Beritapacitan.com, PACITAN— Penyakit mulu dan kuku (PMK) menjadi momok bagi para peternak di Indonesia, terutama sejak virus ini kembali merebak beberapa waktu lalu.
Namun, solusi efektif kini hadir melalui produk Biodin dan Curanex, yang tidak hanya mampu mengatasi Scabies atau kudis pada hewan ternak ruminansia, tetapi juga terbukti efektif untuk mengobati PMK.
“Biodin dan Curanex adalah produk pengobatan untuk Scabies pada ternak. Keduanya memiliki manfaat yang sama, namun berbeda dalam komposisi. Biodin terbuat dari bahan herbal, sedangkan Curanex dari bahan sintetis,” jelas Pedagang Obat Ternak, Didik Winarno, kepada Berita Pacitan.
PMK, yang disebabkan oleh virus dan dapat menyebar dengan cepat, sering kali menyebabkan kerusakan pada kuku dan mulut ternak, hingga memengaruhi produktivitas mereka.
Didik menjelaskan bahwa Biodin dan Curanex telah digunakan ribuan peternak sejak 2022 untuk mengatasi penyakit ini.
“Kedua produk ini terbukti efektif tidak hanya mengobati Scabies, tetapi juga PMK, koreng, luka, dan penyakit kulit lainnya pada hewan ternak,” tambahnya.
Cara Penggunaan yang Sederhana
Penggunaan produk ini sangat mudah, cukup dengan menyemprotkan langsung pada luka atau area yang terinfeksi.
“Hal ini memungkinkan peternak menangani masalah kesehatan ternak dengan cepat dan praktis, tanpa memerlukan peralatan khusus,” jelas Didik.
Tersedia di Toko Online dan Offline
Peternak dapat mendapatkan Biodin dan Curanex di toko milik Didik Winarno yang berlokasi di Jln. Tenggiri, Dusun Bubakan, RT/RW 03/01, Kembang, Pacitan.
Selain itu, produk ini juga tersedia di platform online seperti TikTok Shop dengan nama mh85 store dan Shopee di asfa farm store.
Untuk memastikan efektivitas, Didik menyarankan agar peternak membaca panduan penggunaan yang tertera pada kemasan sebelum mengaplikasikan produk.
Dengan khasiat yang terbukti dan kepercayaan dari ribuan peternak, Biodin dan Curanex menjadi pilihan utama dalam mengatasi masalah Scabies dan virus PMK pada ternak.
“Solusi ini memberikan harapan besar bagi peternak untuk menjaga kesehatan ternak mereka di tengah ancaman penyakit yang merugikan,” tandasnya.