Friday, January 9, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Cuaca Ekstrem, Pengusaha Grubi di Pacitan Keluhkan Mutu Ubi Anjlok Berair

Diki Kurnia by Diki Kurnia
January 16, 2025
in Ekonomi
Reading Time: 1min read
0
Cuaca Ekstrem, Pengusaha Grubi di Pacitan Keluhkan Mutu Ubi Anjlok Berair

"Seorang pekerja lokal sedang memproses bahan baku singkong untuk diolah menjadi Grubi di Pacitan, (Foto: Diki Kurnia Berita/Pacitan)

12
SHARES
30
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Berita Pacitan, PACITAN-  Akibat cuaca yang tak bersahabat, sejumlah pengusaha grubi di Pacitan mengeluhkan penurunan kualitas ubi jalar yang menjadi bahan utama produk mereka.

Ubi jalar yang seharusnya menjadi komoditas unggulan kini memiliki kandungan air yang berlebih, sehingga lebih cepat busuk dan memengaruhi proses produksi secara keseluruhan.

Related posts

Warga menunjukkan tempat proses pengolahan pupuk kompos berbahan kotoran sapi di bekas bangunan TPS 3R Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Kamis, 9 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos

January 9, 2026
53
Kader PMII Pacitan mengikuti doa bersama dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H di Sekretariat Cabang PMII Pacitan, Sabtu malam (13/9/2025). (Foto : Sunardi Berita Pacitan).

PMII Pacitan Gelar Do’a Bersama Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

September 13, 2025
55

Salah satu putra pengusaha lokal, Ahmad Ali, yang berdomisili di Klepu, Dadapan, Pringkuku, menjelaskan bahwa kondisi ubi jalar yang terlalu berair menyebabkan berbagai dampak negatif dalam proses produksi grubi.

“Waktu memasak jadi lebih lama, biasanya hanya 15 menit per masakan, sekarang bisa mencapai 30 menit karena air dalam ketela harus lebih dulu dikurangi,” jelas Ali kepada Berita Pacitan pada Rabu, 15 Januari 2025.

Hal ini juga berdampak pada penggunaan gas yang semakin boros. “Kalau biasanya gas cukup untuk 60 pcs grubi, sekarang hanya bisa untuk 30 pcs, tapi pengeluaran gas tetap sama,” imbuhnya.

Ubi jalar yang harus segera di olah untuk pembuatan grubi, (Foto: Diki Kurnia Berita/Pacitan)

Tidak hanya itu, ubi jalar yang terlalu berair juga lebih cepat mengalami pembusukan. Akibatnya, pengusaha harus segera mengolah ubi jalar begitu bahan diterima, untuk mencegah kerugian lebih besar.

“Kalau biasanya ubi jalar bisa disimpan cukup lama, sekarang harus segera diolah. Beberapa bahkan harus dibuang karena sudah busuk,” keluh Ali.

Kondisi ini memengaruhi efisiensi produksi dan meningkatkan biaya operasional para pengusaha grubi di Pacitan. Ahmad Ali berharap adanya solusi, baik dari pihak petani maupun dinas terkait, untuk mengatasi permasalahan ini, agar produksi grubi khas Pacitan tetap berjalan lancar dan berkualitas. (*)

Tags: #PACITAN
SendShare5Tweet3
Previous Post

Kejagung Geledah 2 Rumah Eks Ketua PN Surabaya, Duit Rp 21 Miliar Disit

Next Post

Baznas Pacitan Salurkan Bantuan Infak untuk Pemberdayaan UMKM dan Masyarakat

Diki Kurnia

Diki Kurnia

Jurnalis aktif di media online Beritapacitan.com Saat ini aktif melakukan peliputan di wilayah Kabupaten Pacitan. Berkomitmen untuk memberikan yang terbaik melalui profesinya.

Next Post
Baznas Pacitan Salurkan Bantuan Infak untuk Pemberdayaan UMKM dan Masyarakat

Baznas Pacitan Salurkan Bantuan Infak untuk Pemberdayaan UMKM dan Masyarakat

Rawan Picu Kemacetan, PMII Pacitan Sarankan Pengajian Gus Iqdam Pindah ke Stadion

Rawan Picu Kemacetan, PMII Pacitan Sarankan Pengajian Gus Iqdam Pindah ke Stadion

Sesi pemotretan model ala Wayang Beber Pacitan, Sabtu, 18 Januari 2025. (Foto: Diki Kurnia/Beritapacitan.com)

Unik! 10 Mahasiswa Pacitan Jadi Model Wayang Beber dalam Proyek Budaya

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Warga menunjukkan tempat proses pengolahan pupuk kompos berbahan kotoran sapi di bekas bangunan TPS 3R Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Kamis, 9 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)
Ekonomi

Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos

by Sunardi
January 9, 2026
0
53

Beritapacitan.com, PACITAN - Ketika Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan mangkrak...

Read more
Ilustrasi siswa SD di Pacitan tampak antusias mengerjakan soal US. (Foto : Doc. Info Pacitan)

Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan

January 8, 2026
7
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pacitan, Sugeng Santoso, saat memberikan keterangan terkait pendampingan petani muda dan peran kelompok tani, Selasa, 6 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

Petani Muda Pacitan Diminta Gabung Poktan, DKPP Papar Keuntungannya

January 6, 2026
26
Bangunan TPS 3R Kebonagung tampak kosong tanpa aktivitas pengolahan. Mesin, ruang kerja, dan fasilitas yang dibangun dengan anggaran ratusan juta rupiah tidak difungsikan, menegaskan lemahnya perencanaan dan keberlanjutan program TPS 3R. (Foto : Sunardi/Berita Pacitan).

DLH Pusing, Banyak TPS 3R di Kabupaten Pacitan Tak Berfungsi Optimal 

January 5, 2026
63
Kasi Pendma Kemenag Pacitan Wisnu Bowo memaparkan kondisi madrasah dan tantangan kesejahteraan ribuan guru swasta di Pacitan. (Foto: Sunardi Beritapacitan.com)

2.174 Guru Madrasah Swasta di Pacitan Belum Sejahtera, Ini Biangnya

January 5, 2026
379

Berita Terbaru

Warga menunjukkan tempat proses pengolahan pupuk kompos berbahan kotoran sapi di bekas bangunan TPS 3R Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Kamis, 9 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos

January 9, 2026
Ilustrasi siswa SD di Pacitan tampak antusias mengerjakan soal US. (Foto : Doc. Info Pacitan)

Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan

January 8, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos
  • Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan
  • Petani Muda Pacitan Diminta Gabung Poktan, DKPP Papar Keuntungannya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In