas.

“Sekolah seharusnya memfasilitasi kebutuhan belajar, bukan membebani. Komunikasi dan transparansi adalah kunci. Pihak sekolah harus menyampaikan secara terbuka kepada wali murid jika ada kebutuhan tambahan seperti LKS,” imbuhnya.

Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan berharap persoalan ini menjadi evaluasi bersama agar ke depan tidak terjadi kesalahpahaman antara pihak sekolah dan wali murid.

Budiyanto menekankan pentingnya membangun kolaborasi dalam dunia pendidikan.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Ketika sekolah dan orang tua terlibat aktif dalam komunikasi yang sehat dan terbuka, maka suasana belajar yang nyaman dan berkeadilan akan terwujud,” pungkasnya.(*)

Tags: #PACITAN
SendShare8Tweet5
Previous Post

Kisah Rogo Bahu dan Lima Sumur Pepunden Tawang dalam Ritual Jangkrik Genggong Pacitan

Next Post

Delapan Titik Sumur Pertanian Dibangun di Pacitan, DKPP Fokus Pantau Progres

Admin Berita Pacitan

Admin Berita Pacitan

Next Post
Delapan Titik Sumur Pertanian Dibangun di Pacitan, DKPP Fokus Pantau Progres

Delapan Titik Sumur Pertanian Dibangun di Pacitan, DKPP Fokus Pantau Progres

Inovasi Ramah Lingkungan, PMII Pacitan Kenalkan Alat Pembakaran Sampah Minim Asap ke DLH

Inovasi Ramah Lingkungan, PMII Pacitan Kenalkan Alat Pembakaran Sampah Minim Asap ke DLH

PMII Layangkan Empat Tuntutan Keras kepada Satpol-PP Pacitan

PMII Layangkan Empat Tuntutan Keras kepada Satpol-PP Pacitan

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Warga menunjukkan tempat proses pengolahan pupuk kompos berbahan kotoran sapi di bekas bangunan TPS 3R Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Kamis, 9 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)
Ekonomi

Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos

by Sunardi
January 9, 2026
0
54

Beritapacitan.com, PACITAN - Ketika Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan mangkrak...

Read more
Ilustrasi siswa SD di Pacitan tampak antusias mengerjakan soal US. (Foto : Doc. Info Pacitan)

Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan

January 8, 2026
7
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pacitan, Sugeng Santoso, saat memberikan keterangan terkait pendampingan petani muda dan peran kelompok tani, Selasa, 6 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

Petani Muda Pacitan Diminta Gabung Poktan, DKPP Papar Keuntungannya

January 6, 2026
26
Bangunan TPS 3R Kebonagung tampak kosong tanpa aktivitas pengolahan. Mesin, ruang kerja, dan fasilitas yang dibangun dengan anggaran ratusan juta rupiah tidak difungsikan, menegaskan lemahnya perencanaan dan keberlanjutan program TPS 3R. (Foto : Sunardi/Berita Pacitan).

DLH Pusing, Banyak TPS 3R di Kabupaten Pacitan Tak Berfungsi Optimal 

January 5, 2026
67
Kasi Pendma Kemenag Pacitan Wisnu Bowo memaparkan kondisi madrasah dan tantangan kesejahteraan ribuan guru swasta di Pacitan. (Foto: Sunardi Beritapacitan.com)

2.174 Guru Madrasah Swasta di Pacitan Belum Sejahtera, Ini Biangnya

January 5, 2026
387

Berita Terbaru

Warga menunjukkan tempat proses pengolahan pupuk kompos berbahan kotoran sapi di bekas bangunan TPS 3R Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Kamis, 9 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos

January 9, 2026
Ilustrasi siswa SD di Pacitan tampak antusias mengerjakan soal US. (Foto : Doc. Info Pacitan)

Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan

January 8, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos
  • Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan
  • Petani Muda Pacitan Diminta Gabung Poktan, DKPP Papar Keuntungannya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In