Tuesday, May 26, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Opini

Media Sosial yang Digandrungi Remaja, Mental dan Etikanya Bagaimana?

Admin Berita Pacitan by Admin Berita Pacitan
November 4, 2021
in Opini
Reading Time: 3min read
0
Media Sosial yang Digandrungi Remaja, Mental dan Etikanya Bagaimana?

Humam Naufal Fadhlullah, Mahasiswa Prodi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Malang (dok. Pribadi)

23
SHARES
55
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com-Majunya perkembangan teknologi pada masa sekarang ini begitu cepat, hal ini dapat terlihat dari banyaknya produk-produk yang dipasarakan oleh para produsen bidang tekonologi kepada masyarakat sehingga tingkat pemahaman pada bab teknologi pun juga meningkat.

Tingginya tingkat teknologi pada masa ini dengan dukungan media sosial, dikuasai oleh kaum milenial yang mana tingkat pengetahuan mereka begitu cepat dalam memahami, mengakses, dan memanfaatkan teknologi tersebut. Adanya teknologi yang begitu canggih diiringi oleh media sosial dengan tingkat penyebaran informasi begitu cepat, memungkinkan para generasi muda cukup handal menguasai ranah tersebut.

Related posts

Menjaga Pacitan dengan Stabilitas, Demokrasi, dan Aspirasi Rakyat

Menjaga Pacitan dengan Stabilitas, Demokrasi, dan Aspirasi Rakyat

September 2, 2025
125
Pilkada Momentum Mempererat Persatuan Ciptakan Pemimpin

Pilkada Momentum Mempererat Persatuan Ciptakan Pemimpin

March 9, 2024
35

Tidak hanya para kaum milenial saja yang harus mengikuti perkembangan tentang pengetahuan teknologi ini, para orangtua dari kaum milenial pun juga harus andil dalam perkembangan tersebut.

Pengetahuan tentang teknoligi bagi para orangtua sangatlah penting guna mengetahui serta mengontrol perilaku dan sikap yang dimiliki oleh anak-anak mereka agar tidak terjerumus kedalam hal-hal yang negatif.

Media sosial yang tercipta dari perkembangan teknologi tersebut digunakan oleh tiap individu ke individu yang lain menyebabkan penyebaran informasi yang diterima oleh para masyarakat begitu cepat.

Cepatnya penyebaran informasi dari bebagai penjuru dunia sangat dimanfaatkan oleh para penggunannya, terlebih lagi para kaum milenial. Para remaja di Indonesia pun ikut serta dalam memanfaatkan penyebaran informasi tersebut dari media sosial, dengan percepatan informasi yang diperoleh oleh remaja di Indonesia sangat berpengaruh bagi mereka.

Pasalnya dengan perolehan informasi tersebut, mereka mampu bersaing dalam hal penampilan, pengetahuan, hingga menciptakan suatu karya yang baru. Namun, tidak selalu media sosial berpengaruh positif bagi penggunanya, ada pula efek negatif yang diterima bagi para pengguna khususnya dari kalangan remaja.

Efek yang paling terlihat dari media sosial untuk para remaja pada saat ini adalah menurunnya tingkat mental yang dimiliki serta kurangnya etika dalam bersosial di lingkungan sekitarnya.

Ada kalanya seorang individu bersosial dilingkungan sekitarnya dan tidak selalu bersosial menggunakan media online. Adanya media sosial yang berdampak bagi para remaja sangatlah berpengaruh pada jiwa kesosialan mereka, karenanya beberapa remaja ketika bersosial dengan lingkungan sekitar cenderung pemalu, kurang berinteraksi, dan kurangnya tingkat kepercayaan terhadap diri sendiri.

Hal tersebut muncul karena mental para remaja sekarang begitu menurun dari pada kamu remaja pada masa-masa sebelumnya. Tidak hanya mental yang berdampak bagi para remaja, penurunan tingkat etika yang diperlihatkan juga amat menurun, hal ini terlihat pada perilaku yang kurang menghargai serta sopan santun dalam berbahasa yang ditujukan kepada orang disekitarnya, terlebih lagi kepada para orangtua.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan di google form pada 09-10-21 dengan koresponden para remaja di Indonesia menunjukkan bahwa 67,7% mengalami kekurangan mental. Nilai persentase yang dihasilkan, berkemungkinan berasal dari efek pandemi Covid-19 karena terjadinya pandemi tersbut mengakibatkan para remaja berada dirumah dengan besosialisasi secara virtual serta proses belajar mengajar dilakukan secara online atau daring.

Hal tersebut mengakibatkan kurangnya interaksi dengan sesama sehingga para remaja kekurangan interaksi secara langsung dan beralih menggunakan media sosial untuk berinteraksi dengan yang lainnya.

Kurangnya interaksi secara langsung mengakibatkan mental para remaja kurang terdidik, hal ini dapat dilihat berdasarkan survei sebanyak 38,1% dengan gampangnya sensi ketika dihina oleh teman, dan sebanyak 61,9% lebih bersikap bodo amat ketika dihina maupun diolok-olok.

Namun, tingginya nilai dari remaja yang bersikap bodo amat tersebut, ditunjang dengan lebih nyamannya mereka dan cenderung lebih percaya diri ketika bersama teman-temannya hal tersebut ditunjukkan dengan 52,4% berdasarkan survei.

Tidak hanya kekurangan mental saja yang dialami oleh remaja zaman sekarang, menurunnya etika yang dimiliki para remaja dalam bersosial juga perlu diperhatikan. Karenanya kekurangan tersebut dipengaruhi sebanyak 60% mereka merasa banyak teman sehingga meningkatkan tingkat kepercayaan diri dan berperilaku hiperaktif maupun agresif.

Namun, ketika mereka sedang sendiri disuatu tempat yang belum pernah atau jarang mereka kunjungi perilaku mereka bertolak belakang ketika tidak bersama teman-temannya, survei menunjukkan bahwa 60% mereka bersifat pemalu dan pendiam. Hal lain yang mendukung menurunnya tingkat etika yang para remaja miliki adalah dengan kurangnya bersosial atau menambah relasi baru guna meningkatkan pola pikir serta etika yang baik dan benar.

Sebab dari kurangnya remaja dalam bersosial atau menambah relasi baru dipengaruhi 90% dari mereka lebih nyaman bersosial dengan orang yang sudah dikenal dari pada orang yang belum dikenal atau orang baru dikenal.

Dari hasil tersebut dapat diartikan bahwa peran dari orangtua sangat mempengaruhi masa depan anak-anaknya. Untuk memunculkan kedewasaan mereka para orangtua perlu mendidik perilaku dan sikap untuk bersosial dengan baik dan lebih menghargai suatu pendapat atau usulan dari orang lain.

Selain itu, para orang tua perlu mendidik agar para anak-anaknya lebih paham tentang persoalan mental supaya mereka bisa melewati hal-hal yang sekiranya mereka mampu tanpa membutuhkan bantuan dari orang lain.

Pihak dari orangtua pun harus menyadari dan perlu mengetahui tentang perkembangan dari pergaulan pada masa sekarang ini. Tidak selalu pergaulan yang dimiliki remaja menuju ranah yang negatif ada pula lingkup pergaulan yang sehat atau positif, dengan maraknya tempat perkopian yang begitu banyak biasanya pergaulan yang baik berawal dan berada di sana.

Orangtua pun tidak perlu mengekang atas kebebasan dari anak-anaknya tersebut, karenanya anak-anak yang sudah pada golongan remaja akan mendewasakan diri berdasarkan pengalamannya sendiri maupun pengalaman dari teman-temanya dan juga kebebasan yang mereka miliki.

Penulis: Humam Naufal Fadhlullah, Mahasiswa Prodi    : Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Malang.

CATATAN: Opini Ini sepenuhnya tanggung jawab penulis bukan bagian dari Beritapacitan.com

Tags: Media SosialOpini
SendShare9Tweet6
Previous Post

25+ Instadebit Salle de jeu ᐈ fiesta casino en ligne Meilleurs Casinos Selon le Canada

Next Post

Mobile Casinos Not On top payout casino canada Gamstop » Gamble On Phone

Admin Berita Pacitan

Admin Berita Pacitan

Next Post

Mobile Casinos Not On top payout casino canada Gamstop » Gamble On Phone

Virtual Family Luck Questions 50 dragons casino game & Answers Free Games Down load

Peringati Hari Pahlawan, Polsek Punung Beri Kejutan Tenaga Kesehatan

Peringati Hari Pahlawan, Polsek Punung Beri Kejutan Tenaga Kesehatan

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Kasdim 0801/Pacitan Mayor Inf. Muhajir saat melakukan penanaman mangrove di kawasan pesisir Watumejo, Desa Kembang, Kecamatan Pacitan, Senin, 25 Mei 2026. (Foto: Al Ahmadi/Berita Pacitan)
Lingkungan

Tebar Ribuan Bibit Mangrove di Watumejo, Cara Kodim 0801 Lindungi Pesisir Pacitan

by Admin Berita Pacitan
May 25, 2026
0
21

Beritapacitan.com, PACITAN - Upaya perlindungan kawasan pesisir terus diperkuat Kodim 0801/Pacitan melalui aksi penanaman mangrove serentak di kawasan Obyek Wisata Watumejo,...

Read more
Kondisi kabel listrik yang menjuntai rendah di RT 01 RW 07 Dusun Kayat, Desa Poko, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, membuat warga khawatir terjadi sengatan listrik. (Foto: Dok. Warga)

Was-was Tersetrum, Warga Pringkuku Pacitan Minta PLN Segera Tangani Kabel Menjuntai Rendah di Permukiman

May 23, 2026
10
Rumah warga penerima bantuan sosial di Pacitan yang mulai dipasangi stiker penanda program bansos oleh pemerintah desa dan pendamping PKH. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Program Stikerisasi Bansos di Pacitan Melempem, Baru Dua Desa yang Jalankan

May 22, 2026
36
Satpol PP Kabupaten Pacitan saat apel untuk melakukan penegakan ketertiban umum dan pelanggaran Perda di Pacitan, Jumat, 22 Mei 2026.

Satpol PP Pacitan Ajak Warga Aktif Laporkan Perda dan Gangguan Ketertiban

May 22, 2026
11
Petugas Satpol PP Kabupaten Pacitan saat melakukan patroli penertiban gelandangan dan pengemis di kawasan lampu merah di Pacitan, Rabu, 20 Mei 2026. (Foto: Al Ahmadi/Berita Pacitan)

Satpol PP Pacitan Gencar Patroli, Lampu Merah Kini Sepi dari Gelandangan dan Pengemis

May 20, 2026
21

Berita Terbaru

Kasdim 0801/Pacitan Mayor Inf. Muhajir saat melakukan penanaman mangrove di kawasan pesisir Watumejo, Desa Kembang, Kecamatan Pacitan, Senin, 25 Mei 2026. (Foto: Al Ahmadi/Berita Pacitan)

Tebar Ribuan Bibit Mangrove di Watumejo, Cara Kodim 0801 Lindungi Pesisir Pacitan

May 25, 2026
Kondisi kabel listrik yang menjuntai rendah di RT 01 RW 07 Dusun Kayat, Desa Poko, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, membuat warga khawatir terjadi sengatan listrik. (Foto: Dok. Warga)

Was-was Tersetrum, Warga Pringkuku Pacitan Minta PLN Segera Tangani Kabel Menjuntai Rendah di Permukiman

May 23, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Tebar Ribuan Bibit Mangrove di Watumejo, Cara Kodim 0801 Lindungi Pesisir Pacitan
  • Was-was Tersetrum, Warga Pringkuku Pacitan Minta PLN Segera Tangani Kabel Menjuntai Rendah di Permukiman
  • Program Stikerisasi Bansos di Pacitan Melempem, Baru Dua Desa yang Jalankan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In