Beritapacitan.com, PACITAN – Kekosongan jabatan kepala sekolah di Kabupaten Pacitan masih menjadi persoalan serius di sektor pendidikan.
Dari total 418 sekolah yang ada, seperempat di antaranya hingga kini belum memiliki kepala sekolah definitif.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Khemal Pandu Pratikna, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 98 sekolah dasar (SD) dan 3 sekolah menengah pertama (SMP) yang belum memiliki kepala sekolah.
“Di Dinas Pendidikan sebenarnya sudah dilakukan tes. Nama-nama calon kepala sekolah juga sudah ada, dan dalam waktu dekat akan segera kita lakukan pengisian,” ujarnya. Rabu, (14/01/2026).
Menurutnya, kekosongan ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Proses seleksi telah dilaksanakan, dan kini tinggal tahap penempatan serta administrasi lanjutan.
Dindik Pacitan menargetkan pengisian jabatan kepala sekolah dapat dituntaskan paling lambat Februari 2026.
“Kemarin kita sudah lakukan tes. Itu akan segera kita isi. Target kami paling lambat Februari 2026 seluruh sekolah sudah memiliki kepala sekolah definitif,” tegasnya.
Khemal menekankan, keberadaan kepala sekolah sangat krusial dalam menjaga kualitas manajemen pendidikan, pengambilan kebijakan sekolah, hingga stabilitas proses belajar-mengajar.
Kekosongan jabatan dinilai berpotensi menghambat efektivitas tata kelola sekolah jika tidak segera diselesaikan.
Dengan langkah percepatan ini, Dinas Pendidikan berharap tidak ada lagi sekolah yang berjalan tanpa kepemimpinan definitif, sekaligus memastikan pelayanan pendidikan di Pacitan tetap berjalan optimal dan profesional.(*)











