Beritapacitan.com, PACITAN – Nelayan Pantai Kali Uluh dan masyarakat menggelar Tasyakuran Nelayan yang dirangkai dengan peringatan 1 Muharam 1448 Hijriah atau Satu Suro.
Kegiatan tahunan tersebut menjadi wujud rasa syukur atas rezeki dan keselamatan para nelayan sekaligus momentum memperkuat nilai spiritual, budaya, dan kebersamaan masyarakat pesisir.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, perayaan kali ini dikemas dengan menggabungkan tradisi tasyakuran nelayan dan peringatan tahun baru Islam.

Rangkaian kegiatan diisi doa bersama serta berbagai agenda kebudayaan yang melibatkan masyarakat setempat.
Ketua Panitia, Markaban, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia berharap para nelayan Pantai Kali Uluh senantiasa diberikan keselamatan saat melaut dan keberkahan rezeki dalam menjalankan aktivitas mencari nafkah.
“Semoga nelayan Pantai Kali Uluh selalu diberikan keselamatan dan rezeki dalam mencari kehidupan di laut,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Markaban juga menyampaikan harapan masyarakat terkait pembangunan infrastruktur di kawasan Pantai Kali Uluh.
Menurutnya, perhatian pemerintah selama ini telah memberikan manfaat nyata bagi nelayan, salah satunya melalui pembangunan talut di depan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).
Ia menilai keberadaan talut tersebut sangat membantu melindungi alat tangkap nelayan dari ancaman gelombang besar yang kerap terjadi saat musim tertentu.
“Kalau tidak ada talut itu, kemungkinan alat tangkap kami sudah banyak yang hilang saat ombak besar datang. Karena itu kami berterima kasih. Harapan kami selanjutnya adalah perbaikan jalan menuju Kali Uluh karena sangat dibutuhkan masyarakat dan nelayan,” katanya. Senin (22/6/2026).
Staf Ahli Bupati Pacitan Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Prayitno, mengaku memahami kondisi yang dihadapi masyarakat pesisir Kali Uluh.
Ia mengingat pengalamannya saat berkunjung ke kawasan tersebut beberapa waktu lalu dengan kondisi akses jalan yang masih cukup berat dilalui.
“Saya pernah ke sini dan merasakan langsung kondisi jalannya yang cukup ekstrem. Jika akses jalan diperbaiki dan diperlebar, tentu akan sangat membantu aktivitas nelayan maupun masyarakat yang datang ke kawasan ini,” ungkapnya.
Dukungan terhadap perbaikan infrastruktur juga disampaikan Ketua DPRD Pacitan, Arif Setia Budi.
Ia menyatakan akan mengupayakan pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten Pacitan agar pembangunan jalan menuju Pantai Kali Uluh dapat menjadi prioritas dalam penganggaran daerah.
“Insyaallah akan kami komunikasikan dan rencanakan bersama Bupati agar bisa dianggarkan melalui Perubahan Anggaran maupun Tahun Anggaran 2027,” tegas Arif.
Melalui Tasyakuran Nelayan yang dirangkai dengan peringatan 1 Muharam ini, masyarakat Kali Uluh tidak hanya merawat tradisi warisan leluhur, tetapi juga menegaskan harapan akan hadirnya pembangunan yang mampu mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.
Semangat syukur dan kebersamaan yang terbangun diharapkan menjadi energi positif dalam menyongsong masa depan Pantai Kali Uluh yang lebih maju.(*)








