Berita Pacitan— Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pacitan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat, khususnya melalui pemanfaatan dana infak.
Kepala Pelaksana Baznas Pacitan, Harminto, mengungkapkan sejumlah program yang telah dijalankan, termasuk bantuan kepada pelaku UMKM, pedagang sayur, dan program pemberdayaan ternak kambing.
“Dana yang kami kelola, khususnya infak, diarahkan untuk membantu masyarakat kurang mampu. Ada berbagai bentuk bantuan, seperti untuk UMKM, pedagang sayur, hingga pemberdayaan peternakan. Ini semua bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Harminto kepada Berita Pacitan pada Kamis, 16 Januari 2025.
Dalam program bantuan untuk UMKM, Baznas memberikan dana bergulir tanpa bunga dan tanpa potongan administrasi.
Dana ini disalurkan di berbagai pasar di Pacitan, seperti Pasar Minulyo, Pasar Arjowinangun, Pasar Ketro, dan Pasar Punung.
Selain itu, pedagang sayur juga mendapat bantuan berupa uang tunai serta rombong usaha senilai Rp3,4 juta, dengan tambahan Rp1 juta untuk keperluan pendukung.
“Alhamdulillah, penerima bantuan sangat senang. Usaha mereka pun berkembang,” tambah Harminto.
Harminto menjelaskan, setiap penerima bantuan harus melalui proses seleksi yang dilakukan oleh ketua kelompok masing-masing, dengan pengawasan dari Dinas Koperasi.
Namun, tantangan terbesar dalam pelaksanaan program ini adalah memastikan bantuan tepat sasaran.
“Kadang ada orang yang sebenarnya mampu, bahkan sudah punya mobil, tapi masih ikut mengajukan bantuan. Ini menjadi tantangan bagi kami untuk teliti agar tidak terjadi kesenjangan,” jelasnya.
Harminto menambahkan, dampak program ini sangat dirasakan oleh masyarakat. Usaha yang mereka jalankan berjalan lancar, keuntungan stabil, dan kehidupan keluarga lebih baik.
Ia berharap, para penerima manfaat (mustahiq) nantinya bisa menjadi pemberi zakat atau infak (muzaki).
“Harapan kami, pengusaha kecil ini bisa mandiri, mencukupi kebutuhan keluarganya, dan meningkatkan ekonomi keluarga hingga akhirnya menjadi muzaki. Ini bentuk keberkahan dari dana infak yang kami kelola,” pungkasnya.(*)