Sunday, February 22, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Nahdliyyin Sambong Pacitan Adakan Megengan, Simak Maknanya Dalam Islam

Diki Kurnia by Diki Kurnia
February 18, 2025
in Peristiwa
Reading Time: 2min read
0
Nahdliyyin Sambong Pacitan Adakan Megengan, Simak Maknanya Dalam Islam

Suasana khidmat dalam acara Megengan (Nisfu Sya'ban) yang diselenggarakan oleh Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Desa Sambong dan lintas organisasi. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Muttaqin, Desa Sambong pada Jumat, 16 Februari 2025. (Foto: Budi Hernowo)

31
SHARES
75
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN–Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Sambong bersama berbagai organisasi lintas desa menggelar acara Megengan di Masjid Muttaqiin, Dusun Bareng, Desa Sambong, Pacitan.

Kegiatan ini menjadi wujud pelestarian budaya lokal yang sarat makna dan filosofi.

Related posts

Para relawan di Sumatra Barat melakukan serah terima simbolis bantuan donasi dari masyarakat Pacitan senilai Rp11 juta, Jumat, 12 Desember 2025. Bantuan tersebut selanjutnya didistribusikan ke sejumlah titik terdampak banjir bandang. (Foto: Dok. Pacitan Peduli)

Dana Rp32 Juta Hasil Galang Pemuda Pacitan Tuntas Disalurkan ke Sumbar, Sumut, dan Aceh

December 12, 2025
40
AKBP Ayub Diponegoro Azhar, Kapolres Pacitan, saat memaparkan perkembangan perkara cek mahar Rp3 miliar yang tidak sah, dengan tersangka Tarman yang dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Pacitan. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

Cek Mahar Rp3 Miliar Palsu, Tarman Berujung Enam Tahun di Balik Jeruji

December 10, 2025
65

Megengan berasal dari kata “megeng” yang berarti menahan. Tradisi ini mengajarkan umat Islam untuk menahan diri dari segala hal yang membatalkan ibadah puasa, seperti makan, minum, serta perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai keislaman.

Selain itu, Megengan juga memiliki makna mendalam sebagai doa keselamatan menjelang Ramadan, agar umat Islam siap secara lahir dan batin untuk menjalankan ibadah puasa.

Menurut Satkorkel Sambon, Budi Hernowo, kegiatan ini diinisiasi oleh Pengurus Ranting NU Desa Sambong dan melibatkan berbagai organisasi, seperti Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, Banser, Rijalul Ansor, Ikatan Alumni Pondok Tremas, Kalimosodo, Karang Taruna, serta Persaudaraan Setia Hati Terate.

Acara semakin semarak dengan lantunan sholawat dari grup hadroh se-Desa Sambong dan tausiyah dari Ustaz Sardi dari Perguruan Islam Pondok Tremas.

“Kegiatan Megengan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi sekaligus memperkuat tradisi keagamaan masyarakat Sambong yang sudah berlangsung turun-temurun,” ujar Budi Hernowo.

Ketua NU Desa Sambong sekaligus ketua pelaksana, Shahabat Solikin, menambahkan bahwa Megengan juga menjadi ajang untuk menguatkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah masyarakat.

“Tradisi keagamaan Islam Nusantara harus terus dilestarikan, karena belakangan ini mulai tergerus oleh paham Islam transnasional yang kurang menghargai budaya lokal,” jelasnya.

Acara yang berlangsung mulai pukul 20.30 WIB hingga selesai ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Kepala Desa Sambong, kepala dusun, ketua lintas organisasi, dan masyarakat Desa Sambong serta sekitarnya.

Warga tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari doa bersama, sholawatan, hingga ceramah agama.

Mengutip dari NU Online, Syekh az-Zurqani dalam Syarah Mawahibul Ladduniyah (XI/222) menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memberikan kabar gembira kepada para sahabat atas kedatangan bulan Ramadan.

Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan an-Nasai dari Abu Hurairah RA berbunyi:

“Bulan Ramadan telah mendatangi kalian, sebuah bulan penuh berkah di mana kalian diwajibkan berpuasa di dalamnya, sebuah bulan di mana pintu langit dibuka, pintu neraka jahim ditutup, setan-setan diikat, dan sebuah bulan di mana di dalamnya terdapat malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Siapa saja yang luput dari kebaikannya, maka ia telah luput dari kebaikan yang banyak.”

Hadits ini menjadi dasar atas praktik penyambutan Ramadan, termasuk melalui tradisi Megengan yang dilakukan masyarakat Sambong.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan tradisi Megengan tetap lestari sebagai bagian dari warisan budaya Islam Nusantara.

Selain itu, Megengan juga menjadi ajang untuk menyucikan hati, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan semangat keislaman dalam menyambut bulan penuh berkah, Ramadan.

Tags: #PACITANMegengan
SendShare12Tweet8
Previous Post

Pacitan Rayakan Hari Jadi ke-280, Berikut Filosofi Adat Prosesi di Baliknya

Next Post

Komunitas Rumah Jurnalis Adakan Workshop Jurnalistik bersama Kejari Pacitan

Diki Kurnia

Diki Kurnia

Jurnalis aktif di media online Beritapacitan.com Saat ini aktif melakukan peliputan di wilayah Kabupaten Pacitan. Berkomitmen untuk memberikan yang terbaik melalui profesinya.

Next Post
Komunitas Rumah Jurnalis Adakan Workshop Jurnalistik bersama Kejari Pacitan

Komunitas Rumah Jurnalis Adakan Workshop Jurnalistik bersama Kejari Pacitan

Pembentangan baliho catatan merah kinerja Bupati periode sebelumnya oleh PC PMII Pacitan, Kamis, 20 Februari 2025.(Foto: Diki Kurnia/Berita Pacitan)

Ucapan Pelantikan, PMII Pacitan Gelar Tahlilan Bentangkan Baliho Singgung Bupati-Wabub

Massa aksi saat beradu mulut dengan DPRD Pacitan dalam aksi Aliansi Cipayung, Selasa, 25 Februari 2025. (Foto: Diki Kurnia For Berita Pacitan)

Aliansi Cipayung Pacitan Kepung Pendopo dan DPRD: Tolak Efisiensi Anggaran, Desak Pengesahan UU Antikorupsi

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Ketua PC PMII Pacitan, Sunardi, menyoroti serius kondisi penerangan Jalan Lintas Selatan (JLS) yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara. Minimnya lampu penerangan di sejumlah titik disebut menjadi perhatian bersama agar tidak terus memakan korban. (Foto : Dok PMII Pacitan for Beritapacitan.com).
Daerah

Makan Puluhan Korban, PMII Pacitan Minta Penerangan JLS Segera Dibenahi

by Sunardi
February 21, 2026
0
47

Beritapacitan.com, PACITAN - Kondisi penerangan jalan umum (PJU) di Jalur Lintas Selatan (JLS) Pacitan kembali menjadi perhatian. Minimnya penerangan di...

Read more
Aktivitas lalu lintas di pusat Kota Pacitan terpantau ramai. Sejumlah titik persimpangan yang telah terpasang perangkat ETLE statis masih menunggu proses pengaktifan. Satlantas Polres Pacitan saat ini mengoptimalkan mobil incar (ETLE mobile) untuk meningkatkan penindakan pelanggaran secara elektronik di wilayah hukum Pacitan. (Foto: Sunadi Berita Pacitan).

ETLE Statis Belum Aktif, Satlantas Pacitan Optimalkan Mobil Incar di 2026

February 20, 2026
23
Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi saat menyampaikan harapan di momen hari jadi Pacitan, Kamis, 19 Februari 2026. (Foto: Sunardi Berita Pacitan)

Ketua DPRD ASB Harap Warga Kian Sejahtera di Usia Pacitan ke-281

February 19, 2026
8
Petugas Satlantas Polres Pacitan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) usai kecelakaan adu banteng di Jalur Lintas Selatan (JLS) Pacitan, Rabu malam (18/2/2026). (Foto : Istimewa for Beritapacitan.com).

Adu Banteng di JLS Pacitan, Pemotor Terseret 30 Meter Meninggal Dunia di TKP

February 18, 2026
463
Pengurus Cabang PMII Pacitan Masa Khidmat 2025–2026 resmi dilantik dengan penuh khidmat dan semangat pergerakan. (Foto : Doc. PMII Pacitan)

Resmi Dilantik, PC PMII Pacitan Tegaskan Mitra Kritis-Solutif Pembangunan Daerah

February 15, 2026
28

Berita Terbaru

Ketua PC PMII Pacitan, Sunardi, menyoroti serius kondisi penerangan Jalan Lintas Selatan (JLS) yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara. Minimnya lampu penerangan di sejumlah titik disebut menjadi perhatian bersama agar tidak terus memakan korban. (Foto : Dok PMII Pacitan for Beritapacitan.com).

Makan Puluhan Korban, PMII Pacitan Minta Penerangan JLS Segera Dibenahi

February 21, 2026
Aktivitas lalu lintas di pusat Kota Pacitan terpantau ramai. Sejumlah titik persimpangan yang telah terpasang perangkat ETLE statis masih menunggu proses pengaktifan. Satlantas Polres Pacitan saat ini mengoptimalkan mobil incar (ETLE mobile) untuk meningkatkan penindakan pelanggaran secara elektronik di wilayah hukum Pacitan. (Foto: Sunadi Berita Pacitan).

ETLE Statis Belum Aktif, Satlantas Pacitan Optimalkan Mobil Incar di 2026

February 20, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Makan Puluhan Korban, PMII Pacitan Minta Penerangan JLS Segera Dibenahi
  • ETLE Statis Belum Aktif, Satlantas Pacitan Optimalkan Mobil Incar di 2026
  • Ketua DPRD ASB Harap Warga Kian Sejahtera di Usia Pacitan ke-281
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In