Friday, February 13, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Daerah

Dua Kecamatan di Pacitan Ini Masih Dihuni Warga Penganut Aliran Kepercayaan

Editor : Al Ahmadi

Sunardi by Sunardi
November 10, 2025
in Daerah
Reading Time: 2min read
0
Kepala Kesbangpol Pacitan, Turmudi, saat ditemui di ruang kerjanya membahas upaya pembinaan terhadap penganut aliran kepercayaan di Pacitan, Senin, 10/11/2025. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

Kepala Kesbangpol Pacitan, Turmudi, saat ditemui di ruang kerjanya membahas upaya pembinaan terhadap penganut aliran kepercayaan di Pacitan, Senin, 10/11/2025. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

36
SHARES
88
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN – Pemerintah Kabupaten Pacitan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga harmoni dan toleransi antarumat berkeyakinan, termasuk para penghayat aliran kepercayaan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga kerukunan sosial dan memastikan seluruh warga tetap dalam bingkai ideologi Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945.

Related posts

Tatapan lesu tak menghalangi warga untuk mulai membersihkan sisa material bangunan yang hancur setelah gempa tektonik M 6,2 mengguncang wilayah Pacitan, Jumat 6/2/2026. (Foto : Heri Nur for Berita Pacitan).

Gempa 6,2 SR Guncang Pacitan, Satu Warga Meninggal Diduga Akibat Syok

February 6, 2026
60
Kondisi rumah warga di Desa Gunungsari, Kecamatan Arjosari, Pacitan, yang kerap terdampak pemadaman listrik berulang, Selasa, 3 Februari 2026. (Foto: Warga)

6 Tahun Tiga Rumah Warga di Pacitan Ini Alami Kendala Kelistrikan, Tiap Ada Pemadaman Bablas Mati

February 4, 2026
28

Kepala Kesbangpol Pacitan, Turmudi, mengatakan bahwa sebagian komunitas penghayat kepercayaan di Pacitan kini tidak lagi aktif secara kelembagaan, namun masih ada warga yang tetap menjalankan keyakinannya secara pribadi maupun berkelompok.

“Sejauh ini kami berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjaga agar tidak muncul kesalahpahaman di masyarakat. Prinsipnya, semua warga harus tetap berada dalam koridor kebangsaan,” ujar Turmudi. Senin, (10/11/2025).

Dari hasil pendataan, dua wilayah yang masih memiliki warga penghayat kepercayaan adalah Kecamatan Tegalombo dan Kecamatan Punung.

Di dua kecamatan ini, sejumlah penghayat masih menjalankan aktivitas spiritual dan budaya secara terbatas.

Turmudi menambahkan, proses pembinaan tidak hanya dilakukan oleh Kesbangpol, tetapi juga melalui kerja sama dengan instansi lain serta tokoh masyarakat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Pendekatan yang dilakukan harus menyeluruh agar pembinaan berjalan efektif dan menjaga keseimbangan sosial,” jelasnya.

Meski beberapa komunitas penghayat sudah tidak berbadan hukum, keberadaan mereka tetap tercatat dan mendapat perhatian.

Salah satu kelompok di Kecamatan Tegalombo bahkan pernah menjadi lokasi kunjungan studi tiru dari rombongan asal Yogyakarta yang tertarik pada nilai-nilai kearifan lokal yang mereka pelihara.

Berdasarkan data pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 97/PUU-XIV/2016, tercatat pada 2018 ada empat warga Pacitan yang resmi mencantumkan aliran kepercayaan dalam kolom agama di Kartu Keluarga (KK).

Mereka terdiri dari dua penganut Sumarah di Kecamatan Pacitan dan dua penganut Sapta Dharma Sinar Ilahi (SSI) di Kecamatan Sudimoro.

Turmudi menegaskan bahwa tugas Kesbangpol tidak hanya melakukan pendataan administratif, tetapi juga memastikan masyarakat memahami keberadaan para penghayat sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa.

“Setiap keyakinan lokal harus dihormati, selama tetap berpijak pada nilai-nilai kebangsaan dan tidak keluar dari kerangka hukum negara,” katanya.

Pemerintah daerah berharap, pendekatan kolaboratif ini dapat memperkuat toleransi dan menjaga keharmonisan sosial di tengah masyarakat Pacitan yang majemuk.

Dengan komunikasi terbuka dan saling menghormati, seluruh warga diharapkan dapat hidup berdampingan secara damai dan produktif.(*)

Tags: aliran kepercayaanBerita Pacitanharmoni sosialKecamatan PunungKecamatan TegalomboKesbangpol Pacitanpenghayat kepercayaantoleransi
SendShare14Tweet9
Previous Post

Ketua Komisi I DPRD Pacitan Harapkan Sinergi BUMDes dan Kopdes Perkuat Ekonomi Desa

Next Post

Disdagnaker Klaim BBM di SPBU Pacitan Terjaga Kualitasnya

Sunardi

Sunardi

Jurnalis Berita Pacitan yang bekerja di Wilayah Pacitan

Next Post
Kepala Bidang Perdagangan dan Kemetrologian Disdagnaker Pacitan, Sukanto, saat ditemui di kantornya menjelaskan hasil pemeriksaan kualitas bahan bakar di seluruh SPBU wilayah Pacitan, Senin, 10/11/2025. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

Disdagnaker Klaim BBM di SPBU Pacitan Terjaga Kualitasnya

Ucapan Selamat Hari Pahlawan Nasional 2025 oleh DPKPP Pacitan

Kepala Kejaksaan Negeri Pacitan saat menyampaikan pandangan dalam Rapat Koordinasi Forkopimda, Forkopimcam, dan Tiga Pilar Desa Kabupaten Pacitan, kegiatan tersebut membahas sinergi Forkopimda dalam mendukung program prioritas nasional. (Foto: Sunardi Berita Pacitan).

Forkopimda Pacitan Gelar Rakor Bersama Tiga Pilar Desa, Bahas Sinergi Program Nasional

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Ketua PMII Pacitan, Sunardi saat memberikan keterangan terkait raihan predikat WBK Dispendukcapil Pacitan, Kamis, 12 Februari 2026. (Foto: Dok PMII Pacitan)
Pemerintahan

Raih WBK, PMII Pacitan Ingatkan Dispendukcapil Harus Bebas Pungli

by Editor Berita Pacitan
February 12, 2026
0
36

Beritapacitan.com, PACITAN - Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang diraih Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pacitan baru-baru ini...

Read more
Disperkimtan Pacitan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-281 Pacitan

Disperkimtan Pacitan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-281 Pacitan

February 11, 2026
5

Ucapan Selamat Hari Pers Nasional oleh Kepala BPBD Pacitan

February 9, 2026
6
Tatapan lesu tak menghalangi warga untuk mulai membersihkan sisa material bangunan yang hancur setelah gempa tektonik M 6,2 mengguncang wilayah Pacitan, Jumat 6/2/2026. (Foto : Heri Nur for Berita Pacitan).

Gempa 6,2 SR Guncang Pacitan, Satu Warga Meninggal Diduga Akibat Syok

February 6, 2026
60
Kondisi rumah warga di Desa Gunungsari, Kecamatan Arjosari, Pacitan, yang kerap terdampak pemadaman listrik berulang, Selasa, 3 Februari 2026. (Foto: Warga)

6 Tahun Tiga Rumah Warga di Pacitan Ini Alami Kendala Kelistrikan, Tiap Ada Pemadaman Bablas Mati

February 4, 2026
28

Berita Terbaru

Ketua PMII Pacitan, Sunardi saat memberikan keterangan terkait raihan predikat WBK Dispendukcapil Pacitan, Kamis, 12 Februari 2026. (Foto: Dok PMII Pacitan)

Raih WBK, PMII Pacitan Ingatkan Dispendukcapil Harus Bebas Pungli

February 12, 2026
Disperkimtan Pacitan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-281 Pacitan

Disperkimtan Pacitan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-281 Pacitan

February 11, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Raih WBK, PMII Pacitan Ingatkan Dispendukcapil Harus Bebas Pungli
  • Disperkimtan Pacitan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-281 Pacitan
  • Ucapan Selamat Hari Pers Nasional oleh Kepala BPBD Pacitan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In