Friday, February 13, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

DLH Pacitan Akui Penilaian Adipura 2025 Lebih Ketat, Fokus pada Pengurangan Sampah Rumah Tangga

Editor : Al Ahmadi

Sunardi by Sunardi
September 26, 2025
in Pemerintahan
Reading Time: 2min read
0
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pacitan, Cicik, saat memberikan keterangan terkait mekanisme baru penilaian Adipura 2025 yang lebih menekankan pengelolaan sampah rumah tangga. (Foto: Sunardi Berita Pacitan).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pacitan, Cicik, saat memberikan keterangan terkait mekanisme baru penilaian Adipura 2025 yang lebih menekankan pengelolaan sampah rumah tangga. (Foto: Sunardi Berita Pacitan).

21
SHARES
52
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN – Penilaian Adipura tahun 2025 membawa tantangan baru bagi Kabupaten Pacitan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pacitan, Cicik Roudlotul Jannah, menegaskan bahwa mekanisme penilaian tahun ini berbeda dari sebelumnya karena adanya kebijakan baru dari Kementerian Lingkungan Hidup.

“Kalau dulu penilaian hanya sebatas kunjungan ke sekolah atau lokasi tertentu, sekarang lebih menekankan pada tanggung jawab rumah tangga dalam mengelola sampah. Sampah yang dibawa ke TPA harus benar-benar residu yang tidak bisa diolah lagi,” kata Cicik, Jum’at (26/9/2025).

Related posts

Ketua PMII Pacitan, Sunardi saat memberikan keterangan terkait raihan predikat WBK Dispendukcapil Pacitan, Kamis, 12 Februari 2026. (Foto: Dok PMII Pacitan)

Raih WBK, PMII Pacitan Ingatkan Dispendukcapil Harus Bebas Pungli

February 12, 2026
36
Disperkimtan Pacitan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-281 Pacitan

Disperkimtan Pacitan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-281 Pacitan

February 11, 2026
5

Menurutnya, tim Kementerian Lingkungan Hidup sudah melakukan pemantauan awal pada 4-10 Agustus 2025. Selain menilai, tim juga melakukan pembinaan terkait pola pengelolaan sampah.

Mereka memeriksa data-data terkait perilaku masyarakat dalam membuang sampah dan sejauh mana kontribusi masyarakat dalam pengurangan sampah.

DLH Pacitan menegaskan fokus utama pada penilaian tahun ini ada di aspek pengurangan sampah. Dari total penilaian, indikator pengurangan dan pengelolaan sampah mencapai bobot 50 persen, disusul anggaran dan kebijakan 20 persen, serta sumber daya manusia (SDM) dan sarana prasarana 30 persen.

“Untuk anggaran, total sekitar Rp11 miliar digunakan dalam operasional DLH, mulai dari gaji pegawai hingga biaya BBM untuk armada angkutan sampah. Namun lebih dari 70 persen anggaran terserap untuk belanja pegawai, termasuk gaji penyapu jalan. Sementara khusus operasional persampahan hanya sekitar Rp1,2 miliar,” jelasnya.

Cicik menambahkan, dalam penilaian awal, capaian Pacitan baru sekitar angka 60. Hal ini dipengaruhi keterbatasan SDM, terutama tenaga penyuluh yang berperan dalam mengedukasi masyarakat agar melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah.

“Penyuluh itu jabatan fungsional, sehingga tidak bisa dialihkan dari OPD lain. Ini yang membuat nilai kami kurang. Padahal keberadaan penyuluh sangat penting untuk menggerakkan masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, perubahan kelembagaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjadi Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) juga menimbulkan hambatan administratif.

DLH Pacitan harus kembali mengurus berbagai persyaratan ke kementerian, termasuk pemenuhan tenaga penyuluh dan pengawas lingkungan.

“Sekarang sedang ada sosialisasi-sosialisasi dari kementerian, termasuk soal roadmap dan SK bupati terkait pengelolaan sampah. Namun panduan teknis baru diberikan setelah tim sudah turun ke lapangan,” jelas Cicik.

Ia menegaskan, prinsip utama dalam pengelolaan sampah tetap sama: setiap penghasil sampah bertanggung jawab atas sampahnya sendiri.

“Kalau tidak bisa dikelola di rumah, minimal dibawa ke bank sampah atau TPS 3R. Jangan sampai masih ada yang membuang sampah sembarangan, seperti kasus yang sempat viral kemarin,” pungkasnya. (*)

Tags: Adipura 2025Bank SampahBerita PacitanDLH PacitanKebijakan LingkunganLingkungan BersihPartisipasi MasyarakatPengelolaan Sampahsampah rumah tanggaTPS 3R
SendShare8Tweet5
Previous Post

Disparbudpora Pacitan Siapkan Langkah Strategis Sektor Wisata Jelang Akhir Tahun

Next Post

Perumdam Pacitan Akui Distribusi Air Belum Merata, Tarif Tak Naik 11 Tahun

Sunardi

Sunardi

Jurnalis Berita Pacitan yang bekerja di Wilayah Pacitan

Next Post
Salah satu meteran air milik pelanggan Perumdam Pacitan. Distribusi air di sejumlah wilayah masih menghadapi kendala aliran kecil hingga mati pada malam hari. (Foto : Sunardi Berita Pacitan).

Perumdam Pacitan Akui Distribusi Air Belum Merata, Tarif Tak Naik 11 Tahun

Sekwan DPRD Pacitan, Didik Alih Wibowo, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 29/9/2025. (Foto : Sunardi Berita Pacitan).

Sekretariat DPRD Pacitan Perkuat Transparansi, Efisiensi, dan Kedekatan dengan Masyarakat

Kepala Satpol-PP Pacitan, Ardiyan Wahyudi, saat memberikan keterangan terkait penertiban kos-kosan dan tempat hiburan di Pacitan. (Foto: Sunardi Beritapacitan.com)

Banyak Pelanggaran Izin, Satpol-PP Pacitan Siapkan Langkah Tegas untuk Kos dan Tempat Hiburan

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Ketua PMII Pacitan, Sunardi saat memberikan keterangan terkait raihan predikat WBK Dispendukcapil Pacitan, Kamis, 12 Februari 2026. (Foto: Dok PMII Pacitan)
Pemerintahan

Raih WBK, PMII Pacitan Ingatkan Dispendukcapil Harus Bebas Pungli

by Editor Berita Pacitan
February 12, 2026
0
36

Beritapacitan.com, PACITAN - Predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) yang diraih Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pacitan baru-baru ini...

Read more
Disperkimtan Pacitan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-281 Pacitan

Disperkimtan Pacitan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-281 Pacitan

February 11, 2026
5

Ucapan Selamat Hari Pers Nasional oleh Kepala BPBD Pacitan

February 9, 2026
6
Tatapan lesu tak menghalangi warga untuk mulai membersihkan sisa material bangunan yang hancur setelah gempa tektonik M 6,2 mengguncang wilayah Pacitan, Jumat 6/2/2026. (Foto : Heri Nur for Berita Pacitan).

Gempa 6,2 SR Guncang Pacitan, Satu Warga Meninggal Diduga Akibat Syok

February 6, 2026
60
Kondisi rumah warga di Desa Gunungsari, Kecamatan Arjosari, Pacitan, yang kerap terdampak pemadaman listrik berulang, Selasa, 3 Februari 2026. (Foto: Warga)

6 Tahun Tiga Rumah Warga di Pacitan Ini Alami Kendala Kelistrikan, Tiap Ada Pemadaman Bablas Mati

February 4, 2026
28

Berita Terbaru

Ketua PMII Pacitan, Sunardi saat memberikan keterangan terkait raihan predikat WBK Dispendukcapil Pacitan, Kamis, 12 Februari 2026. (Foto: Dok PMII Pacitan)

Raih WBK, PMII Pacitan Ingatkan Dispendukcapil Harus Bebas Pungli

February 12, 2026
Disperkimtan Pacitan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-281 Pacitan

Disperkimtan Pacitan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-281 Pacitan

February 11, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Raih WBK, PMII Pacitan Ingatkan Dispendukcapil Harus Bebas Pungli
  • Disperkimtan Pacitan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-281 Pacitan
  • Ucapan Selamat Hari Pers Nasional oleh Kepala BPBD Pacitan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In