Beritapacitan.com, PACITAN– Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Komunitas Rumah Jurnalis Pacitan bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pacitan menggelar Workshop Jurnalistik dan Sosialisasi Melek Hukum.
Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 18 Februari 2025, di Pandan Kurun Parai Beach Resort Telengria Pacitan, dengan diikuti 50 peserta dari berbagai perguruan tinggi dan sekolah menengah di Pacitan.
Para peserta berasal dari berbagai institusi, termasuk STAINU, STKIP, STAIFA, ISIMUH, AKN, Ma’had Aly Al Tarmasi, SMA 1, SMA 2, SMK 1, SMK 2, SMK 3, Ma’arif Pacitan, SMK BK, SMK Kesehatan, serta MAN Pacitan.
Ketua Komunitas Rumah Jurnalis Pacitan, Rojihan, menekankan pentingnya kegiatan ini untuk mempersiapkan generasi muda dalam memahami dunia jurnalistik dengan baik serta memahami aspek hukum yang mengiringinya.
“Belajar jurnalistik itu bukan sekadar memahami cara menulis berita, tetapi juga tentang bagaimana menyampaikan informasi secara etis dan sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Ini penting agar para jurnalis muda bisa berkarya dengan bijak dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap peserta workshop tidak hanya mendapatkan wawasan baru, tetapi juga bisa menularkan ilmu yang didapat kepada lingkungan masing-masing.
“Peserta yang hadir di sini adalah calon intelektual dari berbagai kampus dan sekolah. Harapan kami, setelah mengikuti workshop ini, mereka bisa mengajarkan keterampilan menulis kepada teman-teman lain, sehingga ada efek domino yang positif bagi dunia pendidikan dan jurnalistik di Pacitan,” tambahnya.
Kepala Kejari Pacitan, Eri Yudianto, mengapresiasi kegiatan ini, terutama karena melibatkan jurnalis muda dari kalangan pelajar dan mahasiswa.
Menurutnya, di era digital saat ini, sangat penting bagi generasi muda untuk memahami arus informasi dan dia berharap ada kegiatan seperti ini lagi.
“Di tengah derasnya arus informasi digital, peran jurnalis kampus dan sekolah menjadi sangat krusial. Mereka harus bisa menjadi agen perubahan yang menyampaikan berita dengan benar dan bertanggung jawab. Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini dan berharap ada workshop lanjutan di masa depan,” ungkapnya.

Sesi terakhir dalam workshop ini dipandu oleh Jurnalis Times Indonesia, Yusuf Arifai, yang mengajak peserta untuk lebih kritis dalam memilah informasi, memahami teknik dasar jurnalistik yang benar, serta cara menulis berita sesuai kaidah jurnalistik.
Sebagai bagian dari kegiatan ini, Komunitas Rumah Jurnalis Pacitan juga mengadakan lomba menulis bagi peserta.
Lima karya terbaik akan mendapatkan kesempatan untuk dipublikasikan di berbagai media yang tergabung dalam komunitas tersebut.
Dengan adanya workshop ini, diharapkan lahir lebih banyak jurnalis muda yang tidak hanya memiliki keterampilan menulis yang baik, tetapi juga memiliki kesadaran hukum dalam menyampaikan informasi kepada publik.(*)