Beritapacitan.com, PACITAN-Kabupaten Pacitan merayakan hari jadinya ke-280 dengan prosesi adat megah dan sarat makna.
Acara yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Pacitan ini menjadi sorotan masyarakat, baik yang hadir langsung maupun penonton melalui siaran live streaming di kanal resmi Pemerintah Kabupaten Pacitan di YouTube.
Perayaan ini menampilkan berbagai unsur budaya khas Pacitan, mulai dari pakaian adat hingga tarian tradisional yang menggambarkan perjalanan sejarah kabupaten yang terkenal dengan keindahan alamnya.
Sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta warga setempat turut hadir untuk menyaksikan dan berpartisipasi dalam prosesi tersebut.
Kepala Bidang Kebudayaan Disparbudpora Pacitan, Sukanto, menjelaskan filosofi dari prosesi adat yang digelar.
“Secara filosofis, Bupati dan Ibu Bupati berangkat dari halking, kemudian didahului oleh pusaka berupa tombak dan keris yang melambangkan kekuatan Pacitan. Simbol-simbol ini memiliki makna mendalam bagi masyarakat. Selain itu, berbagai tarian juga ditampilkan sebagai bagian dari simbol budaya Pacitan,” ujar Sukanto kepada Berita Pacitan, Senin 17 Februari 2025.
Ia juga menambahkan, perayaan hari jadi tahun ini mengalami banyak perubahan, baik dari segi prosesi pemberangkatan, desain, maupun konsep keseluruhan acara.
Dalam sambutannya, Bupati Pacitan menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai budaya dan sejarah sebagai bagian dari identitas daerah.
“Hari ini, kita tidak hanya memperingati bertambahnya usia Pacitan, tetapi juga merefleksikan bagaimana kita bisa terus berkembang tanpa melupakan akar budaya kita,” ujar Bupati.
Selain prosesi adat, perayaan ini juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni yang menampilkan keunggulan Pacitan dalam bidang kerajinan.
Masyarakat terlihat antusias mengikuti jalannya acara, baik secara langsung maupun melalui siaran online.
“Peringatan hari jadi ke-280 Pacitan ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk semakin mencintai dan melestarikan budaya daerah lokal melalui sektor pariwisata,” tandasnya.(*)