Friday, April 10, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Tak Mirip Sariawan Biasa, Begini Kata DKPP Pacitan Soal PMK

Diki Kurnia by Diki Kurnia
January 21, 2025
in Peristiwa
Reading Time: 2min read
0

Kabid PKH DKPP Pacitan, Agus Rustamto (kanan), sedang memberi pernyataan bahwa (PMK) pada hewan tidak dapat disamakan dengan sariawan biasa. (Foto: Diki Kurnia Berita/Pacitan)

35
SHARES
85
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN— Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak terus menjadi perhatian serius di Kabupaten Pacitan.

Pernyataan bahwa PMK dapat disamakan dengan sariawan pada manusia yang disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pacitan, Sugeng Santoso, menuai beragam tanggapan.

Related posts

Suasana halalbihalal dan puncak HPN di Pacitan, Selasa, 7 April 2026. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com)

Sekda Pacitan Sampaikan Ini di Puncak Resepsi HPN 2026 dan Halalbihalal FPPA

April 7, 2026
6
Kekerasan terhadap anak dan perempuan yang masih menjadi ancaman serius, dengan pelaku kerap berasal dari lingkungan terdekat korban. (Foto: Ilustrasi Canva)

Kekerasan Anak dan Perempuan di Pacitan: Guru dan Pacar Jadi Pelaku

March 31, 2026
155

Sugeng menyebutkan bahwa PMK dapat sembuh dengan penanganan yang tepat, sehingga peternak diimbau untuk tidak panik. Namun, dari perspektif ilmiah, penyamaan ini dinilai kurang tepat.

Salah satu pakar kesehatan hewan, menjelaskan bahwa PMK adalah penyakit virus yang serius.

“PMK disebabkan oleh Foot-and-Mouth Disease Virus (FMDV), yang sangat menular dan berdampak besar pada hewan ternak seperti sapi, kerbau, kambing, dan domba,” jelas Andri Eko, kepada Berita Pacitan, Selasa, 21 Januari 2025.

Kabid PKH DKPP Pacitan, Agus Rustamto, menambahkan bahwa dampak PMK jauh lebih parah dibandingkan sariawan pada manusia.

“PMK tidak hanya menimbulkan luka di mulut dan kuku ternak, tetapi juga memengaruhi produktivitas. Gejala seperti kesulitan makan dan bergerak membuat penyakit ini jauh lebih serius dibandingkan sariawan biasa pada manusia, yang umumnya tidak memengaruhi fungsi tubuh secara signifikan,” ucapnya.

Data Terbaru Kasus PMK di Pacitan

Berdasarkan data terbaru, tercatat 1.055 kasus PMK di Pacitan, dengan rincian:

  • 70 ekor ternak masih sakit,
  • 100 ekor mati dan dikubur,
  • 63 ekor dipotong paksa,
  • 822 ekor dalam perawatan.

Meski belum ada laporan kematian pada sapi perah, langkah antisipasi tetap harus diperkuat.

Pemerintah Kabupaten Pacitan terus berupaya menangani PMK dengan memberikan vaksinasi kepada ternak. Selain itu, peternak diberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan kandang untuk mencegah penyebaran virus.

“Kami juga mengimbau peternak untuk memberikan pakan berkualitas agar kesehatan ternak tetap terjaga,” tambah Agus.

Langkah-langkah antisipatif ini diharapkan mampu menekan penyebaran PMK dan menjaga produktivitas peternakan di wilayah Pacitan.

“PMK bukan sekadar sariawan biasa. Edukasi dan penanganan yang tepat menjadi kunci utama untuk melindungi hewan ternak dari dampak buruk penyakit ini,” pungkasnya. (*)

Tags: #PACITANKabupaten PacitanVirus PMK
SendShare14Tweet9
Previous Post

Meluas di Pacitan, Pemda Fokus pada Pengobatan dan Pencegahan

Next Post

Pemkab Pacitan Pastikan Stok Obat PMK Ternak Cukup Hingga Februari

Diki Kurnia

Diki Kurnia

Jurnalis aktif di media online Beritapacitan.com Saat ini aktif melakukan peliputan di wilayah Kabupaten Pacitan. Berkomitmen untuk memberikan yang terbaik melalui profesinya.

Next Post
Pemkab Pacitan Pastikan Stok Obat PMK Ternak Cukup Hingga Februari

Pemkab Pacitan Pastikan Stok Obat PMK Ternak Cukup Hingga Februari

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan, Radite Suryo Anggoro, saat menunggu sistem INATEWS. (Foto: Diki Kurnia/Beritapacitan.com)

Waspada Tsunami, BPBD Pacitan Perkuat Sistem Peringatan Dini InaTEWS

Potret masjid di Pacitan yang mirip Masjid Nabawi di Arab Saudi, Jumat, 24 Januari 2025. (Foto: Diki Kurnia/Ketik.co.id)

Megahnya Masjid Alet Bandulan Pacitan, Simak Sejarahnya

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Drs. Eko Setyoranu saat memberikan keterangan terkait fokus kedepan usai resmi menjadi DPRD Pacitan, Rabu, 8 April 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)
Pemerintahan

Usai Disumpah Sebagai PAW, Ini Fokus Eko Setyoranu di DPRD Pacitan

by Admin Berita Pacitan
April 8, 2026
0
37

Beritapacitan.com, PACITAN - Usai mengucapkan sumpah janji sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Pacitan sisa masa jabatan 2024-2029,...

Read more
Perumda Air Minum Pacitan memastikan pasokan air masih aman, sembari menyiapkan strategi distribusi jika kemarau panjang terjadi. (Foto: Sunardi/BeritaPacitan.com)

Hadapi Potensi Kemarau Panjang, Perumdam Pacitan Klaim Debit Air Aman

April 8, 2026
10
Suasana halalbihalal dan puncak HPN di Pacitan, Selasa, 7 April 2026. (Foto: Sunardi/Beritapacitan.com)

Sekda Pacitan Sampaikan Ini di Puncak Resepsi HPN 2026 dan Halalbihalal FPPA

April 7, 2026
6
Kekerasan terhadap anak dan perempuan yang masih menjadi ancaman serius, dengan pelaku kerap berasal dari lingkungan terdekat korban. (Foto: Ilustrasi Canva)

Kekerasan Anak dan Perempuan di Pacitan: Guru dan Pacar Jadi Pelaku

March 31, 2026
155
Komandan Yonif TP 934 Satria Buana Yudha (SBY), Mayor Inf Dr. Dian Nurhuda, memberikan keterangan kepada awak media terkait kegiatan Jumat Bersih bersama Forkopimda di Pacitan, Jumat (27/3/2026). (Foto: Sunardi / Beritapacitan.com)

Hadir di Pacitan, Yonif TP 934 SBY Perkuat Peran Strategis TNI Jaga Stabilitas Wilayah

March 27, 2026
92

Berita Terbaru

Drs. Eko Setyoranu saat memberikan keterangan terkait fokus kedepan usai resmi menjadi DPRD Pacitan, Rabu, 8 April 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Usai Disumpah Sebagai PAW, Ini Fokus Eko Setyoranu di DPRD Pacitan

April 8, 2026
Perumda Air Minum Pacitan memastikan pasokan air masih aman, sembari menyiapkan strategi distribusi jika kemarau panjang terjadi. (Foto: Sunardi/BeritaPacitan.com)

Hadapi Potensi Kemarau Panjang, Perumdam Pacitan Klaim Debit Air Aman

April 8, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Usai Disumpah Sebagai PAW, Ini Fokus Eko Setyoranu di DPRD Pacitan
  • Hadapi Potensi Kemarau Panjang, Perumdam Pacitan Klaim Debit Air Aman
  • Sekda Pacitan Sampaikan Ini di Puncak Resepsi HPN 2026 dan Halalbihalal FPPA
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In