Beritapacitan.com, PACITAN – Penampilan Insan Musik Pacitan (Sampan) bersama BiLi Production pada konser amal bertajuk “Suara Solidaritas” Pacitan Peduli di Alun-Alun Kabupaten Pacitan, Sabtu, 6 Desember 2025, sukses mendongkrak donasi untuk korban banjir dan longsor di Sumatra.
Berkat kolaborasi keduanya, total donasi yang terkumpul hingga pukul 23.00 WIB mencapai Rp29.970.300.
Sejak konser dimulai pukul 19.00 WIB, suasana alun-alun langsung dipadati penonton.
Lagu-lagu yang mereka tampilkan tidak hanya menghibur, tetapi juga menghadirkan pesan solidaritas yang menyentuh emosi penonton.
Banyak warga yang kemudian mendekat ke kotak donasi maupun memanfaatkan QR code untuk memberi kontribusi.
Kehadiran pemusik ini membuat atmosfer semakin menarik dan mendorong antusiasme para pengunjung untuk berdonasi lebih banyak sepanjang acara.
Koordinator Pacitan Peduli, Febri Firdiansyah menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan pelaku musik lokal tersebut.
Ia mengatakan bahwa kontribusi Sampan dan BiLi Production mejadi magnet para pendonasi.
“Penampilan mereka bukan hanya pertunjukan, tetapi ajakan nyata bagi warga Pacitan untuk turut menolong sesama. Alhamdulillah, berkat dukungan mereka banyak yang tergerak hatinya untuk berdonasi,” ujarnya.
Konser amal ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penggalangan dana yang sejak sore telah berlangsung di Perempatan Penceng.
Gerakan kemanusiaan tersebut melibatkan beragam organisasi kepemudaan seperti KNPI, HMI, PMII, PMI, GMNI, PPI, Kethuk Kenang, Karang Taruna, Aliansi BEM Pacitan, IMM, serta para pelajar dari berbagai sekolah.
Seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan untuk membantu kebutuhan mendesak para penyintas bencana di Sumatra, mencakup logistik, pemulihan fasilitas dasar, serta dukungan bagi kelompok rentan.
Bagi masyarakat yang ingin kembali menyalurkan bantuan, donasi dapat dikirimkan melalui rekening BSI 722 149 5278 dan BRI 3870 0103 6567 535 atas nama Bagas Aji Oktafianto.
Pihaknya menyatakan bahwa penggalangan donasi juga akan dilakukan Senin, 8 Desember 2025 dengan menyasar kantor pemerintah, kampus dan sekolah-sekolah.
“Akan kami sebar kembali para relawan menyasar kantor, kampus dan sekolah-sekolah,” tutupnya.(*)












