Saturday, February 21, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak
Berita Pacitan
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Ekonomi
  • Opini
  • Kriminal
  • Olah Raga
  • Kuliner
  • Gaya Hidup
  • Pemerintahan
  • Kesehatan
  • Peristiwa
  • Login
No Result
View All Result
Berita Pacitan
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Mengenal Tradisi Gawokan, Permintaan Hujan ala Warga Klesem Pacitan

Admin Berita Pacitan by Admin Berita Pacitan
January 29, 2024
in Gaya Hidup
Reading Time: 1min read
0
Mengenal Tradisi Gawokan, Permintaan Hujan ala Warga Klesem Pacitan
65
SHARES
158
VIEWS
WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Beritapacitan.com, PACITAN– Dusun Kendal, Desa Klesem di Kabupaten Pacitan memiliki tradisi unik yang dikenal sebagai ‘Gawokan’. Ritual ini dipercayai oleh warga setempat sebagai cara untuk memohon agar hujan segera turun.

Tradisi Gawokan, yang telah dilestarikan turun-temurun sejak zaman dahulu, hanya diadakan sekali setahun, tepatnya pada hari Senin dan Kamis. Tradisi ini menjadi semacam bentuk doa kolektif masyarakat untuk menghadapi musim kemarau panjang.

Related posts

Debby Nova, model muda asal Pacitan yang kian bersinar di dunia permodelan. (Foto: Debby for Berita Pacitan)

Mengenal Debby, Model Muda Asal Pacitan yang Cantiknya Tak Ketulungan

May 1, 2025
255
Petugas kebersihan DLH Pacitan saat mengangkut sampah dalam sebuah kegiatan. (Foto: Diki Kurnia/Beritapacitan.com)

Sampah Itu Soal Mental: DLH Pacitan Ajak Warga Berbenah dari Rumah

April 11, 2025
132

Ketika musim kemarau tiba dan sumber air semakin sulit, warga Dusun Kendal memutuskan untuk melaksanakan tradisi Gawokan.

Seorang warga setempat, Miskinem berusia (68), menjelaskan bahwa sebelum memasuki acara inti, masyarakat memulai dengan doa-doa yang dipimpin oleh tokoh agama atau sesepuh desa, memohon agar hujan segera turun. Setelah proses doa selesai, masyarakat melanjutkan ke prosesi Gawokan.

Gawokan sejatinya mata uang tradisional yang digunakan dalam ritual ini yang berasal dari kerang laut. Dalam tradisi Gawokan, mata uang Gawok lazim digunakan sebagai alat tukar pengganti mata uang konvensional.

Masyarakat berkumpul di suatu tempat, dan makanan yang dibawa oleh warga akan diperdagangkan menggunakan Gawok. “Proses jual beli hanya bisa diterima jika menggunakan Gawok,” ungkap Miskinem, Senin (29/1/2024).

Meskipun tidak diwajibkan, setiap tahun masyarakat dengan antusias melibatkan diri dalam tradisi Gawokan. Pun cara ini tidak selalu berhasil mendatangkan hujan, tradisi Gawokan tetap menjadi bagian penting dari budaya masyarakat Dusun Kendal.

Tradisi Gawokan menjadi simbol harapan dan doa di tengah musim kemarau, serta memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong antar warga.

“Bila tidak dilakukan tidak masalah, tetapi setiap tahun warga selalu antusias untuk terus melestarikan dan menggelar tradisi Gawokan,” kata Miskinem.

Tradisi Gawokan ini tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga mengandung nilai-nilai kebersamaan dan kepercayaan dalam menyikapi alam dan cuaca yang tidak dapat diprediksi. Khususnya bagi masyarakat Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan. (*)

Source: Imam
Via: Arifai
Tags: #PACITANKlesemMinta HujanRitualSeni
SendShare26Tweet16
Previous Post

Kisah Katirah Lansia Pemulung di Pacitan

Next Post

Pemkab Pacitan Buka 400 Lowongan di Tahun 2024, Ini Rinciannya

Admin Berita Pacitan

Admin Berita Pacitan

Next Post
Pemkab Pacitan Buka 400 Lowongan di Tahun 2024, Ini Rinciannya

Pemkab Pacitan Buka 400 Lowongan di Tahun 2024, Ini Rinciannya

Kejagung Tahan Seorang Tersangka Terkait Kasus Korupsi Timah

Kejagung Tahan Seorang Tersangka Terkait Kasus Korupsi Timah

Buang Sampah Sembarangan, 25 Warga Pacitan Terjangkit Penyakit Demam Berdarah

Buang Sampah Sembarangan, 25 Warga Pacitan Terjangkit Penyakit Demam Berdarah

Please login to join discussion
Berita Pacitan

Media Online Pertama di Kabupaten Pacitan yang menumbuhkan jiwa optimisme, di kemas dalam berita positif dan mengispirasi sesuai Undang-Undang Pers Tahun 1999

Ketua PC PMII Pacitan, Sunardi, menyoroti serius kondisi penerangan Jalan Lintas Selatan (JLS) yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara. Minimnya lampu penerangan di sejumlah titik disebut menjadi perhatian bersama agar tidak terus memakan korban. (Foto : Dok PMII Pacitan for Beritapacitan.com).
Daerah

Makan Puluhan Korban, PMII Pacitan Minta Penerangan JLS Segera Dibenahi

by Sunardi
February 21, 2026
0
31

Beritapacitan.com, PACITAN - Kondisi penerangan jalan umum (PJU) di Jalur Lintas Selatan (JLS) Pacitan kembali menjadi perhatian. Minimnya penerangan di...

Read more
Aktivitas lalu lintas di pusat Kota Pacitan terpantau ramai. Sejumlah titik persimpangan yang telah terpasang perangkat ETLE statis masih menunggu proses pengaktifan. Satlantas Polres Pacitan saat ini mengoptimalkan mobil incar (ETLE mobile) untuk meningkatkan penindakan pelanggaran secara elektronik di wilayah hukum Pacitan. (Foto: Sunadi Berita Pacitan).

ETLE Statis Belum Aktif, Satlantas Pacitan Optimalkan Mobil Incar di 2026

February 20, 2026
22
Ketua DPRD Pacitan Arif Setia Budi saat menyampaikan harapan di momen hari jadi Pacitan, Kamis, 19 Februari 2026. (Foto: Sunardi Berita Pacitan)

Ketua DPRD ASB Harap Warga Kian Sejahtera di Usia Pacitan ke-281

February 19, 2026
7
Petugas Satlantas Polres Pacitan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) usai kecelakaan adu banteng di Jalur Lintas Selatan (JLS) Pacitan, Rabu malam (18/2/2026). (Foto : Istimewa for Beritapacitan.com).

Adu Banteng di JLS Pacitan, Pemotor Terseret 30 Meter Meninggal Dunia di TKP

February 18, 2026
458
Pengurus Cabang PMII Pacitan Masa Khidmat 2025–2026 resmi dilantik dengan penuh khidmat dan semangat pergerakan. (Foto : Doc. PMII Pacitan)

Resmi Dilantik, PC PMII Pacitan Tegaskan Mitra Kritis-Solutif Pembangunan Daerah

February 15, 2026
26

Berita Terbaru

Ketua PC PMII Pacitan, Sunardi, menyoroti serius kondisi penerangan Jalan Lintas Selatan (JLS) yang dinilai membahayakan keselamatan pengendara. Minimnya lampu penerangan di sejumlah titik disebut menjadi perhatian bersama agar tidak terus memakan korban. (Foto : Dok PMII Pacitan for Beritapacitan.com).

Makan Puluhan Korban, PMII Pacitan Minta Penerangan JLS Segera Dibenahi

February 21, 2026
Aktivitas lalu lintas di pusat Kota Pacitan terpantau ramai. Sejumlah titik persimpangan yang telah terpasang perangkat ETLE statis masih menunggu proses pengaktifan. Satlantas Polres Pacitan saat ini mengoptimalkan mobil incar (ETLE mobile) untuk meningkatkan penindakan pelanggaran secara elektronik di wilayah hukum Pacitan. (Foto: Sunadi Berita Pacitan).

ETLE Statis Belum Aktif, Satlantas Pacitan Optimalkan Mobil Incar di 2026

February 20, 2026

Temukan Kami di :

Berita Terpopuler

  • Makan Puluhan Korban, PMII Pacitan Minta Penerangan JLS Segera Dibenahi
  • ETLE Statis Belum Aktif, Satlantas Pacitan Optimalkan Mobil Incar di 2026
  • Ketua DPRD ASB Harap Warga Kian Sejahtera di Usia Pacitan ke-281
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

No Result
View All Result
  • Home
  • Kuliner
  • Kriminal
  • Pendidikan
  • Pariwisata
  • Opini
  • Gaya Hidup
  • Ekonomi
  • Pemerintahan
  • Olah Raga
  • Login

© 2021 PT MEDIA BERITA PACITAN Made with love by BikinKarya Creative Labs

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In