Saturday, March 14, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Baritan, Tradisi Tolak Bala dan Syukur Leluhur Digelar di Dusun Wati Pacitan

Editor: Al Ahmadi

Sunardi by Sunardi
July 20, 2025
in Pariwisata
Reading Time: 2min read
0
Baritan, Tradisi Tolak Bala dan Syukur Leluhur Digelar di Dusun Wati Pacitan
68
SHARES
167
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN — Upacara adat Baritan kembali digelar dengan khidmat oleh masyarakat Dusun Wati, Desa Gawang, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, pada Minggu (20/7/2025).

Tradisi tahunan ini merupakan warisan budaya leluhur yang masih lestari hingga kini sebagai bentuk tolak bala sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Related posts

Suasana camping di Pantai Buyutan Pacitan yang semakin diminati wisatawan. (Foto: Instagram @_hrnndoo)

Asyik dan Nyaman, Wisata di Pantai Buyutan Pacitan Didukung Fasilitas Lengkap

January 25, 2026
258
Suasana sore di Pantai Pancer Door Pacitan, saat langit senja berpadu dengan garis laut selatan. Pantai di pusat kota ini menjadi ruang favorit warga dan wisatawan untuk menikmati sunset sekaligus aktivitas pesisir. ( Foto : Istimewa For Beritapacitan.com)

Pacitan Surganya Pantai Unik, Ini Rekomendasi Wisata yang Wajib Dikunjungi

December 27, 2025
56

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Pacitan, Sukanto menjelaskan, upacara adat Baritan sarat akan simbolisme spiritual.

“Baritan berasal dari kata rid atau wiridan yang berarti memohon petunjuk dan perlindungan. Karena pengaruh dialek lokal, istilah tersebut kemudian berubah menjadi Baritan,” terangnya.

Secara historis, tradisi ini dipercaya telah ada sejak tahun 1896, pertama kali digelar oleh tokoh masyarakat bernama Ki Porso Singo Yudro sebagai respon atas wabah penyakit yang melanda desa.

Sejak saat itu, Baritan dilaksanakan setiap tahun, tepatnya pada hari Senin atau Kamis bulan Suro (Muharram dalam penanggalan Hijriah), yang diyakini sebagai bulan sakral.

Rangkaian upacara dimulai sejak pagi hari dengan berbagai persiapan, seperti menyiapkan sesaji dan perlengkapan ritual.

Sesaji yang disiapkan antara lain kambing kendit, dua ayam tulak, dan hasil bumi dari warga setempat. Paraga atau pembawa perlengkapan seperti tombak dan payung juga turut mengambil peran penting dalam prosesi.

Puncak upacara digelar saat tengah hari di perempatan Dusun Wati, titik yang diyakini sebagai pertemuan energi dari lima arah yang disebut Ponco Boyo.

Kelima arah tersebut mewakili potensi bahaya yang harus dinetralisir, mulai dari bencana, kemiskinan, hingga gangguan keamanan.

Tokoh-tokoh adat seperti sesepuh, juru kunci, pembawa sesaji, dan penari tayub mengambil peran penting dalam pelaksanaan Baritan.

Prosesi ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi warga serta menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya harmoni dengan alam dan sesama.

 

Disbudparpora Pacitan pun terus mendorong pelestarian upacara adat ini sebagai kekayaan budaya lokal yang bernilai luhur.

“Baritan bukan hanya warisan sejarah, tetapi juga refleksi kearifan lokal masyarakat Pacitan dalam menjaga keseimbangan hidup,” pungkasnya.

Tags: #PACITAN
SendShare27Tweet17
Previous Post

Kolaborasi Jaga Bumi di Pancer Door, DLH Pacitan Ajak Warga Aktif Rawat Wisata

Next Post

Lenyap Dilalap Api, Kakek Produsen Kerupuk Asal Pacitan Harus Memulai Usaha dari Nol

Sunardi

Sunardi

Jurnalis Berita Pacitan yang bekerja di Wilayah Pacitan

Next Post
Abdul Rohman (67), perajin kerupuk asal Baleharjo, Pacitan, bersama seorang warga menyusuri puing-puing rumah produksinya yang hangus dilalap api, Selasa (22/7/2025). Seluruh peralatan usaha miliknya ludes terbakar dalam insiden tersebut. (Foto: Sunardi/BeritaPacitan.com)

Lenyap Dilalap Api, Kakek Produsen Kerupuk Asal Pacitan Harus Memulai Usaha dari Nol

Mahasiswa PMII Pacitan menyapa generasi muda di SDN 2 Glinggangan dalam rangkaian kegiatan PMII Menginspirasi.(Foto: Sunardi Berita Pacitan)

PMII Pacitan Tancap Gas, Lawan Angka Anak Tak Sekolah Lewat Gerakan Edukatif

GP Ansor Pacitan resmi meluncurkan buku 'Dalil Amaliyah Ahlussunnah Wal Jama’ah' dalam pembukaan PKD & PKD Dirosah Ula. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

GP Ansor Pacitan Gelar PKD & PKD Dirosah Ula, Luncurkan Buku Dalil Amaliyah Aswaja

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Ratusan Miras Jowo/Ciu di musnahkan di halaman pendopo Kabupaten Pacitan oleh Polres Pacitan. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).
POLRI

Ratusan Botol Miras Dimusnahkan, Polres Pacitan Cipta Kondisi Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026

by Sunardi
March 12, 2026
0
22

Beritapacitan.com, PACITAN - Kepolisian Resor Pacitan memusnahkan ratusan botol minuman keras (miras) hasil penindakan dalam Operasi Pekat Semeru 2026 serta...

Read more
Sejumlah pompa BBM di salah satu SPBU di Kabupaten Pacitan tidak beroperasi setelah stok bahan bakar habis, Kamis 12/3/2026. (Foto : Sunardi/Beritapacitan.com)

SPBU di Pacitan Sempat Tutup, Stok BBM Diklaim Tak Langka

March 12, 2026
40
Aulia menunjukkan kue kering hasil produksi rumahan yang mulai banyak dipesan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. (Foto : Sunardi/Berita Pacitan).

Jelang Idul Fitri, Kue Nastar Rumahan di Pacitan Kebanjiran Pesanan

March 11, 2026
47
Kantor UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Pacitan Dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur. Menjelang arus mudik Lebaran 2026. (Foto: Sunardi Beeitapacitan.com)

UPT PJJ Pacitan Siagakan Alat Berat dan Tim Siaga, Antisipasi Longsor di Jalur Mudik Lebaran

March 11, 2026
15
Pengendara melintas di depan Pos pelayanan satu Polres Pacitan, Selasa (10/3/2026).

Mudik Lebaran 2026, Sejumlah Pos Pengamanan dan Layanan Darurat Disiagakan di Pacitan

March 10, 2026
19

Berita Terbaru

Ratusan Miras Jowo/Ciu di musnahkan di halaman pendopo Kabupaten Pacitan oleh Polres Pacitan. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

Ratusan Botol Miras Dimusnahkan, Polres Pacitan Cipta Kondisi Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026

March 12, 2026
Sejumlah pompa BBM di salah satu SPBU di Kabupaten Pacitan tidak beroperasi setelah stok bahan bakar habis, Kamis 12/3/2026. (Foto : Sunardi/Beritapacitan.com)

SPBU di Pacitan Sempat Tutup, Stok BBM Diklaim Tak Langka

March 12, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Ratusan Botol Miras Dimusnahkan, Polres Pacitan Cipta Kondisi Jelang Operasi Ketupat Semeru 2026
  • SPBU di Pacitan Sempat Tutup, Stok BBM Diklaim Tak Langka
  • Jelang Idul Fitri, Kue Nastar Rumahan di Pacitan Kebanjiran Pesanan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In