Friday, January 9, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Rawan Picu Kemacetan, PMII Pacitan Sarankan Pengajian Gus Iqdam Pindah ke Stadion

Diki Kurnia by Diki Kurnia
January 17, 2025
in Pemerintahan
Reading Time: 2min read
0
Rawan Picu Kemacetan, PMII Pacitan Sarankan Pengajian Gus Iqdam Pindah ke Stadion

Ketua Umum PC PMII Pacitan menyarankan agar acara pengajian dipindahkan ke Stadion Pacitan untuk mengantisipasi potensi kemacetan parah di sekitar lokasi (Foto: Diki Kurnia Berita/Pacitan)

304
SHARES
742
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Berita Pacitan, Pacitan— Pengajian akbar Gus Iqdam yang rencananya bakal digelar pada Selasa malam, 28 Januari 2025 di Alun-alun Kabupaten Pacitan mendapat perhatian dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Pacitan.

Dalam pernyataannya, PMII menyarankan agar acara pengajian tersebut dipindahkan ke Stadion Pacitan guna mengantisipasi potensi kemacetan parah di sekitar lokasi acara.

Related posts

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pacitan, Sugeng Santoso, saat memberikan keterangan terkait pendampingan petani muda dan peran kelompok tani, Selasa, 6 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

Petani Muda Pacitan Diminta Gabung Poktan, DKPP Papar Keuntungannya

January 6, 2026
26
Didik Alih, Sekretaris DPRD Kabupaten Pacitan, saat ditemui membahas proses pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Pacitan di Gedung DPRD. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

Pelantikan PAW DPRD Pacitan Tunggu SK Gubernur, Dilakukan Dua Tahap

December 18, 2025
72

Menurut Ketua PMII Pacitan, Al Ahmadi, acara besar yang selama ini digelar di lokasi-lokasi pusat kota kerap menyebabkan kepadatan lalu lintas signifikan.

Dikhawatirkan, hal ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat sekitar, terutama di jalan-jalan utama yang menjadi akses masyarakat.

“Sangat kami dukung acara pengajian seperti ini karena membawa manfaat spiritual bagi masyarakat. Namun kami hanya menyarankan acaranya dipindahkan ke Stadion agar lebih kondusif,” ujar Al Ahmadi, kepada Berita Pacitan.

Menurutnya, stadion merupakan lokasi strategis, memiliki lahan parkir serta akses jalan yang lebih memadai. Pun, masyarakat dapat mengikuti pengajian dengan nyaman tanpa harus terganggu.

Selain itu, Aldi sapaan akrab Al Ahmadi mengatakan, hadirnya pencerahan yang begitu kondang Gus Idham tentu berpotensi memicu lonjakan jamaah yang datang dari berbagai daerah. Dapat menimbulkan dampak lain.

Selain kemacetan, seperti meningkatnya volume sampah di sekitar lokasi acara dan risiko ketidaknyamanan bagi yang tinggal di sekitar Alun-alun.

Ia menambahkan, pengelolaan keramaian di lokasi terbuka seperti Alun-alun bisa menjadi tantangan besar bagi panitia, terutama terkait area parkir.

“Di stadion, fasilitas yang tersedia lebih memadai sehingga dapat mengurangi risiko ketidaknyamanan bagi jamaah maupun warga sekitar,” ujar Aldi.

Selain dampak lingkungan, Aldi juga menyoroti potensi gangguan pada aktivitas ekonomi masyarakat sekitar, terutama bagi pelaku usaha kecil yang kerap mengalami penurunan pelanggan karena akses jalan terganggu.

“Para pedagang dan pelaku usaha di sekitar Alun-alun sering kali mengeluhkan sulitnya pelanggan mencapai tempat usaha mereka selama acara besar berlangsung. Hal ini tentunya dapat berdampak pada pendapatan mereka,” imbuhnya.

PMII Pacitan berharap, dengan pemindahan lokasi ke stadion, acara pengajian tetap dapat berlangsung khidmat tanpa menimbulkan dampak buruk sosial maupun ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Kami ingin acara ini tetap menjadi berkah bagi semua pihak, baik yang hadir maupun yang berada di sekitar lokasi,” tandas Aldi. (*)

Tags: #PACITANPC PMII Pacitan
SendShare122Tweet76
Previous Post

Baznas Pacitan Salurkan Bantuan Infak untuk Pemberdayaan UMKM dan Masyarakat

Next Post

Unik! 10 Mahasiswa Pacitan Jadi Model Wayang Beber dalam Proyek Budaya

Diki Kurnia

Diki Kurnia

Jurnalis aktif di media online Beritapacitan.com Saat ini aktif melakukan peliputan di wilayah Kabupaten Pacitan. Berkomitmen untuk memberikan yang terbaik melalui profesinya.

Next Post
Sesi pemotretan model ala Wayang Beber Pacitan, Sabtu, 18 Januari 2025. (Foto: Diki Kurnia/Beritapacitan.com)

Unik! 10 Mahasiswa Pacitan Jadi Model Wayang Beber dalam Proyek Budaya

Para muda-mudi tampak santai, merehabilitasi diri usai penat berkendara jauh, Sabtu, 18 Januari 2025. (Foto: Diki Kurnia/Beritapacitan)

Tawarkan Kopi Jujur, Rest Area Masjid Baitusshomad Pacitan Ramai Disinggahi Para Pelancong

Meluas di Pacitan, Pemda Fokus pada Pengobatan dan Pencegahan

Meluas di Pacitan, Pemda Fokus pada Pengobatan dan Pencegahan

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Warga menunjukkan tempat proses pengolahan pupuk kompos berbahan kotoran sapi di bekas bangunan TPS 3R Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Kamis, 9 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)
Ekonomi

Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos

by Sunardi
January 9, 2026
0
53

Beritapacitan.com, PACITAN - Ketika Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan mangkrak...

Read more
Ilustrasi siswa SD di Pacitan tampak antusias mengerjakan soal US. (Foto : Doc. Info Pacitan)

Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan

January 8, 2026
7
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pacitan, Sugeng Santoso, saat memberikan keterangan terkait pendampingan petani muda dan peran kelompok tani, Selasa, 6 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan).

Petani Muda Pacitan Diminta Gabung Poktan, DKPP Papar Keuntungannya

January 6, 2026
26
Bangunan TPS 3R Kebonagung tampak kosong tanpa aktivitas pengolahan. Mesin, ruang kerja, dan fasilitas yang dibangun dengan anggaran ratusan juta rupiah tidak difungsikan, menegaskan lemahnya perencanaan dan keberlanjutan program TPS 3R. (Foto : Sunardi/Berita Pacitan).

DLH Pusing, Banyak TPS 3R di Kabupaten Pacitan Tak Berfungsi Optimal 

January 5, 2026
63
Kasi Pendma Kemenag Pacitan Wisnu Bowo memaparkan kondisi madrasah dan tantangan kesejahteraan ribuan guru swasta di Pacitan. (Foto: Sunardi Beritapacitan.com)

2.174 Guru Madrasah Swasta di Pacitan Belum Sejahtera, Ini Biangnya

January 5, 2026
379

Berita Terbaru

Warga menunjukkan tempat proses pengolahan pupuk kompos berbahan kotoran sapi di bekas bangunan TPS 3R Desa Kendal, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Kamis, 9 Januari 2026. (Foto: Sunardi/Berita Pacitan)

Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos

January 9, 2026
Ilustrasi siswa SD di Pacitan tampak antusias mengerjakan soal US. (Foto : Doc. Info Pacitan)

Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan

January 8, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Keren, Bangunan TPS 3R Mangkrak di Punung Pacitan Disulap Jadi Pabrik Kompos
  • Dindik Pacitan Belum Kantongi Data Riil Anak Tidak Sekolah, Penyisiran Ulang Dilakukan
  • Petani Muda Pacitan Diminta Gabung Poktan, DKPP Papar Keuntungannya
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In