Beritapacitan.com, Pacitan – Tampak ramai para jamaah di Tempat Duduk Teras Masjid Baitusshomad Pacitan, Sabtu malam, 18 Januari 2025.
Ternyata, tempat ibadah yang terletak di Pinggir Jalan Pacitan-Ponorogo, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan itu, tak hanya disinggahi oleh warga setempat.
Namun, itu menjadi tempat istirahat bagi para pengendara dari berbagai daerah.
Letaknya strategis di tepi jalan raya, tepat di seberang kantor Kecamatan Tegalombo, menjadikan Masjid Baitusshomad mudah diakses.
Dengan menawarkan fasilitas ibadah lengkap, masjid ini juga menghadirkan berbagai keunggulan. Yang pastinya penuh keberkahan, nyaman untuk beribadah, pun melepas penat lelah pengendara.

Pelancong asal Blitar, Wakhid (29) misalnya. Ia mengaku nyaman bersinggah lama-lama. Baginya tempat ibadah ini sangat ideal untuk transit saat perjalanan jauh.
“Masjid ini letaknya strategis. Selain di pinggir jalan, ada banyak tempat untuk istirahat, dan suasananya sangat memuaskan,” ujar Wakhid.
Menurutnya, salah satu daya tarik unik dari Masjid Baitusshomad adalah konsep “Masjid Kopi Jujur.” Fasilitas ini memungkinkan pengunjung untuk menikmati kopi dengan cara self-service.
“Dapat membuat kopi sendiri dan membayar secara sukarela di tempat yang telah disediakan,” ucap Wakhid dengan penuh kantuk namun senyumnya tetap merekah.
Fasilitas ini menjadi favorit pengunjung, terutama pada malam hari ketika suasana masjid semakin hidup, terutama di kalangan anak muda.
Masjid ini juga unggul dalam hal kebersihan dan fasilitas. Dengan dua lantai, lantai atas digunakan sebagai ruang utama untuk ibadah.
Sementara, di lantai bawah Masjid dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan. Diantaranya, ada ruang perpustakaan, ruang komputer, Madrasah Diniyah Awwaliyah Baitul Ilmi, ruang edukasi anak, serta kamar mandi dan tempat wudhu yang terawat dengan baik.
Tak hanya itu, Masjid Baitusshomad juga memiliki fasilitas lain seperti badan zakat, kantin, ruang pertemuan, dan radio komunitas.
“Lebih dari sekadar tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial dan edukasi bagi masyarakat sekitar,” ucap Wakhid kagum.
Di dalam luar masjid, pengunjung asal Pacitan, Hanifudin, sangat menikmati suasana masjid yang khas, terutama pada malam hari.
“Bentuk atap masjid yang menarik memberikan kesan berbeda, dan suasananya sangat cocok untuk bersantai sambil menikmati kopi jujur,” jelas Wakhid, kepada kepada Berita Pacitan.
Dengan berbagai fasilitas dan konsep uniknya, Masjid Baitusshomad menjadi destinasi yang wajib dikunjungi, baik untuk beribadah maupun melepas lelah selama perjalanan di jalur Pacitan-Ponorogo. (*)