Friday, April 3, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Pariwisata

PMII Tagih Janji: Disparbudpora Pacitan Kelabakan saat Ditanya Soal Anggaran

Diki Kurnia by Diki Kurnia
January 9, 2025
in Pariwisata, Pemerintahan, test
Reading Time: 2min read
0
Surat permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Pacitan dan surat pernyataan siap mengundurkan diri yang di tandatangani oleh pejabat Disparbudpora Pacitan, Kamis, 9 Januari 2025. (Foto: Diki Kurnia/Beritapacitan)

Surat permohonan maaf kepada masyarakat Kabupaten Pacitan dan surat pernyataan siap mengundurkan diri yang di tandatangani oleh pejabat Disparbudpora Pacitan, Kamis, 9 Januari 2025. (Foto: Diki Kurnia/Beritapacitan)

135
SHARES
330
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

PMII Pacitan menggelar audiensi bertajuk “Tagih Janji” di Kantor Disparbudpora setempat, Kamis siang, 9 Januari 2025.

Aksi kali kedua ini, adalah tindak lanjut dari unjuk rasa yang dilakukan PMII pada Jumat, 13 Desember 2024 lalu. Menyoal, PAD sektor pariwisata Pacitan yang tak mencapai target.

Related posts

Ketua PMII Pacitan, Sunardi saat memberikan keterangan terkait raihan predikat WBK Dispendukcapil Pacitan, Kamis, 12 Februari 2026. (Foto: Dok PMII Pacitan)

Raih WBK, PMII Pacitan Ingatkan Dispendukcapil Harus Bebas Pungli

February 12, 2026
81
Disperkimtan Pacitan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-281 Pacitan

Disperkimtan Pacitan Mengucapkan Selamat Hari Jadi Ke-281 Pacitan

February 11, 2026
20

Kali ini, PMII Pacitan membuka ruang diskusi secara baik-baik tanpa aksi demonstrasi.

Selain untuk mengevaluasi PAD pariwisata 2024 yang hanya mencapai 78 persen. Audiensi juga berfokus pada 3 poin, yakni: pengelolaan pariwisata, refokusing anggaran, dan solusi.

Dalam forum tersebut, Ketua PMII Pacitan, Al Ahmadi memunta, agar kinerja sektor pariwisata yang dilakukan oleh Disparbudpora Pacitan dipaparkan.

“Untuk PAD jelas tidak tercapai, dan mohon di forum ini Disparbudpora Pacitan menunjukkan kinerja yang dilakukan untuk dilakukan evaluasi bersama,” pinta Al Ahmadi.

Sejumlah kinerja-kinerja di Instagram Disparbudpora pun ditampilkan dalam layar proyektor. PMII pun mengawali dengan menyoroti adanya sejumlah event spektakuler tapi tak memberikan dampak.

“Promosinya sangat luar biasa, sampai digelar ke luar kota,” cetusnya.

Sejatinya, PMII meminta Disparbudpora Pacitan memaparkan biaya dan kegiatan-kegiatannya dalam mendorong sektor pariwisata selama 2024. Bermaksud, apabila event itu dinilai boros dan tak efektif, selanjutnya akan dilakukan perombakan.

Dalam hal ini, Disparbudpora Pacitan tampak kelabakan. Mereka, seolah tertutup dan enggan memberikan jawaban saat ditanyai soal penggunaan anggaran.

Suasana audiensi PMII dan Disparbudpora Pacitan yang berlangsung alot. (Foto: Diki Kurnia/Beritapacitan)
Suasana audiensi PMII dan Disparbudpora Pacitan yang berlangsung alot. (Foto: Diki Kurnia/Beritapacitan)

Audiensi pun berlangsung stagnan karena tidak ada keterbukaan kepada PMII. Disparbudpora Pacitan berdalih, data yang dimintai PMII saat ini membutuhkan akses untuk membukanya.

“Kami meminta untuk dilakukan pemaparan kegiatan dan sejumlah biaya penggunaan. Agar bisa kami evaluasi sejumlah event yang tak bermutu. Tapi pihak dinas mengatakan tidak bisa,” jelas Al Ahmadi.

Merekapun sangat kecewa. Pasalnya, Disparbudpora tak menunjukkan kesiapan, terutama terkait transparansi anggaran.

“Satu tuntutan kami kemarin terkait refokusing anggaran belum mendapatkan respons yang jelas. Dalam audiensi ini, Disparbudpora tertutup dan tidak transparan dalam menyampaikan penggunaan uang negara,” ujar Al Ahmadi.

Menurut Al Ahmadi, petisi refokusing anggaran ini adalah untuk meminimalisir adanya event yang tak berorientasi pada peningkatan PAD. Menjadi solusi dari mengatasi masalah ini.

“Memang benar, Disparbudpora menyanggupi petisi kami. Tapi jika dalam kinerja-kinerjanya di 2025 masih menggelar event yang boros, ya sama saja, kami perlu mengawal kegiatan kedepanya apa,” tambahnya.

Audiensi berjalan alot dan tak ada titik temu, PMII menutup audiensinya dengan meminta Kepala Disparbudpora Pacitan menyampaikan permohonan maaf dan kesiapannya mengundurkan diri.

Kepala Disparbudpora beserta kepala bidang diminta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Pacitan.

Mereka menyatakan kesediaannya untuk mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab atas ketidakpuasan publik.

Terakhir, PMII Pacitan berencana untuk menemui Bupati Pacitan guna menyampaikan kondisi Disparbudpora secara objektif, termasuk ketidakmampuan dinas tersebut dalam mengelola sektor pariwisata.

“Harusnya malu jika pariwisata yang dikelola pemerintah justru kalah dengan pihak swasta yang lengkap dengan wahananya,” pungkas Al Ahmadi.

Adapun sejumlah gambaran umum usulan refokusing anggaran pariwisata di Pacitan yang digagas PMII Pacitan:

  1. Pengembangan wisata outbound, family gathering, dan wahana di destinasi pariwisata.
  2. Pembangunan fasilitas yang memadai.
  3. Pemasaran efektif melalui biro perjalanan, pengelolaan wisatawan dan masyarakat.
  4. Pengembangan pariwisata melalui sinergitas antar bidang-bidang di Disparbudpora (kebudayaan, olahraga dan pariwisata). (*)
Tags: #PACITAN
SendShare54Tweet34
Previous Post

KPU Pacitan Gelar Rapat Pleno Terbuka, Tandai Lancarnya Proses Pilkada 2024

Next Post

Pengumuman, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pacitan Nomor 5 Tahun 2025, Tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pacitan Tahun 2024

Diki Kurnia

Diki Kurnia

Jurnalis aktif di media online Beritapacitan.com Saat ini aktif melakukan peliputan di wilayah Kabupaten Pacitan. Berkomitmen untuk memberikan yang terbaik melalui profesinya.

Next Post
Pengumuman, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pacitan Nomor 5 Tahun 2025, Tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pacitan Tahun 2024

Pengumuman, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pacitan Nomor 5 Tahun 2025, Tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pacitan Tahun 2024

Sambang Bakesbangpol, BEM STAINU Komitmen Cegah Konflik di Pacitan

Sambang Bakesbangpol, BEM STAINU Komitmen Cegah Konflik di Pacitan

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Kemenag Pacitan, Bambang Hadi Suprapto, saat memaparkan risiko pernikahan siri, Jumat 10 Januari 2024. (Foto: Diki Kurnia/Beritapacitan)

Kemenag Imbau Warga di Pacitan Tak Nikah Siri, Ini Risikonya

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Kekerasan terhadap anak dan perempuan yang masih menjadi ancaman serius, dengan pelaku kerap berasal dari lingkungan terdekat korban. (Foto: Ilustrasi Canva)
Peristiwa

Kekerasan Anak dan Perempuan di Pacitan: Guru dan Pacar Jadi Pelaku

by Admin Berita Pacitan
March 31, 2026
0
135

Beritapacitan.com, PACITAN - Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Pacitan pada triwulan pertama 2026 tercatat menurun dibanding tahun...

Read more
Komandan Yonif TP 934 Satria Buana Yudha (SBY), Mayor Inf Dr. Dian Nurhuda, memberikan keterangan kepada awak media terkait kegiatan Jumat Bersih bersama Forkopimda di Pacitan, Jumat (27/3/2026). (Foto: Sunardi / Beritapacitan.com)

Hadir di Pacitan, Yonif TP 934 SBY Perkuat Peran Strategis TNI Jaga Stabilitas Wilayah

March 27, 2026
61
Korban terjatuh usai diduga terlibat kejar-kejaran dengan petugas kepolisian sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia di tempat. Rabu (25/3/2026).(Foto: Sunardi/Beritapacitan.com).

Dikejar Polisi, Pemotor Tewas Tabrak Tiang di Pacitan

March 25, 2026
459
Ucapan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah oleh Disdagnaker Pacitan

Ucapan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah oleh Disdagnaker Pacitan

March 19, 2026
13
Kader PMII Pacitan menyerahkan bantuan kepada Ponijan (76), warga Desa Plubungan, Kecamatan Kebonagung, yang hidup sebatang kara di rumah sederhana. (Foto : Dok. Pmii Pacitan).

Aksi Nyata PMII Pacitan Turun Langsung Salurkan Bantuan Sosial ke Warga tak Mampu

March 18, 2026
17

Berita Terbaru

Kekerasan terhadap anak dan perempuan yang masih menjadi ancaman serius, dengan pelaku kerap berasal dari lingkungan terdekat korban. (Foto: Ilustrasi Canva)

Kekerasan Anak dan Perempuan di Pacitan: Guru dan Pacar Jadi Pelaku

March 31, 2026
Komandan Yonif TP 934 Satria Buana Yudha (SBY), Mayor Inf Dr. Dian Nurhuda, memberikan keterangan kepada awak media terkait kegiatan Jumat Bersih bersama Forkopimda di Pacitan, Jumat (27/3/2026). (Foto: Sunardi / Beritapacitan.com)

Hadir di Pacitan, Yonif TP 934 SBY Perkuat Peran Strategis TNI Jaga Stabilitas Wilayah

March 27, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Kekerasan Anak dan Perempuan di Pacitan: Guru dan Pacar Jadi Pelaku
  • Hadir di Pacitan, Yonif TP 934 SBY Perkuat Peran Strategis TNI Jaga Stabilitas Wilayah
  • Dikejar Polisi, Pemotor Tewas Tabrak Tiang di Pacitan
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In